Mengapa Seorang Pelanggan Harus Dihargai?
Mengapa Seorang Pelanggan Harus Dihargai?
Mei 20, 2020
Bagaimana Cara Mengukur Tingkat Kepuasan Konsumen
Bagaimana Cara Mengukur Tingkat Kepuasan Konsumen?
Mei 27, 2020
Show all

Solusi Pemilik Bisnis Saat Pandemi COVID-19

Solusi Pemilik Bisnis Saat Pandemi COVID 19

Solusi Pemilik Bisnis Saat Pandemi COVID 19

Pandemi COVID-19 atau dikenal juga sebagai Virus Corona yang mulai merebak di Indonesia sejak pertengahan Maret 2020. Hal ini merupakan pukulan telak untuk semua aspek dalam kehidupan, termasuk bagi dunia bisnis. Banyak bisnis, mulai dari yang berskala kecil, menengah dan besar, yang mengalami imbasnya. Ekonomi pun mengalami perlambatan dan bisnis pun mulai mengencangkan ikat pinggang supaya bisa bertahan dalam situasi sulit seperti saat ini. Beberapa bisnis harus mengeluarkan keputusan yang berhubungan dengan karyawan, gaji, hingga bahkan harus kolaps. Apalagi ditambah dengan kondisi dan regulasi yang tidak menentu, membuat kita harus semakin berhati-hati dalam menentukan langkah apa yang harus kita ambil. Perlu solusi pemilik bisnis saat pandemi COVID-19.

Tentu saja seperti peribahasa “Badai Pasti Berlalu”, tentu kita harus tetap berusaha melewati situasi sulit seperti ini. Dengan harapan situasi bisa semakin membaik ke depannya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan pada saat pandemik untuk para pemilik bisnis.

1. Beralihlah ke Online

Beberapa bisnis offline, belakangan ini mengalami perlambatan dan semakin terasa imbasnya pada saat pandemi seperti ini. Keadaan memaksa kita untuk berada di rumah dan aktivitas dalam memenuhi kebutuhan pun banyak dilakukan secara online.

Pada dasarnya bisnis online memiliki dasar yang sama seperti pada bisnis offline. Secara logika dapat diartikan juga sebagai memindahkan toko fisik yang Anda miliki di dalam dunia nyata ke dalam dunia digital. Tentu saja dengan masuk ke dunia digital, maka Anda menghilangkan banyak batasan yang ada pada toko fisik. Sebagai contoh, dalam dunia digital semua orang dapat mengakses bisnis Anda tanpa adanya batasan geografis, dengan catatan selama ter-cover dalam jaringan internet.

Oleh karena itu, apabila Anda saat ini masih belum masuk ke dunia online, maka inilah saatnya Anda untuk membangun aset di dunia online atau memperbaiki aset online Anda apabila sudah ada.

2. Berinvestasilah Pada Brand

Apa yang ada dalam pikiran Anda saat disebutkan kata “merek air minum dalam kemasan” atau “merk mie instan”?

Hal pertama yang melintas di pikiran Anda bisa disebut sebagai brand image. Jadi apabila ada calon pembeli yang membutuhkan produk atau jasa yang relevan dengan yang Anda jual, maka brand Anda yang akan muncul di top of mind dari calon pembeli Anda.

Namun ini yang seringkali dilupakan oleh pada pebisnis yang terlalu fokus kepada penjualan sehingga melupakan branding.

Membangun brand tentu saja tidak bisa dilakukan secara instan dan harus dilakukan secara berkala agar bisa menjadi besar, namun hal ini tetap harus dilakukan walaupun pada saat yang sulit sekalipun sebagai bukti bahwa Anda masih tetap ada. Sebagai contoh, Anda bisa mulai menyisihkan sedikit dari budget Anda untuk masuk ke optimasi mesin pencari (SEO) atau iklan di dunia digital.

Sebagai catatan, brand tidak harus selalu nama produk yang Anda jual, namun bisa juga sebagai nama toko, nama perusahaan, atau yang lainnya.

3. Kumpulkan Leads Sebanyak-banyaknya

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi kondisi saat ini adalah kumpulkan leads sebanyak-banyaknya. Yang dimaksud dengan leads adalah kontak orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap produk atau jasa yang Anda jual dan setidaknya mereka dengan sukarela meninggalkan kontak untuk dihubungi kembali oleh Anda.

Kami mengerti dalam kondisi seperti ini, melakukan penjualan adalah suatu tantangan besar dalam bisnis. Maka dari itu ada baiknya kalau kita mengumpulkan leads agar pada waktunya nanti, setelah kondisi sudah mulai membaik, Anda bisa segera recovery dan melakukan penjualan melalui data yang sudah kita dapatkan

4. Jalin Komunikasi dengan Konsumen/Calon Konsumen dan Kolega Anda

Bisnis bukanlah hanya keuntungan semata, namun juga tidak kalah pentingnya untuk menjalin komunikasi dengan orang-orang baik itu konsumen/calon konsumen maupun kolega Anda. Tunjukan kepada mereka bahwa bisnis Anda masih berjalan dan siap untuk membantu mereka apabila diperlukan baik kini maupun nanti. Tentu saja jangan memaksa mereka untuk melakukan bisnis dengan Anda dan berikan empati terhadap kondisi saat ini.

5. Tetaplah Belajar

Yang terakhir yang tentu saja harus kita lakukan pada saat ini adalah terus menerus belajar untuk mendapatkan ilmu yang baru.

Pada masa seperti ini, banyak dari para pengajar yang membagikan ilmunya secara online sehingga mudah diakses oleh semua kalangan baik melalui webinar, online talk, dan hal lainnya. Tentu saja menjadi salah satu peluang bagi Anda untuk mendapatkan ilmu yang baru dari tempat Anda.

Banyak hal yang bisa dipelajari mulai seputar digital marketing, pengembangan diri dan topik-topik lainnya yang bisa Anda pilih sesuai dengan minat dan ketertarikan Anda. Dengan begitu mungkin saja bisa memberikan inspirasi ataupun solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi dan membuat Anda semakin siap untuk menghadapi masa depan.

Di satu sisi, pandemi ini memang menjadi satu masalah dalam dunia bisnis, namun tentu saja Anda tidak harus menyerah terhadap keadaan saat ini. Masih banyak yang bisa dilakukan untuk menghadapi situasi ini terutama bagaimana menyiasati kondisi menjadi peluang untuk ke depannya.

Baca Juga: Pentingnya Membawa Bisnis Offline Ke Online

Semoga artikel Solusi Pemilik Bisnis Saat Pandemi COVID-19 ini memberikan sudut pandang baru bagi Anda. Apabila artikel ini bermanfaat, silahkan share melalui media sosial Anda supaya rekan-rekan Anda bisa mendapatkan manfaat yang Anda rasakan melalui artikel ini. Tentu saja apabila Anda ingin tahu bagaimana kami bisa membantu Anda, silahkan hubungi kami untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *