Cara Meningkatkan Produktivitas Marketing
Barisan Cara Meningkatkan Produktivitas Marketing
Mei 11, 2020
Mengenal Teknik Marketing Soft Selling
Mengenal Teknik Marketing Soft Selling
Mei 12, 2020
Show all

Etika Bisnis Online yang Wajib Diketahui

Etika Bisnis Online

Etika Bisnis Online

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, Anda pasti tahu bahwa harus ada etika yang dijalankan agar tidak menyimpang dan mengganggu orang lain. Itulah yang harus diperhatikan di dalam kehidupan. Namun tidak berhenti di situ saja. Dalam bisnis online pun juga ada etika di dalamnya. Etika bisnis online memang tidak banyak yang mengetahuinya, padahal bisa membuat perjalanan bisnis Anda menjadi lebih lancar dan nyaman.

Memang, dalam berbisnis apapun, selalu ada etika yang harus diperhatikan. Sayangnya dalam praktiknya, banyak pebisnis yang merupakan persoalan ini dan mulai bertindak seenaknya. Masalahnya adalah cara yang mereka lakukan sudah salah, tidak beretika, sekaligus menyusahkan orang lain.

Agar Anda tidak terjerumus di dalam masalah yang diakibatkan oleh tidak adanya etika bisnis online yang baik, Anda bisa tahu apa saja etika yang harus dipahami di bawah ini. Simak penjelasannya lebih lengkap.

Ramah

Etika bisnis online yang pertama adalah ramah. Ketika Anda sedang berbisnis online, maka Anda akan mendapatkan banyak sekali konsumen. Untuk bisa melayani para konsumen dengan baik, maka Anda sudah pasti menunjukkan tingkat keramahan yang baik. Anda harus bisa ramah kepada setiap konsumen tanpa terkecuali.

Masalah yang sering muncul pada saat ini adalah para pebisnis online yang tidak bisa ramah kepada konsumen seakan posisi mereka sangat dibutuhkan oleh konsumen. Tentu saja itu adalah langkah yang salah dan harus diubah secepat mungkin. Dengan keramahan yang Anda tunjukkan, maka konsumen bisa merasa bahwa toko online Anda layak untuk dijadikan langganan.

Adil

Selain ramah, Anda juga harus memiliki sikap adil di dalam berbisnis online. Adil di sini bisa untuk konsumen, distributor, ataupun karyawan Anda sendiri. Jangan memberikan harga yang seakan Anda ingin meraup keuntungan sebesar-besarnya. Masalahnya di toko online lainnya untuk barang yang sama, harganya malah lebih murah dari yang Anda jual. Tentu saja itu adalah cara yang salah.

Dengan mencoba adil kepada semua pihak yang berada di sekitar bisnis online Anda, maka Anda bisa merasakan bagaimana keadilan untuk membawa manfaat besar yang membawa kedamaian tersendiri.

Jujur

Ya, etika bisnis online yang ingin memang sudah harus ditanamkan dan diterapkan sejak awal membuka bisnis. Banyak para pebisnis yang tidak bisa bersikap jujur kepada orang-orang yang bergantung kepada mereka. Apalagi jika yang dijual adalah omong kosong dan seakan-akan membesarkan produk yang dijual, padahal itu semua kebohongan semata. Itu adalah car ayang sangat salah. Dengan tetap tampil jujur dan apa adanya, maka cepat atau lambat, bisnis online Anda akan tetap bertumbuh ke arah yang lebih baik.

Peduli

Untuk bisa berbisnis online dengan lancar, Anda harus peduli kepada keluhan dari para konsumen yang telah menggunakan produk Anda. Banyak pebisnis online yang malah tidak peduli dengan kelihan yang diberikan. Sudah pasti itu adalah langkah yang salah karena itu artinya mereka tidak tahu bagaimana mengurus after sales dengan baik dan itu adalah hal yang tidak boleh Anda lakukan.

Janji

Berjanji untuk segera mengirimkan barang tapi ternyata malah belum dikirim. Hal ini sering dilakukan ketika pebisnis online tidak menganggap apa yang mereka jalankan bukanlah suatu aktivitas yang serius. Cara pandang seperti ini tentunya sangat bahaya. Maka dari itu, Anda harus bisa menepati janji, apapun bentuknya, kepada para konsumen sebaik mungkin.

Baca Juga: 4 Komponen Bisnis Online yang Penting Saat Ini

Itulah etika bisnis online yang wajib diketahui. Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *