Bagaimana Cara Menentukan Target Market Bisnis?

cara menentukan target market

Cara menentukan target market bisnis tidaklah sulit jika Anda mengetahui formulanya. Target market adalah sebuah pengelompokkan data dari seluruh populasi untuk menentukan segmentasi penjualan produk atau jasa. Sangat disarankan bagi pemilik bisnis untuk melakukan analisa target market sebelum memutuskan untuk menjual sebuah produk atau jasa agar penjualan bisnis Anda menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan tujuan dari penentuan target market untuk bisnis Anda dan bagaimana cara menentukannya sesuai dengan bisnis yang Anda miliki.

Tujuan Dari Menentukan Target Market

Tujuan utama dari menentukan target market untuk keperluan bisnis Anda adalah untuk mencapai keberhasilan atas target-target yang ingin dicapai. Selain itu, adapun tujuan dari penentuan target market adalah:

  • Menciptakan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan target market
  • Mengefisiensikan waktu dalam melakukan promosi dan penetapan harga
  • Mengembangkan bisnis dengan mempelajari pola perilaku target market

3 Cara Menentukan Target Market Bisnis

Setelah kita mengetahui apa itu target market dan mengapa penting untuk Anda menentukan target market untuk bisnis Anda, maka sekarang kami akan menjelaskan 3 cara untuk menentukan target market bisnis. Untuk melakukan penentuan target pasar dari bisnis, Anda perlu terlebih dahulu menentukan tiga segmentasi target pasar berdasarkan hal berikut ini:

1. Demografi

Segmen demografi merupakan segmen terpenting dalam menentukan target market. Segmen demografi terdiri dari pengelompokkan berdasarkan jenis kelamin, umur, tingkat pendapatan, dan mungkin juga tingkat pendidikan. Dengan demikian, Anda dapat lebih mengetahui apakah produk Anda cocok untuk semua kalangan atau hanya untuk kalangan tertentu saja. 

Sebagai contoh, Anda menetapkan range kelompok usia target market mulai dari 20 tahun hingga 40 tahun, maka produk atau jasa apa yang sedang diinginkan atau populer di kalangan kelompok usia tersebut? 

2. Psikologi

Segmentasi berikutnya yang perlu Anda tentukan adalah segmentasi psikologi. Pada segmentasi ini, Anda perlu mempelajari pola perilaku dan gaya hidup target market Anda. 

Penentuan dalam segmentasi ini melibatkan pemasukan, gaya belanja, minat, dan banyak lagi hal-hal lainnya. Dengan mengetahui segmentasi ini, Anda dapat menentukan harga yang tepat untuk produk atau jasa yang Anda tawarkan dan membuat promosi yang tepat sasaran.

3. Geografi

Segmentasi terakhir yang dapat membantu Anda dalam penentuan target market bisnis Anda adalah segmentasi geografi. Hal-hal yang tercakup ke dalam segmentasi geografi adalah karakteristik wilayah apakah wilayah tersebut relatif dingin atau panas, jenis usaha yang ada di dalam sebuah wilayah, peluang bisnis yang dapat dikembangkan di wilayah tersebut, dan lain-lainnya. Dengan mempelajari segmentasi geografi, Anda diharapkan dapat memenuhi kebutuhan target market di wilayah tertentu.

Baca Juga : Siapa Target Pasar Dalam Search Marketing?

Tips Cara Menentukan Target Pasar

Menentukan target pasar Anda adalah bagian yang tidak mudah. Setelah Anda mengetahui siapa yang Anda targetkan, maka akan jauh lebih mudah lagi untuk mengetahui media mana yang tepat untuk digunakan. Memudahkan dalam menjangkau mereka dan membuat pesan pemasaran apa yang akan beresonansi dengan para target. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menentukan siapa target audiens untuk bisnis Anda.

1. Lihatlah Basis Pelanggan Anda Saat Ini.

Siapa pelanggan Anda saat ini, dan mengapa mereka ingin berhubungan dengan Anda? Carilah karakteristik dan minat yang sama. Mana yang paling banyak mendatangkan bisnis? Sangat mungkin bahwa orang lain seperti mereka juga dapat memperoleh manfaat dari produk/layanan Anda.

Banner - SEO General

2. Lakukan Market Research

Mulailah dengan melakukan riset pasar untuk menganalisis semua aspek pasar. Anda dapat mencapai ini melalui melakukan analisis SWOT, yang mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan bisnis. Mengetahui semua faktor yang berkontribusi pada pasar dan jalur pembelian merek Anda, adalah langkah yang penting untuk membantu Anda mengidentifikasi audiens target yang tepat.

Baca Juga: Apa Itu Swot? Fungsi, Metode, dan Contohnya

3. Definisikan Produk dan Target Anda

Mendefinisikan dengan jelas produk atau layanan Anda, kemudian mendefinisikan orang atau bisnis yang ingin menggunakan apa yang Anda tawarkan adalah langkah yang tidak bisa ditinggalkan. Memahami kebutuhan konsumen sangatlah penting. Anda bisa menemukan dengan tepat bagaimana cara untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Melalui riset pasar yang cermat, termasuk menjalankan grup fokus, memindai berita atau ulasan dalam industri, atau melakukan survei pasar.

4. Pilih Demografi Spesifik 

Cari tahu tidak hanya siapa yang membutuhkan produk atau layanan Anda, tetapi juga siapa yang kemungkinan besar akan membelinya. Pikirkan tentang faktor-faktor berikut:

  • Usia
  • Lokasi
  • Jenis kelamin
  • Tingkat pendapatan
  • Tingkat Pendidikan
  • Status pernikahan atau keluarga
  • Pendudukan
  • Latar belakang etnis

5. Perhatikan Psikografis Target Anda

Psikografis adalah karakteristik yang lebih pribadi dari seseorang, termasuk:

  • Kepribadian
  • Sikap
  • Nilai
  • Minat/hobi
  • Gaya hidup
  • Tingkah laku

Tentukan bagaimana produk atau layanan Anda akan sesuai dengan gaya hidup target Anda. Mulai darimana mereka mendapatkan informasi atau kapan mereka akan menggunakan produk Anda.

6. Pahami Jalur Pembelian dan Pain Point

Untuk bisa menentukan siapa target Anda, memahami jalur pembelian dan pain point akan bisa membantu . Sebagai bagian dari riset pasar Anda, penting untuk memberikan perhatian khusus tidak hanya untuk menentukan target pelanggan saja, tetapi juga mengetahui pertimbangan mereka yang berbeda untuk jalur pembelian, serta poin-poin yang menjadi masalah untuk mereka.

Salah satu cara untuk bisa mengetahui hal ini adalah dengan berpikir seperti pelanggan dan mengajukan pertanyaan terkait seperti “Bagaimana saya bisa memberikan solusi untuk suatu masalah?” atau “Apa tujuan yang ingin dicapai oleh audiens target saya?”.

Ini akan memungkinkan Anda untuk membuat persona, yang membantu Anda untuk mewakili berbagai jenis target audiens yang mungkin menggunakan merek Anda. Ini juga bisa membantu Anda memahami kebutuhan dan pain point pengguna brand Anda. Pesan dan konten utama yang dirancang khusus untuk berbicara dengan persona tersebut akan menghasilkan kemungkinan yang lebih tinggi untuk bisa menjadikan target pasar menjadi pembeli nantinya.

Banner - Ebook SEO

7. Periksa Siapa Kompetitor Anda

Siapa target pesaing Anda? Siapa pelanggan mereka saat ini? Jangan terlalu fokus mengejar pasar yang sama. Mungkin ada niche yang mereka abaikan dan itu bisa menjadi peluang emas untuk Anda. Memanfaatkan berbagai macam tool seperti Google Analytics, Hotjar, Hubspot, dan Facebook Insights, untuk mendapatkan informasi ekstensif tentang kompetitor Anda..

Baca Juga: Cara Melakukan Analisis Kompetitor

8. Gunakan Tool untuk Membantu Anda

Ada banyak tool dan sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda dalam memaksimalkan proses penentuan target pasar. Saat Anda mencoba membuat definisi target, pastikan untuk memeriksa data tentang hal-hal menggunakan Google Analytics. Platform ini memberikan detail mendalam tentang siapa yang mengunjungi situs web Anda, dari mana mereka berasal, dan apa yang mereka sukai. Luangkan waktu untuk mencari tahu tipe orang seperti apa yang paling banyak menghabiskan waktu di situs web dan channel sosial Anda. Ini akan membantu Anda untuk memahami basis pelanggan sedikit lebih baik. Memastikan bahwa Anda mencari tahu target pasar  berdasarkan data yang berharga.

9. Buat Pesan Khusus

Setelah mengidentifikasi target pasar dan melihat siapa kompetitor Anda, buatlah pesan yang menarik dan khusus bagi mereka. Pesan pemasaran perlu dirancang untuk menarik perhatian para target Anda. Kebutuhannya sangat berbeda untuk tiap-tiap target. Sehingga setiap pesan pemasaran harus dibuat untuk mencerminkan bagaimana kebutuhan yang menjadi concern mereka bisa dipenuhi.

10. Fokus pada Potensi

Perusahaan tidak memiliki waktu atau sumber daya untuk dapat menjangkau semua orang. Mengidentifikasi target pasar memungkinkan pemasar untuk fokus pada siapa yang paling mungkin untuk membeli produk. Membatasi penelitian dan anggaran funnel populasi untuk pelanggan dengan potensi keuntungan tertinggi.

11. Evaluasi

Setelah memutuskan siapa yang menjadi target pasar, pastikan untuk mempertimbangkan pertanyaan berikut:

  • Apakah ada cukup banyak orang yang sesuai dengan kriteria saya?
  • Apakah target saya benar-benar mendapat manfaat dari produk/layanan saya? Akankah mereka melihat kebutuhan untuk itu?
  • Apakah saya memahami apa yang mendorong target saya untuk membuat keputusan?
  • Bisakah mereka membeli produk/layanan saya?
  • Dapatkah saya menjangkau mereka dengan pesan ini? Apakah mereka mudah diakses?

Jangan pecah target Anda terlalu jauh. Anda dapat memiliki lebih dari satu niche. Pertimbangkan apakah pesan harus berbeda untuk setiap niche. Jika Anda dapat menjangkau banyak niche secara efektif dengan pesan yang sama, maka mungkin Anda telah mem-breakdown pasar terlalu jauh. Lalu, jika Anda menemukan hanya ada 50 orang yang memenuhi semua kriteria yang sudah ditentukan, mungkin Anda harus mengevaluasi kembali target Anda. Triknya adalah menemukan keseimbangan yang tepat.

Banner - SEO x CRO

12. Berpikir Jangka Panjang

Ketika Anda telah menguasai cara berkomunikasi dengan target pasar awal Anda, pada akhirnya Anda harus memperluas jangkauan. Dengan mengidentifikasi audiens utama dari segmen pasar yang berbeda. Setelah mendapatkan hasil positif dari kampanye tertentu yang ditargetkan ke salah satu audiens utama Anda, akan lebih mudah untuk mengukur upaya untuk menambahkan grup yang lebih besar. Atau mulai menargetkan segmen yang berbeda, dengan penelitian yang cukup. Melalui proses ini, Anda akan diuntungkan dalam jangka panjang. Membuka kemungkinan cara yang lebih hemat biaya untuk menjangkau klien/pelanggan potensial dan menghasilkan bisnis. Dengan memfokuskan sumber daya pada segmen pelanggan tertentu, bisnis kecil mungkin dapat melayani segmen pasar yang lebih kecil dengan lebih baik daripada pesaingnya yang lebih besar.

Gunakan Pemasaran Online untuk Menjangkau Target Market yang Lebih Luas

Itulah ketiga cara menentukan target market bisnis dengan melihat segmentasi demografi, psikologi, dan juga geografi. Anda bisa menggunakan metode kuesioner untuk mendapatkan data target market yang Anda inginkan sesuai dengan segmentasi-segmentasi tersebut.

Jika Anda merupakan pelaku bisnis yang sudah lama, ini saatnya untuk Anda mulai beralih ke pemasaran online untuk menjangkau target market yang lebih luas. Anda bisa melakukan analisa pola perilaku target market di dunia online dengan menggunakan SERP atau analytic tools lainnya yang dapat memperoleh data kelompok secara akurat. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai dunia digital marketing dan seberapa besar peluang yang Anda dapatkan ketika beralih ke pemasaran online dengan menggunakan jasa digital marketing agency yang tepat.

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat