6 Tujuan SEO yang Bisa Anda Ketahui
November 23, 2018
Show all

9 Cara Membuat Artikel Bagi Pemula

Jika Anda mengetahui bagaimana cara menyiapkan pesta meriah dengan budget yang sedikit, mencari hotel murah saat berlibur dengan keluarga, atau mengetahui cara melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh banyak orang. Maka Anda adalah orang yang tahu bagaimana cara membuat artikel yang baik.

Jika Anda pernah menuliskan resep makanan atau tutorial DIY (Do It Yourself) pada teman-teman, ini menunjukkan kalau Anda memiliki struktur penulisan yang baik. Bagaimana cara memberi tahu kepada pembaca dan seberapa seringnya artikel itu dibaca, menjadi tanggungjawab editor atau perusahaan tempat Anda menitipkan tulisan.

Dengan kemampuan struktur yang Anda miliki, Anda dapat memimpin pembaca untuk menyelesaikan atau mengetahui hal-hal baru dan mencapai tujuan baru dengan waktu yang singkat. Lalu bagaimana cara membuat artikel jika Anda ingin memantapkan hati?

Sebagai penulis, pertama kali hal yang akan diajukan pada diri sendiri adalah ‘Apa yang harus ditulis selanjutnya?’. Jika Anda memulai untuk membuat tulisan tentang sebuah acara atau tempat, maka mulailah dengan hal yang dianggap permulaan kemudian jawabnya pertanyaan tadi secara berulang-ulang secara terus menerus. Anda juga dapat membuat peta pemikiran untuk mengetahui susunan artikel yang dibuat.

Selain itu Anda dapat mengikuti langkah-langkah yang ada pada artikel ini.

  1. Memilih topik

Saat ini di internet sudah banyak artikel tentang bagaimana cara menulis oleh orang yang tidak benar-benar mengerti bagaimana cara menulis artikel dengan baik dan memenuhi syarat. Maka pilihlah topik yang cukup menarik perhatian Anda sebagai fokus utama yang dapat dijabarkan dalam beberapa judul topik artikel. Anda juga dapat memilih artikel yang Anda kuasai dan nyaman untuk dibahas. Namun, Anda tetap harus membuat artikel tersebut unik. Contohnya, dibandingkan Anda menuliskan bagaimana caranya mendekorasi rumah, bisa saja Anda menulis bagaimana cara menghias rumah dengan gaya country dan menggunakan budget kecil.

Kemudian Anda dapat menuliskan draft kasar tentang apa yang Anda pikirkan sesuai dengan topik yang akan dibahas. Tetaplah santai, hindari hal-hal yang terlalu analistis, dan nikmati bagaimana Anda melakukan proses menulis untuk berbagi apa yang Anda ketahui. Setelah selesai, Anda akan memiliki plot artikel yang akan Anda tulis.

Atau mungkin Anda dapat melakukan brainstorming topik seperti :

  1. “Keterampilan apa yang saya miliki?”
  2. “Apakah saya sudah melakukan sesuatu yang belum banyak orang lain ketahui?”
  3. “Apa yang akan saya terima nantinya”
  4. Petakan kebutuhan pembaca

Artikel yang dibuat bisa panjang, pendek, lucu, serius, umum, atau spesifik sesuai dengan topik. Semua tergantung bagaimana Anda menuliskan topik tersebut. Coba bayangkan jika Anda adalah pembaca artikel yang akan dibuat, kemudian pilihlah tiga kata yang menggambarkan pembaca yang ingin Anda targetkan misalnya professional, pria lajang, menikah, dan lain-lain. Sebagai seorang pembaca, pertanyaan apa yang belum dijawab dari topik yang telah ditentukan tersebut?

Anda juga harus menyesuaikan artikel yang Anda buat untuk jenis pembaca tertentu. Intinya lebih spesifik. Ubah gaya tulisan Anda sesuai dengan target pembaca. Contohnya adalah sebuah artikel tentang ilmiah, anak-anak muda biasanya akan enggan membaca artikel yang panjang. Maka buatlah artikel dengan singkat dan jelas langsung ke intinya.

  1. Lakukan penelitian

Sebagai seorang peneliti, Anda dapat melakukan penelitian atas topik yang akan Anda bahas dalam artikel. Hasil penelitian yang dapat Anda masukkan dalam artikel seperti :

  • Statistik
  • Kutipan orang yang terkenal
  • Penjelasan singkat
  • Anekdot (cerita pendek dan ilustratif)
  • Kutipan atau contoh dari pembaca atau buku populer
  • Referensi media lain (film, televisi, radio)
  • Produk, alat, dan sumber daya yang bermanfaat
  • Referensi ke tempat lokal (jika berhubungan dengan lokasi)

Kumpulkan sumber-sumber penelitian yang Anda temukan tadi dan masukkan ke dalam satu folder sesuai dengan tema yang akan dibahas. Jangan lupa untuk mencantumkan link sumber tersebut untuk dimasukkan ke dalam bagian rujukan artikel. Anda dapat menggabungkan hasil riset yang ditemukan menjadi kesatuan artikel yang baru.

  1. Perketat draf Anda

Cara membuat artikel yang baik, seorang penulis harus tetap menjaga pembacanya. Hal ini menyebabkan para penulis harus memperketat draf mereka dengan menyertakan informasi penduduk baru yang dikumpulkan. Terkadang apa yang telah dilakukan pada bagian kedua dan ketiga memaksa Anda untuk memulai kebali draf yang baru atau membuat Anda merevisi apa yang sudah Anda lalui untuk melanjutkan dan mempertahankan hasi artikel sesuai dengan target pembaca.

Saat membaca artikel, coba berikan pertanyaan pada diri sendiri seperti “Apakah ini akan berhasil?” “Apa artikelnya terlalu umum?” “Apa terlalu ringan isi bacannya?” dan sebagainya. Jika menurut Anda masih ada beberapa hal yang kurang, Anda dapat menggali teknik menulis dari beberapa penulis atau artikel favorit Anda. Ini dapat membuat Anda mengetahui teknik seperti apa yang mereka miliki saat menulis artikel dan dapat Anda tiru.

  1. Buat lebih spesifik

Saat membuat artikel, Anda perlu membuat susunan yang relevan. Artikel harus terlihat menyeluruh. Tentunya Anda ingin pembaca artikel meninggalkan bacaan mereka dengan pengetahuan atau informasi yang baru.

Namun, jika tulisan Anda terlalu panjang dengan fokus ke berbagai arah maka tujuan tadi tidak akan berjalan. Jika Anda ingin membuat banyak fokus pada topik yang dikerjakan, maka Anda dapat membuat subjudul atau poin-poin sederhana seperti artikel ini. Memecah tulisan menjadi seperti ini adalah cara yang tepat untuk membahas informasi atau topik yang rumit.

  1. Berikan judul yang jelas

Sebagai penulis, Anda ingin memberi tahu pembaca tentang artikel yang Anda tulis. Pembaca memiliki aktivitas mereka sendiri, maka terkadang mereka hanya memilih membaca artikel yang memiliki judul unik. Maka cara membuat artikel yang dibaca oleh orang lain, Anda dapat membuat judul yang unik dan merangkum inti dari artikel yang ditulis. Cara membuat judul yang barus harus :

  • Berikan secara jelas apa yang ada dalam artikel.
  • Tata bahasa yang baik
  • Sampaikan inti dari isi artikel dalam sedikit kata
  • Hindari jargon yang rumit
  1. Tulis pengatar artikel

Penulisan pengantar pada artikel yang Anda buat membuat pembaca dapat memastikan isi artikel apakah sesuai dengan kebutuhan mereka. Pembaca Anda akan mencari tujuan dari artikel yang akan dibaca. Maka cobalah untuk membuat satu paragraph pengantar yang memberikan informasi tentang latar belakang dan tujuan artikel.

Salah satu cara yang biasa dipakai penulis untuk menarik rasa penasaran pembaca adalah dengan menyelipkan kalimat tanya di awal artikel seperti “Pernahkah Anda bertanya bagaimana cara menuliskan pengantar artikel yang baik?”. Ini juga baik sebagai transisi ke artikel inti.

  1. Tambahkan foto penunjang

Memberikan gambaran pada artikel yang sesuai dengan topik akan membuat artikel Anda semakin menarik. Banyak artikel saat ini yang menggunakan visual untuk memperjelas konsep tertentu. Sebuah artikel tentang membuat sebuah benda maka akan memberikan gambaran bagaimana susunan membuat benda tersebut yang diikuti dengan deskripsi teks sebagai penunjang.

Jika Anda adalah seseorang yang suka memotret atau pandai menggambar maka akan bagus jika mengambil gambar dari keahlian Anda tersebut. Jika tidak bisa melakukan keduanya Anda mungkin dapat menambah ilustrasi visual dari mesin pencarian dari google namun tetap memberikan sumber yang jelas atau Anda dapat meminta tolong rekan yang memiliki kemampuan tersebut.

  1. Baca dan lakukan revisi

Baca draf artikel yang Anda tulis kepada rekan atau teman Anda. Kemudian tanyakan padanya mereka apa yang kurang dari artikel yang Anda buat. Dengan mempertimbangkan saran dari teman atau rekan Anda, dapat menjadi acuan sendiri bagi diri Anda dalam menuliskan artikel yang baik. Anda juga dapat melihat daftar singkat ini untuk membantu mengurangi kesalahan yang Anda mungkin alami saat menulis :

  • Apakah tulisan artikel sudah cukup mendeskripsikan informasi yang dibutuhkan oleh pembaca usai menyelesaikan bacaan mereka?
  • Apakah Anda memasukkan semua informasi yang penting?
  • Apakah urutannya masuk akal?
  • Apakah Anda menggunakan kata-kata yang menunjukkan urutan seperti : pertama, selanjutnya, atau lalu?

Menulis, membaca, kemudian melakukan revisi dapat dilakukan beberapa kali hingga Anda merasa tulisan yang Anda buat sudah cukup informatif.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk mengetahui bagaimana cara membuat artikel yang sesuai dengan kebutuhan pembaca serta tetap ringan dan tidak bertele-tele.

Referensi : http://www.writersdigest.com/whats-new/write-a-how-to-article-in-6-easy-steps, https://www.wikihow.com/Write-a-How-To-Article

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *