Cara Untuk Memenuhi Kebutuhan Client Secara Maksimal

Halo semuanya, welcome back to Toffee #SharingMonday, bersama saya Peter. Setiap hari Senin, kita akan sharing-sharing seputar digital marketing, web development, dan juga design.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan sharing mengenai pengalaman saya, tips & trick tentang “How to Deliver The Max Results for Clients Need“. Jadi, di sini kita memposisikan diri kita sebagai digital marketing, sebuah konsultan, sebuah penyedia jasa, yang bukan hanya memberikan hasil yang memuaskan bagi kebutuhan para client, tapi juga menciptakan dan memantain frame work kerja yang baik serta efisien sehingga tercipta sebuah flow kerja yang baik untuk organisme bisnis digital marketing.

  1. Identification
    Melakukan identifikasi kebutuhan para client tentang kebutuhan digital marketing mereka adalah langkah vital pertama yang sering banyak kita missed atau sering kelewat, dan inget di sini kita harus mementingkan unsur “attention to detail“, jadi sebisa mungkin, setiap objektif mereka kita harus paham dan bagaimana cara kita deliver. Banyak client di sini mempunyai “Big Ideas” atau ide-ide yang sangat menarik. Tugas kita sebagai konsultan atau penyedia jasa adalah mengeksekusinya. Proses identifkasi ini bisa mulai dari menanyakan apa objektif mereka baik jangka pendek maupun jangka panjang kemudian budget mereka berapa yang di-spend dalam kebutuhan digital marketing ini. Atau mungkin kompetitor mereka siapa dan sebagainya. Tidak lupa juga memberikan insight di poin ini adalah hal juga yang sangat penting dan tidak boleh terlewat karena ini, kita bisa dapat membuka wawasan client. Tapi usahakan saat presentasi jangan terlalu technical atau less technical agar client tetap bisa engage dengan apa yang kita presentasiin sehingga dia bisa keep up dengan penjelasan kita juga. Nah, dalam tahap ini juga, konsultan digital marketing juga harus menjelaskan benefit, ingat, benefit terbaik mengenai kebutuhan mereka sehingga ibarat kita bisa selalu keep up dan sesuai dengan objektif serta budget mereka. Bisa juga kita memberikan study case project-project terdahulu yang sudah pernah kita kerjakan, beserta resultnya, sehingga dapat lebih membangun sebuah trust terhadap kita sebagai konsultan dan juga terhadap para potential client.

  2. Brainstorming
    Di mana sebagai digital marketing yang menyediakan “jasa”, kita harus garis bawahi perlu adanya team work yang baik di setiap divisi terutama di digital marketing agency itu sendiri. Jika kebutuhan client itu adalah SEO, kita harus menanyakan dan konfirmasi juga pada tim SEO hal-hal yang sifatnya lebih teknis dan memberikan apa saja task list yang akan kita kerjakan nantinya untuk mengeksekusi kebutuhan client ini secara lebih efektif. Nah, tak lupa juga sebagai konsultan kita harus mengkomunikasikan dengan client agar mempunyai visi yang sama. Nah, ini yang sering missed juga, kita harus mempunyai satu visi, baik dari tim SEO, saya sebagai konsultan dan juga client. Di sini kita harus menyatukan visi supaya nanti tidak ada miskomunikasi dan bisa lebih mengeksekusi dengan lebih efektif juga.

  3. Tahap Execution
    Di mana jika client sudah deal dengan planning yang sudah kita atur pada poin-poin sebelumnya, saatnya kita mengeksekusi project ini. Disini sebagain besar yang mengerjakan atau yang melakukan task list tersebut adalah tim yang berbeda. Tapi tetap kita harus menjaga komunikasi yang baik antara tim maupun client. Jadi, disarankan untuk membuat group di mana kita bisa tetap keep up the conversation, baik itu project Ads, social media management, dan website ataupun design development tetap kita juga jaga komunikasi yang baik antara client dan juga tim eksekusi. Sebisa mungkin intinya adalah tetap memaintain hubungan yang baik pada setiap divisi.

  4. Reporting
    Reporting sendiri adalah melakukan laporan tentang hasil kita sebagai pertanggungjawaban, di mana client bisa melakukan tracking result apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang sudah kita berikan. Di tahap reporting ini juga bisa menjadi bahan acuan atau evaluasi untuk mengembangkan project project yang hasilnya masih dirasa kurang maksimal. Melakukan reporting yang baik adalah melakukan reporting secara transparan dan mengkomunikasikannya secara komprehensif kepada client dapat meningkatkan trust sehingga client-client nantinya bilamana ada project-project mendatang bisa terus keep up dengan kita dan tetap menggunakan jasa kita.

Oke, jadi mungkin itu aja tentang pengalaman saya di topik “How to Deliver The Maximal Result for Client Needs”. Mungkin jika ada pertanyaan atau mungkin ada tambahan mengenai topik ini boleh banget tinggalin komen di bawah dan jangan lupa share video ini bila bermanfaat. Jangan lupa like dan juga subscribe dan saksikan terus Toffee #SharingMonday di minggu-minggu selanjutnya karena kita akan sharing mengenai insight tentang digital marketing, web development, dan design.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat