Tujuan SEO
6 Tujuan SEO yang Bisa Anda Ketahui
November 23, 2018
Apakah Brand Memerlukan SEO
Apakah Brand Perlu SEO Untuk Menaikkan Penjualan ?
Januari 8, 2019
Show all

Langkah Demi Langkah Cara Membuat Artikel Bagi Pemula

cara membuat artikel

Jika Anda mengetahui cara menyiapkan pesta meriah dengan budget yang sedikit, mencari hotel murah saat berlibur dengan keluarga, atau mengetahui cara melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh banyak orang. Maka, Anda adalah orang yang tahu bagaimana cara membuat artikel yang baik.

Ciri artikel informasi yang baik biasanya memiliki struktur yang logis, jelas dan padat. Sebelum membuat artikel, tanyakan pada diri Anda terlebih dahulu “Apakah hal ini menjadi kebutuhan banyak orang?”, “Apa yang menjadi masalah saat ini di kalangan banyak orang saat ini?” Jika sudah menemukannya, simak penjabaran lengkap dan padat di bawah ini:

Cara Membuat Artikel

  1. Cara Memilih Topik

Internet sudah seperti jendela data dan informasi. Saat menulis tentukan objektivitas Anda, target pembaca, dan fokus topik apa yang akan Anda kembangkan. Jika Anda ingin mencari pendatang yang banyak untuk membaca artikel Anda, maka lihat trend di sekitar Anda, pilihlah bidang yang Anda kuasai dan sukai, kemudian lakukanlah analisa bagaimana artikel anda bisa menjadi solusi ataupun menarik bagi pembaca.

Anda dapat melakukan brainstorming topik seperti ini :

  • “Keterampilan apa yang saya miliki?”
  • “Apakah saya sudah melakukan sesuatu yang belum banyak orang lain ketahui?”
  • “Apa yang menjadi masalah pembaca?”
  • “Siapa yang akan membaca?”
  •  Lakukan Petakan kebutuhan pembaca
  • “Bidang apa yang berguna dan Apa yang penting untuk diketahui?”
  • “Apakah ini bisa dilakukan/ actionable?”

Kemudian Anda dapat menuliskan draft kasar poin-poin penting tentang apa yang Anda pikirkan, evaluasi dan tentukan topik, dan buatlah plot artikel yang akan Anda tulis. Pilihlah sesuatu yang Anda sukai atau merasa tertantang untuk mengulasnya.

Lalu, coba bayangkan jika Anda adalah pembaca artikel yang akan dibuat. Coba pilih tiga kata yang menggambarkan pembaca yang ingin Anda targetkan misalnya professional, pria lajang, menikah, dan lain-lain.

Selalu posisikan diri Anda sebagai pembaca. Selalu ingat seperti apa profil pembaca artikel yang Anda inginkan. Ini akan mempengaruhi gaya menulis Anda. Contohnya adalah jika sebuah artikel tentang ilmiah, anak-anak muda biasanya akan enggan membaca artikel yang panjang. Maka, buatlah artikel dengan singkat dan jelas langsung ke intinya.

  1. ATM ( Amati, Tiru dan Modifikasi )

Sebagai seorang penulis, Anda harus selalu melakukan penelitian terlebih dahulu untuk memperkaya diri dengan berbagai referensi yang up to date. Dengan pilihan topik yang Anda sudah tentukan tadi, Anda bisa mencari dan menemukan artikel yang bagus dan sesuai untuk melalukan benchmark.

Temukan polanya, dan modifikasi atau perkaya artikel Anda dengan riset supaya dipandang akurat. Hasil penelitian yang dapat Anda masukkan dalam artikel seperti :

  • Statistik
  • Kutipan orang yang terkenal
  • Penjelasan singkat
  • Anekdot (cerita pendek dan ilustratif)
  • Kutipan atau contoh dari pembaca atau buku populer
  • Referensi media lain (film, televisi, radio)
  • Produk, alat, dan sumber daya yang bermanfaat
  • Referensi ke tempat lokal (jika berhubungan dengan lokasi)

Kumpulkan dulu sumber dan data tersebut bersama linknya, lalu pilih mana saja yang relevan dengan plot dalam artikel Anda.

  1. KISS (Keep It Small & Simple)

Seorang penulis harus tetap menjaga pembacanya. Menurut data yang dari Sumo.com orang hanya akan membaca 20% artikel Anda. Lalu waktu yang biasanya dibutuhkan seseorang untuk menentukan akan membaca atau tidak adalah 15 detik. Inilah alasan mengapa memperketat draf Anda untuk tetap menjaga pembaca.

“Apakah ini akan berhasil?” “Apa artikelnya terlalu umum?” “Apa terlalu ringan isi artikel ini?” Jika menurut Anda masih ada beberapa hal yang kurang, lakukan step 2 dengan baik.

  1. Fokus pada solusi, buat lebih spesifik

Buat spesifik, jelas dan terarah. Kurangi Bahasa yang terlalu berbelit-belit. Atau jika Anda ingin membuatnya detail, maka pecahlah menjadi beberapa sub bagian, dan perhatikan setiap sub agar tidak melebihi 200 kata. Semakin spesifik dan terstruktur, maka pembaca akan semakin fokus.

  1. Berikan judul yang jelas

Sebagai penulis, Anda ingin memberi tahu pembaca tentang artikel yang Anda tulis. Perlu diingat, buatlah judul artikel yang unik, padat dan jelas. Baca Kembali artikel Anda, dan temukan satu hal yang dapat merepresentasikannya. Cara membuat judu yang bagus:

  • Tata bahasa yang baik
  • Sampaikan inti dari isi artikel dengan maks 10 kata
  • Hindari jargon yang rumit
  1. Tulis pengantar artikel

Pengantar sifatnya seperti jawaban yang memberi gambaran bahwa “Anda berada di dalam artikel yang tepat”. Biasanya sampaikan apa yang menjadi tujuan penulisan atau apa yang akan dibahas secara mendalam. Cobalah untuk membuat satu paragraph pengantar dengan kisaran 100-200 kata.

Salah satu cara yang biasa dipakai penulis untuk menarik rasa penasaran pembaca adalah dengan menyelipkan kalimat tanya di awal artikel seperti “Pernahkah..?” dan diikuti dengan konteks artikel Anda. Ini bisa membuat pembaca lebih merasa personal dengan artikel yang Anda buat. Hindari menggunakan terlalu banyak kata orang pertama pada pengantar artikel.

  1. Tambahkan foto penunjang

Visualisasi memang bisa berkomunikasi lebih mudah dan membuat suatu konsep variatif pada artikel Anda. Pilihlah foto atau gambar yang bebas dari hak cipta atau jangan lupa memberikan sumber pada foto yang Anda gunakan. Gambar atau foto dapat berupa fotografi, infografis ataupun animasi. Anda bisa cek stok-stok foto dengan resolusi tinggi di sini.

  1. Istirahat sejenak

Nah, biasanya proses membuat artikel cukup melelahkan, karena ada proses research sampai re-framing atau re-paraphrase yang Anda gunakan. Untuk itu, buatlah manajemen waktu 1 hari untuk membuat artikel dan keesokannya untuk membaca artikel tersebut. Mengapa demikian? Salah seorang researcher, Richard Chambers dari University of Melbourne membuktikan bahwa setelah beristirahat khusunya tidur, pemikiran Anda akan berubah dan memberikan pemikiran yang signifikan lebih baik. Nah, jika seperti ini kualitas penulisan dan kurasi pasti akan lebih detail. Jika tidak sempat, Anda dapat memberikannya kepada teman Anda dan mengevaluasinya.

  1. Baca dan lakukan revisi

Baca draf artikel yang Anda tulis kepada rekan atau teman Anda. Kemudian tanyakan padanya mereka apa yang kurang dari artikel yang Anda buat. Dengan mempertimbangkan saran dari teman atau rekan Anda, dapat menjadi acuan sendiri bagi diri Anda dalam menuliskan artikel yang baik. Anda juga dapat melihat daftar singkat ini untuk membantu mengurangi kesalahan yang Anda mungkin alami saat menulis :

  • Apakah tulisan artikel sudah cukup mendeskripsikan informasi yang dibutuhkan oleh pembaca usai menyelesaikan bacaan mereka?
  • Apakah Anda memasukkan semua informasi yang penting?
  • Apakah urutannya masuk akal? Bisa dilakukan?
  • Apakah Anda menggunakan kata-kata yang menunjukkan urutan seperti : pertama, selanjutnya, atau lalu?

Ini dia tips terupdate untuk menulis artikel dengan baik. Bagi Anda yang berhasil membaca sampai akhir, tentunya Anda adalah seorang kreatif dan ingin memperdalam kemampuan analisa. Menulis tidak mudah karena dibutuhkan banyak analisa dengan terstruktur.

Pernahkah, Anda berpikir kemampuan Anda bisa menjadi pundi-pundi pemasukan setiap bulannya dari menulis? Maka, bangunlah website Anda sendiri, berkreasilah dengan industri yang Anda minati dan monetisasi segera website Anda! Apakah bisa? Tentu saja, optimasi blog atau websitemu dengan keyword yang tepat agar banyak traffic masuk ke dalam websitemu. Traffic banyak? Peluang transaksi pun pasti banyak! 

Bagaimana cara mendapatkan traffic yang banyak menuju blog atau websitemu? Belajar SEO adalah solusi terbaik untuk kalian para content writer. Ingat tujuan Anda menulis adalah untuk dibaca oleh publik dan membuatnya bernilai secara materi. Ini dia ulasan dan penjelasang singkat untuk cara membuat artikel yang baik dan benar. Semoga bermanfaat!

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

18 Comments

  1. Bima Lasakti berkata:

    Terima kasih. Sangat bermanfaat.

  2. Bima Lasakti berkata:

    Terima kasih. Sangat bermanfaat sekali.

  3. dharma berkata:

    wach bagus…sangat bermanfaat…

  4. yanti berkata:

    terimakasih
    🙂

  5. dani berkata:

    makasih sangat bermanfaat 🙂

  6. Tubet berkata:

    Penjelasanya sangat gamblang dan mudah di mengerti untuk pemula seperti saya

  7. MauBusiness berkata:

    Hmm, masih potensial untuk digeser

  8. Dwiky berkata:

    Wah sangat bermanfaat sekali dan juga sangat berguna

  9. Argensyah berkata:

    Trima kasih,sangat brmanfa’at

  10. Nakur berkata:

    Bagus dan lengkap artiklnya sangat memnbatu bagi saya yg pemula. Bisa buat contoh dan refrensi bagus saya nulis….Thanks

  11. Nakur berkata:

    Bagus dan lengkap artiklnya sangat memnbatu bagi saya. Bisa buat contoh bagis saya nulis. Izin copy artikelnya untn panduan.Thanks

  12. cholisa rosanti berkata:

    trimakasih. sangat bermanfaat

  13. RESTIANDINI berkata:

    wah sangat bermanfaat , 🙂

  14. windy berkata:

    Ya terkadang sulit juga membuat artikel yang lugas tanpa bertele-tele itu.. Terima kasih panduannya gan..

  15. Eko Nuryadi berkata:

    Sangat membantu bagi saya. Bisa jadi insprasi dalam membuat tulisan saya. Izin copy artikelnya untuk panduan.matur nuwun

  16. Hanya Pengagum berkata:

    Thank infonya sangat bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *