7 Tren Terbesar SEO Untuk Bisnis Anda di 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Mengetahui tren SEO merupakan hal penting yang harus dipenuhi oleh pemilik bisnis dan digital marketer. Mengapa demikian? 

SEO adalah salah satu kunci utama untuk mengoptimalkan sebuah web agar mencapai ranking teratas di Search Engine Result Page (SERP) alias halaman pencarian mesin pencari khususnya Google. Dengan demikian, trafik yang masuk ke website akan meningkat.

Jadi, apa saja yang akan menjadi tren SEO di tahun 2021 ini?

1. Core Web Vital

Core Web Vital adalah metode baru yang dilakukan Google untuk mengukur kenyamanan pengunjung saat membuka atau mengunjungi halaman sebuah situs web. Adapun parameter kenyamanan tersebut terdiri dari tiga hal, yakni kecepatan halaman tersebut saat dibuka, kecepatan respon dari sebuah halaman, dan layout yang diterapkan pada halaman tersebut.

Khususnya terkait layout, termasuk di antaranya adalah apakah situs web tersebut mobile friendly atau tidak. Google telah mengonfirmasi bahwa lebih dari 50% akses web adalah melalui perangkat seluler, sehingga tampilan yang mobile friendly merupakan mandatory.

Atas hal ini, penting bagi pemilik website untuk membangun situs yang ringkas, ringan, dan layout stabil. Lakukan pula secara berkala tentang status Cire Web Vital melalui tool Page Speed Insight yang disediakan Google secara gratis. Caranya cukup mudah, yakni tinggal memasukkan halaman web dan klik tombol Analyze. Layar akan menampilkan nilai, hasil analisis, dan saran untuk perbaikan.

Baca Juga: Mengenal Istilah Lead Generation dalam Digital Marketing

2. Local SEO

Sebagai pengguna internet, Anda tentu makin sering mendapat notifikasi, saran, atau iklan yang merujuk pada satu area tertentu. Area yang dimaksud dapat berupa area yang paling sering Anda kunjungi, cari, maupun posisi saat ini.

Hal ini yang dimaksud dengan local SEO, yakni metode untuk menampilkan bisnis atau informasi di pencarian lokal. Local SEO biasanya menggunakan Google My Business yang memungkinkan Anda melakukan promosi produk sesuai dengan lokasi bisnis yang dijalankan. 

Local SEO pun menjadi tren SEO 2021. Dilansir dari SEMrush, kebanyakan pengguna internet mencari produk atau layanan yang berada di lokasi sekitarnya. Riset juga memperlihatkan bahwa sekitar 46% pengguna Google melakukan pencarian lokal dan 29% dari pencarian lokal tersebut berujung pada pembelian.

Kesempatan yang terbuka sangat lebar untuk mengembangkan bisnis lewat digital marketing ini tentu sayang jika dilewatkan begitu saja. Guna memaksimalkannya, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melengkapi dulu profil Google Bisnisku.Jasa SEO

3. Berbasis Data dan Analisis

Langkah-langkah strategis yang perlu Anda ambil semestinya berbasis data dan analisis. Tanpa adanya dua hal ini, Anda hanya akan berasumsi dan membuat strategi yang dilakukan tidak cukup efektif dan efisien dalam mencapai sasaran.

Anda akan mengetahui banyak informasi soal target pasar, seperti perilaku, karakter, minat, masalah, dan lain sebagainya melalui data. Maka dari itu, data driven adalah elemen yang harus terus Anda terapkan.

Ada berbagai data yang bisa Anda manfaatkan untuk memperoleh data dan membuat analisis, seperti Google Analytics. Namun apabila Anda tak memiliki cukup banyak sumber daya untuk mengolah dan menganalisis data yang diperoleh, maka Anda bisa menggunakan jasa pakar SEO untuk membantu.

Baca Juga: 7 Faktor SEO yang Penting dan Wajib ada untuk Website Anda

4. Voice Search

Teknologi terus berkembang. Kehadiran teknologi voice to text memudahkan pengguna khususnya yang sedang dalam kondisi sulit untuk mengetik tetap dapat memperoleh informasi atau layanan yang dibutuhkan.

Keberadaan teknologi ini seperti Google atau Cortana pun akhirnya turut menjadi tren SEO. Pencarian suara terbukti meningkat sebagaimana riset oleh Google yang menemukan bahwa pada 2020 lalu, 50% pencarian dilakukan melalui voice search. Angka ini pun diperkirakan akan meningkat dan terus berkembang di masa mendatang.

Adapun pencarian yang dilakukan melalui voice search cenderung menggunakan frasa yang panjang—berbeda dengan pencarian manual saat mengetik yang cenderung menggunakan keyword pendek. Solusi yang dapat Anda lakukan untuk menyesuaikan kondisi ini adalah dengan memaksimalkan penggunaan long tail keyword pada konten yang akan ditampilkan di dalam web.

5. Hadirkan Artikel Panjang

Selama ini Anda mungkin berpikir bahwa membuat konten tulisan untuk dipasang sebagai artikel online sebaiknya tidak memuat terlalu banyak kata. Pasalnya, kebanyakan pengunjung cenderung ingin memperoleh informasi secara cepat dan praktis. Maka dari itu, terlalu banyak kalimat justru akan membuat mereka enggan membaca dan malah membuat bounce rate tinggi.

Namun, data dari SEMRush justru menampilkan hal berbeda. Artikel yang memiliki jumlah lebih dari 3.000 kata malah berpotensi mendapat trafik yang besar. Tak cuma itu, artikel dengan format panjang lebih berpotensi pula memperoleh backlink.

Meski begitu, Anda tetap harus mengedepankan konten berkualitas. Jangan sampai hanya karena mengejar jumlah angka pada artikel, Anda lantas mengabaikan substansi dari informasi yang ingin disampaikan dan membuat kalimat bertele-tele.

Buatlah konten panjang dengan isi yang tetap sarat informasi substansial. Gunakan heading sesuai kebutuhan untuk membagi bagian tulisan sehingga membuat pembaca lebih mudah dan nyaman dalam menemukan bagian terpenting dari konten. Perhatikan pula panjang kalimat dan paragraf agar tak membingungkan.

6. Optimalisasi Gambar

Pada dasarnya manusia merupakan makhluk visual. Informasi yang tertangkap oleh mata dinilai cenderung lebih mudah untuk diproses otak dibandingkan rentetan panjang kalimat deskripsi. Maka dari itu, gambar merupakan elemen pendukung konten yang Anda hadirkan dalam sebuah website

Hadirkan gambar yang relevan dan merepresentasikan maksud dari konten yang Anda sajikan dalam situs web. Cara ini juga sangat penting untuk dilakukan apabila Anda membuat konten artikel yang cukup panjang. Sebagai pembaca pun, Anda akan merasa lebih nyaman jika mengakses konten yang turut menghadirkan gambar alih-alih deretan panjang kata, bukan?

Pilih gambar dengan kualitas yang tinggi. Tak lupa, gunakan alt text, title, dan caption di gambar agar Google dapat mengindeksnya.

7. Konten dalam Format Video

Makin hari, makin banyak iklan yang muncul dalam format video. Dilansir dari Cardinal Digital Marketing, 92% pun menganggap bahwa video adalah bagian penting dalam strategi marketing.

Video yang melibatkan visual dan audio dinilai lebih menarik dan praktis dibandingkan deskripsi via teks. Hal ini bukan berarti konten dalam bentuk teks tidak penting—kehadiran video pun banyak diterapkan sebagai penunjang untuk memperjelas konten tersebut.

Hal ini pun berlaku jika Anda ingin melakukan digital marketing di YouTube. Seperti yang diketahui, YouTube merupakan platform video yang sangat booming. Penggunanya pun relatif lebih banyak dengan rentang kategori yang lebih luas, terutama dari segi usia.

Oleh sebab itu, Anda juga perlu memaksimalkan SEO video di YouTube. Caranya tak terlalu jauh berbeda dengan SEO pada konten artikel, seperti keyword yang tepat, optimalisasi meta description, dan sebagainya. Anda pun bisa menggunakan jasa Master SEO untuk membantu memaksimalkan marketing dengan metode ini.Demikianlah informasi mengenai apa saja yang menjadi tren SEO 2021. Setiap tahunnya, tren tersebut mungkin akan berubah mengikuti behavior dari pengguna. Maka dari itu, selalu update informasi agar digital marketing yang dilakukan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post