Pekerjaan Marketing
4 Pekerjaan Marketing yang Tidak Banyak Disadari
Juli 2, 2020
Membuat Website Dengan WordPress
Mengapa Harus Membuat Website Dengan WordPress?
Juli 2, 2020
Show all

Apa Tugas Marketing Dalam Sebuah Perusahaan?

Tugas Marketing

Tugas Marketing

Di dalam perusahaan, pastinya terdapat beberapa divisi yang memang dipisahkan berdasarkan tugasnya masing-masing. Setiap divisi pada dasarnya menyimpan potensi yang berbeda-beda dan perlu treatment yang berbeda juga. Namun pada intinya, semua pekerjaan yang dilakukan memang untuk menaikkan kualitas perusahaan agar bisa terus mendapatkan keuntungan. Salah satu divisi yang bisa dibilang selalu ada di setiap perusahaan adalah divisi marketing. Sebenarnya apa tugas marketing dalam sebuah perusahaan?

Marketing memang menjadi bagian penting dalam setiap perusahaan. Tanpa ada marketing, perusahaan tersebut tidak akan bisa berjalan dengan sempurna. Malah produk yang dijual tidak akan bisa dikenal dan dibeli oleh para konsumen. Bahkan nilai penting marketing itu bisa terlihat dari adanya pendidikan formal tentang hal ini. Ya, dalam bangku kuliah, teori-teori marketing sering dibahas di sana. Itulah bukti bahwa marketing memegang posisi krusial dalam industri hari ini.

Namun untuk bisa mengetahui lebih dalam tentang marketing, Anda juga harus tugas marketing secara terperinci. Apa saja tugasnya? Untuk lebih jelas, simak penjelasannya di bawah ini.

Mengetahui Kebutuhan Konsumen

Tugas marketing yang pertama dan paling awal adalah mengetahui kebutuhan konsumen. Dalam sebuah bisnis, pasti ada konsumen tersendiri. Konsumen yang ada memang menjadi target utama dari bisnis tersebut, apapun industrinya atau produk yang dibuat. Namun untuk bisa lebih mudah dalam meraup keuntungan lebih banyak, maka dibutuhkan pengetahuan terkait kebutuhan konsumen. Itulah tugas marketing. Dengan bisa mengetahui kebutuhan konsumen, maka divisi lain bisa mulai melakukan pekerjaan utama yaitu membuat produk sesuai kebutuhan konsumen.

Membuat Produk Sesuai Kebutuhan Konsumen

Ya, membuat produk sesuai kebutuhan konsumen sebenarnya juga menjadi pekerjaan divisi marketing. Dengan bisa membuat produk sesuai kebutuhan konsumen yang mana diambil dari informasi yang sudah dikumpulkan divisi marketing, maka bisa lebih mudah menjual produknya. Perusahaan Anda bisa lebih mudah mendapatkan keuntungan dan bisa lebih dalam melakukan promosi.

Mempromosikan Produk

Tugas marketing lainnya adalah mempromosikan produk. Bisa dibilang, pekerjaan ini menjadi yang paling utama. Dengan adanya ilmu-ilmu marketing yang diterapkan, maka produk yang sudah dibuat bisa dipromosikan dengan optimal. Apalagi ditambah dengan beragam medium untuk mempromosikan produk. Semakin jago divisi marketing di dalam perusahaan, maka semakin baik pula hasil dari promosi yang dilakukan.

Menjalin Hubungan dengan Konsumen

Tugas marketing tidak berhenti di situ saja. Ketika produk tersebut sudah berhasil dibeli oleh para konsumen, maka divisi marketing juga harus bisa menjalin hubungan dengan konsumen. Tanyakan pendapat mereka tentang produk tersebut. Kemudian terus lakukan komunikasi yang terjaga rapi agar konsumen mereka diperhatikan dan dihargai. Dari perlakuan yang baik, maka konsumen tersebut bisa saja merekomendasikan produk Anda kepada rekan atau kerabat yang dikenal. Jadi secara tidak langsung, promosi produk menjadi lebih luas dan berdampak positif.

Baca Juga: 4 Pekerjaan Marketing yang Tidak Banyak Disadari

Itulah tugas marketing dalam sebuah perusahaan. Dengan banyaknya tugas dari divisi marketing, bahkan dari awal pembuatan produk hingga produk itu sudah terjual, menjadi bentuk betapa pentingnya divisi ini. Jadi, jangan sampai perusahaan Anda tidak memiliki divisi marketing yang berkualitas.

Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *