Apa yang Dimaksud dengan Search Engine?
Oktober 31, 2018
Beginilah cara kerja SEO
5 Cara Kerja SEO Terbaru Saat Ini
November 19, 2018
Show all

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat SEO Untuk Pemula

Apakah Anda dapat menebak berapa banyak postingan blog atau tulisan yang dipublikasikan setiap harinya?

Pengguna WordPress sendiri mempublikasikan lebih dari dua juta posting setiap harinya. Setiap detik, sekitar 24 konten artikel dipublikasikan setiap detik. Itu berarti penggunanya menerbitkan sekitar 216 konten saaat Anda membaca lima kalimat artikel.

Ini barulah pengguna dari situs WordPress. Jika kita harus menghitung semua situs blog, jumlahnya pasti lebih tinggi. Dengan banyaknya postingan setiap harinya, akan sulit menonjolkan artikel yang Anda miliki

Seseorang biasanya menghabiskan waktu 4-5 jam untuk menulis konten artikel. Butuh waktu sekitar 10 menit perartikel untuk mengoptimalkannya sebagai artikel yang mudah dicari dan didapatkan oleh pembaca. Setiap hari tertentu, masyarakat dunia akan melakukan lebih dari 2,2 juta pencarian di Google.

Oleh karena itu, muncul di halaman depan Google butuh beberapa faktor penentu agar bisnis atau web yang Anda jalani berkembang. Para pemilik bisnis dapat meng-hire SEO specialist maupun SEO agency untuk melakukan SEO bagi bisnisnya. Namun, pemahaman dasar mengenai SEO tetaplah harus dimiliki. Berikut hal-hal yang harus dipahami mengenai SEO untuk pemula.

Apa itu SEO? Menurut Wikipedia, SEO merupakan sebuah proses yang memengaruhi visibilitas situs web atau halaman web pada hasil yang belum dibayar oleh mesin pencarian. Maksudnya adalah, SEO merupakan proses untuk mengoptimalkan konten yang ditulis secara online milik Anda hingga mesin pencari akan menunjukkan situs yang Anda miliki sebagai hasil teratas untuk pencarian kata kunci tertentu.

Melakukan SEO berarti mengikutsertakan Anda, mesin pencari, dan para pencari. Jika Anda memiliki artikel tentang cara membuat masakan lasagna, tentunya Anda menginginkan mesin pencari seperti Google menampilkan artikel tersebut di halaman terdepan saat pencari menuliskan ‘resep artikel’.

Mengapa SEO menjadi begitu penting? Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa sebagian besar pengalaman online akan dimulai dengan mesin pencari seperti Google dengan angka mencapai 75% masyarakat menggunakan situs ini.

Gabungkan fakta ini dengan lima hasil situs artikel pertama di Google yang mendapatkan respon sebanyak 67% dari semua klik masyarakat. Inilah hal yang menjadi alasan mengapa optimasi mesin pencari begitu penting.

Jika postingan blog Anda ada di halaman lain dari hasil pencarian di Google, maka itu menandakan bahwa postingan Anda tidak mendapatkan peringkat di mesin pencarian. Sebelum Anda memahami bagaimana cara menampilkan artikel atau situs di halaman pertama hasil pencarian, Anda harus lebih dulu mengetahui bagaimana cara kerja penelusurannya.

Ada dua sisi dari SEO yang juga harus Anda ketahui.

White Hat vs Black Hat

Jika Anda ingin mengoptimalkan SEO dengan skema yang cepat, mungkin Anda akan berakhir dengan melakukan Black Hat SEO. Jenis SEO ini berfokus pada mengoptimalkan konten Anda hanya untuk mesin pencari tersebut sehingga tidak mempertimbangkan manusianya sama sekali. Ada banyak cara untuk melanggar aturan pembuatan situs agar memiliki ranking yang tinggi. Ini merupakan cara utama Black Hat SEO untuk membuat beberapa ribu dolar dengan cepat.

Pada akhirnya, pengoptimalan ini membuat spam, halaman akan berubah menjadi jelek dan sering menjadi konten larangan dengan cepat. Hal ini juga akan membuat pembuat web akan kesulitan untuk membangun sesuatu yang berkelanjutan di masa yang akan datang.

Sementara White Hat SEO di sisi lain adalah cara untuk membangun bisnis online yang berkelanjutan. Jika Anda melakukan SEO dengan cara ini, Anda akan fokus pada target pasaran Anda dengan memberikan mereka konten tang baik dan membuatnya mudah untuk diakses oleh pembaca atau customer.

Sayangnya, keduanya tidak semudah itu.

Seperti yang sudah diketahui bahwa kehidupan tidak selalu mutlak hitam dan putih. Begitupun dengan SEO. Ada sesuatu di tengah-tengah yang menjadi perdebatan White Hat vs Black Hat.

Gray Hat SEO, seperti namanya maka ia memiliki sisi putih dan hitam. Itu artinya apa yang dilakukan SEO seperti ini tidak cukup murni dan jujur seperti White Hat SEO dan tidak terlalu manipulative seperti Black Hat SEO.

Dengan menggunakan Gray Hat SEO ini, Anda tidak akan menipu siapa pun, namun Anda juga mencoba untuk mendapatkan keuntungan sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya standar Google tidak begitu jelas. Sering kali pula, mereka mengatakan hal yang kontradiktif. Misalnya, Google mengatakan mereka bukan penggemar blog tamu untuk membuat tautan.

Namun, bagaimana jika blog tamu ini dapat mengembangkan merk Anda? Bagaimana jika mereka menghasilkan traffic yang tinggi di situs Anda? Itulah mengapa banyak orang masih melakukan hal ini karena Google tidak memiliki aturan yang jelas.

Hal ini mungkin masih menjadi hal yang pro dan kontra, namun itulah yang menyenangkan dari sebuah pemasaran online khususnya SEO. Ini merupakan sebuah permainan dan masing-masing orang dapat mencoba metode yang berbeda untuk menjadi lebih unggul.

SEO dapat berubah setiap saat dengan aturan yang tidak jelas. Selain itu sebagian besar dari apa yang kita ketahui sebagai aturan hanyalah sekedar membuat prediksi. Selain itu apa yang disebut ‘aturan’ tersebut hanya sekedar membuat prediksi atau tren data yang berhubungan saja. Itulah yang menjadikan Gray Hat SEO banyak masuk dari berbagai celah.

Ini juga yang perlu diperhatikan oleh SEO untuk pemula. Ada banyak teknik membangun tautan yang klasik seperti menggunakan postingan beasiswa untuk membangun tautan dan berjalan dengan baik.

Membersihkan dalam dan luar rumah Anda : on-page SEO vs off-page SEO

Ada dua kategori besar dari SEO yaitu SEO on-page dan SEO off-page yang perlu diketahui saat mempelajari SEO untuk pemula.

SEO On-Page menyangkut faktor peringkat Google yang ditentukan sendiri oleh mereka dengan langsung melihat halaman yang Anda coba optimalkan, seperti judul, konten, dan struktur halaman Anda.

SEO Off-Page mengacu pada semua variabel yang dilihat oleh Google dan itu tidak hanya ada di cara Anda mengoptimalkan konten yang dibuat. Kategori ini bergantung pada sumber lain seperti jejaring sosial, blog lain yang serupa seperti industri Anda, dan riwayat dari penelusuran.

Keduanya berbeda namun Anda harus melakukan keduanya dengan baik agar bisa melakukan SEO dengan benar. Berikut adalah contoh yang dapat Anda pelajari.

Anda memiliki rumah dengan taman di halaman depan dan sedikit jalan yang mengarah melalui halaman depan ke rumah Anda. Lalu bayangkan dua plot ini.

  1. Rumah Anda bersih di bagian dalam, namun halaman depan Anda terlihat berantakan. Apa yang terjadi dengan kondisi ini? Sebaik apapun dalam rumah yang Anda lakukan, maka tidak akan ada orang yang datang karena halamanya terlihat berantakan. Ini berlaku hal yang sama jika Anda tidak mengoptimasi halaman depan Anda untuk SEO. Walaupun konten yang Anda buat bagus dan informative, namun tidak akan ada pembaca yang datang karena Anda tidak mengoptimalkan SEO.
  1. Anda membersihkan halaman rumah Anda. Namun, tidak membersihkan bagian dalam rumah. Hal ini menjadi kebalikan dari kasus pertama. Orang-orang memang akan datang untuk melihat situs Anda, namun mereka akan memutuskan untuk cepat keluar saat baru memasuki rumah karena merasa tidak nyaman.

Jika seseorang hanya mengunjungi sebuah situs sebentar, Google hanya akan menganggap itu adalah pantulan. Semakin tinggi rasio pantulan yang meninggalkan situs secara cepat maka semakin turun pula peringkat halaman Anda di Google.

Itulah kenapa Anda perlu melakukan SEO on-page dan SEO off-page. Anda dapat melakukan beberapa hal di halaman depan Anda untuk mendapatkan pembaca dan membuat mereka nyaman dengan artikel yang disajikan.

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *