Alexa App
Alexa App, Assistant AI Unggulan Dari Amazon
Februari 14, 2020
Microsoft Cortana
Perkenalkan Cortana, Digital Assistant Pengguna Microsoft
Februari 14, 2020
Show all

Tutorial Screaming Frog Untuk Pemula

Tutorial Screaming Frog

Tutorial Screaming Frog

Menjalankan strategi Search Engine Optimization (SEO) perlu menggunakan berbagai macam tools. Ketika tidak ada bantuan dari tools, maka bisa dibilang terhitung sulit untuk dijalankan. Salah satu kegunaan tools yang tersedia saat ini adalah untuk melakukan crawling website. Fungsi dari crawling website adalah melakukan indexing dari seluruh halaman di dalam website tersebut. Untuk bisa melakukannya, perlu tool yang memiliki mutu terbaik, salah satunya adalah software bernama Screaming Frog.

Sebagai salah satu software untuk melakukan crawling, Screaming Frog cocok untuk digunakan oleh para penggiat SEO atau orang yang ingin mengecek bagaimana kinerja dari setiap halaman di sebuah website. Bagi yang tertarik untuk menggunakan Screaming Frog, di bawah ini ada tutorial yang bisa Anda lakukan sekarang juga.

Lakukan Setting Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengatur setting terlebih dahulu. Screaming Frog memiliki standar hardware tersendiri dalam melakukan crawling agar bisa memberikan hasil maksimal, yaitu 1GB RAM untuk 32-bit dan 2GB Ram untuk 64-bit. Namun untuk bisa mendapatkan performa yang baik, sebaiknya gunakan RAM sebesar 8GB. Dengan begitu, Anda tidak perlu merasakan crash saat sedang crawling. Untuk melakukan setting bagian ini, Anda bisa masuk ke bagian Configuration > System > Memory.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Ads Dengan Mudah Dan Tepat

Saatnya Melakukan Crawling

Sebelum melakukan crawling, Screaming Frog harus diubah ke Spider mode. Dengan begitu, proses crawling menjadi lebih optimal. Untuk memulai crawling, masukkan URL dari website yang dipilih di dalam boks dengan tulisan Enter URL. Jika sudah, langsung saja klik Start.

Sekarang Anda tinggal menunggu saja dalam beberapa waktu hingga Screaming Frog selesai melakukan crawling. Perlu diingat, untuk persoalan berapa lama waktu crawling yang dibutuhkan, itu semua tergantung dari website-nya sendiri. Ada yang cepat dan ada yang lama. Semakin banyak halaman di dalam website tersebut, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan oleh Screaming Frog.

Ada beberapa hal yang harus Anda ingat di dalam melakukan crawling dengan software ini. Pertama, proses crawling bisa di-pause dan di-resume sesuai keinginan serta kebutuhan Anda. Jadi ketika waktunya terlalu lama dan butuh dihentikan terlebih dahulu, hal itu bisa dilakukan. Kedua, Anda jangan mematikan komputer/laptop atau menutup Screaming Frog karena itu akan menghilangkan seluruh data yang telah di-crawling. Ketiga, Anda juga bisa menyimpan hasil crawling dan melanjukan proses pada waktu yang lain. Jadi jangan takut jika Anda harus mematikan komputer/laptop yang digunakan karena hasil crawling yang belum selesai bisa disimpan.

Di luar tiga poin tersebut, Screaming Frog memiliki dua versi, satu versi yang gratis dan satu versi yang berbayar. Jika Anda menggunakan yang gratis, Anda hanya bisa melakukan crawling hanya untuk 500 URL saja. Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih banyak, Anda perlu membeli lisensi agar bisa mendapatkan performa paling maksimal dari software  ini.

Bagi yang ingin menggunakan Screaming Frog, Anda bisa mengunduhnya di website ini. Walaupun yang versi gratis hanya bisa melakukan crawling untuk 500 URL saja, tetap saja masih bisa berguna, tergantung seberapa banyak data yang Anda butuhkan pada saat ini. Semoga informasi tentang Screaming Frog ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar dan share artikel ini agar bisa semakin banyak orang yang tahu tentang software ini.

 

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *