USP Adalah: Definisi, Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya

usp adalah

Apa yang menjadi rahasia perusahaan besar tetap eksis meski sudah berdiri selama puluhan tahun? Mereka memiliki Unique Selling Proposition atau USP yang membuat mereka bertahan dalam menghadapi persaingan. USP adalah elemen yang membuat sebuah bisnis dinilai berbeda dan lebih baik daripada kompetitornya.

Persaingan bisnis yang kian ketat tentu membuat Anda harus memikirkan upaya agar bisnis terus bertahan. Solusinya, Anda bisa mempromosikan USP yang membuat bisnis terlihat lebih menonjol di tengah kompetisi. USP juga menjadi ciri khas atau daya tarik bisnis yang membuat target audiens tertarik menggunakan produk Anda.

Sudahkah Anda memahami apa yang dimaksud dengan USP? Jika belum, jangan khawatir. Langsung simak saja artikel ini untuk mempelajari seluk-beluk tentang USP.

Definisi Unique Selling Proposition (USP)

Unique Selling Proposition atau yang sering disingkat dengan USP adalah elemen yang membuat bisnis Anda lebih unik dan menarik daripada kompetitor. USP bisa berupa manfaat spesifik yang bisa membuat bisnis Anda menjadi lebih unggul dibandingkan bisnis lainnya di tengah persaingan pasar.

Unique Selling Proposition merupakan salah satu alat yang bermanfaat dalam menjalankan strategi pemasaran. USP sebuah bisnis bisa memengaruhi gaya penulisan pesan, branding, iklan, dan komponen pemasaran lainnya. Lebih menariknya, USP juga bisa memengaruhi target audiens dalam membuat keputusan pembelian.

USP harus mengoptimalkan kekuatan bisnis serta didasarkan pada hal yang membuat merek atau produk Anda terlihat unik di mata pelanggan. Intinya, bisnis Anda harus membedakan diri dengan menggunakan beberapa aspek yang penting bagi target audiens agar pesan pemasaran bisa disampaikan lebih efektif.

Baca Juga : Brand Recignition Adalah: Pengertian dan Cara Meningkatkannya

Fungsi USP dalam Bisnis

USP tidak hanya berfungsi sebagai elemen pembeda bisnis di tengah persaingan pasar. Justru ada beberapa fungsi lain USP dalam bisnis yang perlu diketahui, antara lain:

1. Menjadi Identitas Bisnis

USP berguna sebagai identitas bisnis yang unik. USP yang jelas dan spesifik membuat pelanggan lebih mudah dalam mengingat dan mengenali merek Anda. Selain itu, pelanggan juga mengetahui elemen yang membedakan bisnis Anda dari pesaing. Secara tidak langsung, USP bisa membangun brand awareness yang kuat sehingga mampu memengaruhi persepsi pelanggan tentang produk atau layanan yang ditawarkan oleh sebuah bisnis.

2. Memudahkan Pemasaran

Unique Selling Proposition (USP) adalah elemen kunci yang membedakan merek atau produk Anda dari kompetitor dalam pemasaran. USP yang jelas dan tepat sasaran dapat mempercepat proses penjualan sehingga lebih mudah dalam meyakinkan calon pelanggan mengenai keunikan nilai yang ditawarkan oleh bisnis Anda. USP yang kuat juga dapat digunakan sebagai dasar dalam kampanye iklan dan strategi pemasaran lainnya.

3. Meningkatkan Pendapatan dari Penjualan

Pada akhirnya, bisnis mengharapkan peningkatan keuntungan dan pendapatan. USP berfungsi untuk membantu bisnis dalam menarik pelanggan yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan angka penjualan. Penjualan yang meningkat berarti kenaikan pendapatan pula. Makin kuat USP, makin besar peluang untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dari penjualan produk atau layanan bisnis Anda.

Baca Juga : Brand Value Adalah : Definisi, dan Manfaatnya Bagi Produk Anda

Contoh USP yang Sukses

contoh usp yang menarik

Sudah banyak bisnis yang sukses karena memiliki USP yang efektif dalam iklan atau identitas bisnisnya. Anda bisa belajar dari tiga contoh sukses di bawah ini.

1. Coca-Cola

Sejak awal berdirinya, Coca-Cola telah mengembangkan USP yang kuat dengan berfokus pada rasa minuman yang unik dan lezat. Coca-Cola mempunyai USP yang kuat dan mudah diingat, yaitu ‘rasa orisinal yang tidak tertandingi’. USP tersebut dipromosikan secara konsisten melalui iklan yang menggambarkan kesegaran dan kenikmatan minumannya. Untuk memperkuat USP yang disampaikan, Coca-Cola juga menggunakan tagline yang kuat dan mudah diingat, yaitu ‘Taste the Feeling’ dan juga warna merah sebagai elemen penting dalam branding.

2. Indomie

Kesuksesan Indomie yang menahun terletak pada USP-nya, yaitu tagline ‘Indomie Seleraku’. Tagline ini berhasil membekas di benak orang yang menonton iklannya. Penggunaan kata ‘selera’ dalam tagline tersebut membuat orang langsung mengaitkannya dengan Indomie. Tidak heran jika banyak bermunculan candaan atau meme dengan kata ‘selera’ dan menghubungkannya dengan Indomie di media sosial.

Jasa SEO

3. Susu Bear Brand

‘Bear Brand’, produk susu keluaran Nestle, menggunakan gambar beruang sebagai logonya. Tidak heran jika konsumen menganggap bahwa Bear Brand benar-benar susu beruang, bukan susu sapi. Malahan susu beruang dipercaya sebagai obat yang bisa menyembuhkan penyakit. USP ‘Bear Brand’ terletak pada iklan televisi yang menampilkan gambar naga dari cairan susu beruang. Kendati menimbulkan perbincangan di media sosial, merek ini makin populer dan diminati banyak orang.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menentukan Value Proposition?

Cara Membuat USP yang Efektif

cara membuat usp efektif

Melihat contoh kasus di atas, Anda pasti tertarik untuk menerapkan USP dalam bisnis. Lantas, bagaimana cara membuat USP bisnis yang efektif? Ikuti enam langkah di bawah ini.

1. Mulai dengan Analisis Pasar

Sebelum membuat USP, lakukan analisis pasar terlebih dahulu untuk memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan potensial Anda. Analisis pasar juga berguna untuk mempelajari kekuatan dan kelemahan kompetitor dalam menghadapi persaingan pasar. Anda pun bisa menemukan celah dari kompetitor yang bisa diisi dengan keunikan produk atau layanan Anda.

2. Tentukan Keunikan dari Produk atau Layanan Anda

Setelah memahami pasar, tentukan keunikan dari produk atau layanan yang Anda tawarkan. Keunikan tersebut dapat berupa kualitas, desain, harga, atau manfaat khusus yang hanya dimiliki oleh produk atau layanan Anda.

3. Tonjolkan Manfaat Produk sebagai USP

Manfaat produk atau layanan yang ditawarkan sebaiknya menjadi fokus utama dalam pembuatan USP. Pastikan manfaat tersebut berkaitan dengan kebutuhan pelanggan dan mampu membedakan produk atau layanan Anda dari kompetitor di pasar.

4. Buat USP yang Jelas dan Ringkas

USP yang efektif harus jelas dan ringkas sehingga mudah diingat oleh pelanggan. Hindari penggunaan istilah atau bahasa yang sulit dipahami oleh target audiens. Anda bisa menyederhanakan pesan tagline atau USP yang dibuat agar lebih mudah dipahami oleh pelanggan.

5. Lakukan Uji Coba USP

USP yang sudah dirancang harus diuji coba terlebih dahulu. Anda bisa mengadakan survei pelanggan untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap USP yang telah dibuat. Apabila hasilnya tidak memuaskan, lakukan revisi sampai USP Anda mendapatkan respons positif dari mereka.

6. Promosikan USP Anda

Setelah menemukan USP yang efektif, promosikan USP tersebut melalui berbagai saluran pemasaran, mulai dari media sosial, iklan, dan event promosi. Pastikan pesan yang disampaikan konsisten dengan USP yang telah dibuat dan dapat menarik perhatian pelanggan potensial.

Strategi terbaik untuk mempromosikan USP adalah digital marketing. Kini, Anda bisa mengimplementasikan strategi pemasaran digital lebih efektif dengan layanan digital marketing dari ToffeeDev. Konsultasikan mengenai tujuan dan kebutuhan pemasaran Anda dan kami siap memilih strategi yang tepat sasaran! Hubungi kami segera dan mulailah bekerja sama dengan ToffeeDev untuk meningkatkan kesuksesan bisnis Anda!

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat