Meningkatkan SEO Wordpress dengan AMP
Meningkatkan SEO WordPress dengan AMP
Oktober 2, 2019
Temukan Cara Untuk Menarik Traffic Selain dari Google
Oktober 3, 2019
Show all

6 Faktor Penting dalam SEO On Page

faktor seo on page

Ada beberapa faktor untuk SEO on Page, meskipun Search Engine Optimization (SEO) mengalami perubahan yang sangat besar. Pada awal tahun 2008, Google membuat kebijakan baru, yaitu menggunakan PageRank. Ini adalah ranking yang diberikan oleh Google sesuai dengan tingkat SEO setiap website. Semakin besar PageRank, maka semakin besar pula kesempatan untuk berada di halaman satu SERP. Tetapi hal tersebut mulai berubah di tahun 2015, ketika Google menghilangkan PageRank dan mengembalikan peringkat website tergantung apa yang ada di dalam dan di luar website.

Misalnya untuk di dalam website atau biasa disebut dengan SEO On Page, artinya pemilik website harus memperhatikan konten ataupun HTML. Jadi, Google sekarang sudah tidak lagi melihat banyak tidaknya keywords atau tebal tipis suatu kata, tetapi bagaimana konten atau artikel ini bermanfaat bagi para pembaca atau tidak. Sedangkan untuk di luar website atau bisa disebut dengan SEO Off Page juga sangat berpengaruh. Adanya faktor luar bakal membuat website Anda yang sebelumnya kurang mendapatkan pengunjung, menjadi lebih ramai.

Pada artikel kali ini, akan dibahas khusus apa saja faktor penting dalam SEO On Page. Bagi Anda yang memang awam dalam urusan SEO, khusus untuk SEO On Page ini bakal mudah dilakukan. Saya sudah merangkum setidaknya ada enam faktor penting pada SEO On Page, apa saja faktor tersebut?

Judul konten yang menarik

Hal penting pertama yang bisa Anda lakukan adalah membenahi konten atau artikel. Konten sangat berpengaruh terhadap kelancaran SEO. Bagi Anda yang belum pernah menuliskan artikel, mulai sekarang coba berlatih menuliskan judul yang baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembaca agar mau untuk membaca suatu konten. Pertama adalah judul yang baik dan yang kedua adalah isi dari konten tersebut. Mungkin Anda sendiri pernah mengklik sebuah artikel karena judulnya yang menarik, bukan? Itulah hal yang harus Anda lakukan.

Sebelum menuliskan isi konten, Anda bisa mulai menuliskan beberapa judul alternatif artikel terlebih dahulu. Saya menyarankan Anda menuliskan setidaknya 3-4 judul sebelum menuliskan isi. Tips pertama adalah plilih keywords dengan benar, kemudian pilih long tail keyword atau keyword yang lebih panjang. Dari situ Anda bisa memulai menuliskan artikel sesuai dengan judul.

Perhatikan jumlah kata

Faktor penting selanjutnya adalah jumlah kata. Secara garis besar, ada dua jenis pilihan konten, yaitu long form dan short form. Untuk long form, diharuskan jumlah kata yang Anda tulis ini memiliki sampai 1000 kata. Seperti dijelaskan di awal, Google lebih melihat isi konten daripada tampak luar. Sekadar informasi, Google bisa mengetahui mana artikel yang bagus dari jumlah katanya. Logika dari Google adalah membandingkan jurnal dengan artikel biasa. Jurnal memiliki jumlah kata yang banyak dan lebih kompleks pembahasannya.

Selain long form, Anda juga harus mempunyai artikel short form. Perbedaan besar dari artikel long form dengan short form adalah di judul dan jumlah gambar. Pada artikel short form, Anda bisa membuat judul yang lebih panjang dari sebelumnya. Bahkan jika memungkinkan, Anda bisa menuliskan judul sampai dua baris. Walaupun dalam kaidah SEO ini jelek, short form artikel ini bisa memancing pembaca untuk datang agar traffic bisa lebih banyak.

(Baca juga: Memahami Perbedaan SEO On-Page dan SEO Off-Page)

Gunakan permalink sederhana

Faktor selanjutnya adalah permalink. Bagi yang tidak mengetahui apa itu permalink, ini adalah link yang ada pada URL. Jika Anda menggunakan platform WordPress, default link terdiri dari tanggal, bulan, dan tahun. Memang secara permalink, itu bisa lebih memudahkan pembaca untuk mengetahui tanggal penerbitan artikel. Tetapi ternyata secara SEO, permalink yang terlalu lengkap tidak bagus untuk SEO. Lebih baik, Anda menghilangkan permalink yang ada tulisan tanggal serta bulan.

Sistem crawl pada Google ini memang menarik. Google akan membaca permalink sesuai dengan judul, jika berbeda maka Google akan mencari permalink lain yang hubungannya lebih sama dibandingkan dengan yang lain. Untuk platform WordPress, Anda bisa mengedit permalink pada fitur setting yang ada di dalam WP-Admin.

Tambahkan gambar dan video

Selanjutnya adalah menambahkan gambar dan video. Salah satu hal utama dari pentingnya SEO On Page adalah banyaknya pembaca yang berada di dalam website serta bagaimana pembaca bisa berlama-lama di dalam website tersebut. Hal pertama yang bisa dilakukan agar pembaca Anda bisa berlama-lama di dalam website dengan menggunakan gambar dan video. Gambar akan sangat membantu pembaca berimajinasi dan membantu memahami tulisan lebih mudah.

Tidak hanya gambar, Anda juga bisa menambahkan video. Sekarang beberapa media besar sudah menambahkan video pada setiap artikelnya, harapannya adalah pembaca bisa betah dan bahkan bisa mengunjungi link lain. Tetapi ingat, video maupun gambar ini bisa membuat website Anda menjadi lebih berat dalam membuka page. Walapun begitu, Anda bisa mengecilkan ukuran gambar agar tidak terlalu berat.

Menggunakan heading dan sub judul

Selanjutnya adalah menggunakan heading dan sub judul. Heading ini berbeda dengan judul, heading adalah pokok pembahasan. Mengapa heading bakal sangat bermanfaat? Karena heading bisa membuat pembaca Anda lebih termudahkan. Misalnya Anda membahas tentang jasa cuci sepatu, Anda bisa menuliskan narasi pokok. Contohnya seperti “cara mencuci sepatu dengan benar” atau “kesalahan saat membersihkan sepatu yang harus dihindari”.

Kemudian setelah menggunakan heading, sekarang fokus ke sub judul. Untuk yang tidak mengetahui apa itu sub judul, ini sama halnya dengan poin yang ada di dalam artikel. Misalnya Anda menuliskan “5 Cara yang Tepat untuk Membersihkan Sepatu”. Tuliskan lima poin atau sub judul agar pembaca bisa lebih mudah jika dalam membaca cepat. Selain itu, sub judul juga bisa membantu jika ternyata membutuhkan beberapa poin saja yang penting.

Gunakan tema yang responsif

Poin terakhir adalah menggunakan tema yang responsif. Seperti diketahui, Google sangat mengedepankan website yang mudah diakses saat mobile. Dengan begitu, Anda harus pintar-pintar dalam memilih tema. Bahkan jika memungkinkan, Anda bisa membeli tema WordPress yang berbayar. Tetapi jika Anda tidak mempunyai banyak bujet, jangan khawatir karena tema WordPress gratis hadir dalam banyak pilihan untuk mobile yang responsif. Cukup mencari di Google dengan memasukkan keywords yang relevan. Anda bisa memilih tema yang sesuai dengan preferensi atau image brand Anda.

Itulah keenam faktor penting yang bisa Anda perhatikan untuk yang ingin fokus kepada SEO On Page. Walaupun terlihat cukup sulit, Anda bisa perlahan-lahan menerapkannya dari poin ke poin. Misalnya poin nomor 1 dan 2 bisa Anda terapkan sekarang juga. Kemudian untuk poin selanjutnya bisa Anda terapkan kemudian. Semisalnya Anda masih bingung untuk menerapkan beberapa point tersebut, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada Master SEO atau Konsultan SEO yang lebih memahami mengenai bidang SEO dengan baik.

Tara Mulya
Tara Mulya
Interested with Digital Marketing, SEO and Public Relations.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *