Ekstensi Pesan Pada Google AdWords, Berpengaruhkah Pada Leads?
November 4, 2016
Kunci Untuk Produktivitas Yang Bermakna, Menjadi Reseptif
November 28, 2016
Show all

Toffee Podcast Bersama Joe Hansen, COO dari Gogobli Indonesia

eCommerce saat ini terus berkembang mengikuti jaman. Berbagai macam jenis toko online pun terus bermunculan. Salah satunya adalah Gogobli Indonesia. Joe Hansen, COO dari Gogobli Indonesia pun mulai tertarik memasuki dunia eCommerce sejak tahun 2011.

Pada kesempatan episode Toffee Podcast kali ini, Ryan berkesempatan untuk mewawancarai Joe. Ia bercerita tentang bagaimana Gogobli Indonesia bisa sebesar sekarang dan menjadi eCommerce kesehatan dan kecantikan pertama di Indonesia. Sebelumnya, Joe bekerja di salah satu perusahaan e-Voucher, dari sinilah ia merasa bahwa teknologi akan selalu berkembang setiap tahunnya. Ia percaya bahwa trend teknologi dapat terus mengikuti jaman.

Tantangan yang dihadapi oleh Joe tentu tidaklah mudah, namun ia percaya bahwa dari segi konsumen dan penjualan yang baik maka bisnispun akan sukses. Untuk lebih jelasnya, yuk kita saksikan obrolan ringan bersama Joe Hansen:

Gogobli Indonesia terus melakukan riset demi memuaskan pelanggan maupun calon pelanggan. Maka dari itu, Joe bersama dengan teamnya selalu menemukan tren terbaru di masyarakat. Contoh yang paling sederhana adalah ketika masyarakat mengenal istilah kandungan kolagen, hampir semua produk kecantikan berbondong-bondong membuat produk yang mengandung kolagen. Hal ini tentu hal yang biasa dan lumrah di tengah persaingan pasar. Joe menambahkan bahwa masyarakat saat ini tengah menggandrungi yang namanya pengobatan herbal. Maka dari  itu, produk kesehatan maupun kecantikan yang mengandung herbal atau tumbuhan tengah diminati.

Perlu diketahui, Gogobli Indonesia merupakan situs penyempurnaan dari perusahaan terdahulu, yaitu SendnPay. Di Gogobli, Joe dan team lebih mengembangkan via offline maupun online. Ia mengatakan kalau saat ini banyak sekali perusahaan jamu yang belum dikenal oleh masyarakat. Joe berharap dengan adanya Gogobli, perusahaan yang belum terkenal, dapat mengembangkan bisnisnya melalui online.

UI dan UX pun tidak lepas dari perhatian Joe untuk menganalisa kebiasaan masyarakat di dunia online. Ia mengatakan kalau hal tersebut dapat membuat Gogobli semakin berkembang. Pada akhirnya, semua pengunjung situs diharapkan akan menjadi sales. Jika tidak, maka Joe dan team akan berusaha untuk mencari tahu mengapa si calon konsumen ini tidak melakukan penjualan. Di Gogobli, mereka terus menganalisa data yang masuk serta mencari hambatan apa yang dirasakan selama memiliki eCommerce kesehatan dan kecantikan ini.

GIVEAWAY!

Dapatkan buku Startupedia secara FREE bagi Anda yang memberikan komentar terbaik pada Toffee Podcast Bersama Joe Hansen, COO dari Gogobli Indonesia kali ini — Enter your comment, and grab your prizes NOW!

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

3 Comments

  1. Victorenco R. E. berkata:

    Saya sangat tertarik untuk memulai bisnis e-commerce namun jujur saja, saya tidak tahu harus memulai dari mana. Ide ada, namun awal merealisasikannya saya tidak mengerti. Apakah ada yang bisa bantu?

  2. m nahrowi berkata:

    Terimakasih untuk video podcast nya, sangat bermanfaat untuk kami yang belajar mengembangkan bisnis ecommerce.

  3. Memulai e-commerce di indonesia memang penuh tantangan. Baik dari segi pasar, masyarakat, serta bantingan harga. Disamping itu juga, cukup banyak e-commerce yang mendapatkan pendanaan yang jor-joran, sehingga bisa menekan harga demi mendapatkan customer yang lebih banyak. Di sisi lain, e-commerce lokal/daerah cukup sulit berasaing akibat kekurangan modal dan selisih harga yang cukup timpang. Kira-kira bagaimana solusi terbaik untuk hal ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *