5 Bahaya Menggunakan Black Hat SEO dalam Bisnis

Pengguna SEO yang masih baru biasanya berfokus pada cara-cara mendatangkan arus pengunjung sebanyak mungkin ke website mereka, terutama jika terkait bisnis. Akan tetapi, jika tidak waspada, cara-cara ini bisa bermuara pada metode black hat SEO. Menggunakan metode ini, baik sengaja maupun tidak, bisa bermuara pada turunnya reputasi situs dan bahkan penalti.

Kenali apa itu metode black hat dan dampaknya jika Anda menggunakannya!

Definisi Black Hat SEO

Black hat adalah strategi SEO yang bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan ke website menggunakan cara-cara yang tidak etis atau tidak sesuai kaidah. Metode ini menggunakan beragam teknik manipulasi agar sebuah situs bisa mencapai peringkat tinggi di hasil pencarian secara instan.

Black hat SEO seringkali mengorbankan berbagai hal demi peringkat, bahkan aspek penting seperti pengalaman pengguna situs alias user experience (UX). Pelaku praktik ini juga berpotensi mengganggu para pelaku SEO yang mengikuti kaidah karena merebut posisi yang pantas mereka dapatkan. Praktik ini membuat mesin pencari seperti Google menerapkan sistem pengawasan dan penalti yang semakin ketat. 

Contoh Metode Black Hat 

Beberapa jenis metode black hat termasuk terang-terangan dan terlihat langsung oleh pengguna situs, sedangkan metode lain lebih tersamar tetapi berdampak buruk dalam jangka panjang.

Inilah beberapa contoh metode black hat agar Anda bisa menghindarinya:

1. Keyword Stuffing

Pernahkah Anda mengunjungi situs yang kontennya terasa janggal saat dibaca? Mungkin salah satu penyebabnya adalah keyword stuffing, yaitu praktik menyelipkan kata kunci berlebihan tanpa memperhatikan relevansinya terhadap konten dan teknik penulisan. Cara ini bertujuan membawa konten ke halaman teratas hasil pencarian Google lewat penggunaan keyword berlebihan.

Baca Juga: Keyword Stuffing Bukanlah Hal Yang Baik Untuk SEO Anda

Metode ini begitu jelas sehingga pengunjung situs yang tidak paham teknik SEO sekalipun akan bisa mendeteksinya. Ciri konten seperti ini adalah penyelipan kata-kata yang terlihat tidak natural dan terus berulang-ulang. 

2. Tautan Tersembunyi

Tautan tersembunyi (hidden links) adalah praktik menyembunyikan tautan dengan berbagai cara, seperti menggunakan warna yang sama dengan latar belakang, menyelipkan tautan di tempat yang tidak wajar, atau menggunakan huruf berukuran 0 sehingga pengunjung bisa mengeklik tautan tanpa sengaja.

Cara ini manipulatif karena membuat pengunjung situs mengeklik tautan yang tidak berhubungan dengan konten. Selain merusak user experience, tautan tersembunyi juga merupakan pelanggaran dalam aturan Google.

Baca Juga: Hindari Penalti Google yang Bisa Merugikan Bisnis Anda

3. Spam di Kolom Komentar

Pernahkah Anda melihat komentar aneh yang sepertinya tidak berhubungan dengan konten, dan berujung menawarkan produk atau tautan aneh di kolom komentar? Hal ini juga termasuk black hat karena memanfaatkan area yang tidak langsung terlihat: kolom komentar.

 Jasa SEO

4. Konten Tersembunyi

Sama seperti tautan tersembunyi, konten tersembunyi (hidden content) memanipulasi pembaca dengan menyelipkan tulisan tak terlihat di halaman situs. Tulisan ini disembunyikan dengan berbagai cara, misalnya menggunakan warna teks yang sama dengan latar belakang.

Konten tersembunyi tidak selalu diciptakan oleh pemilik situs. Terkadang, konten tersembunyi muncul karena faktor luar. Misalnya, Anda mungkin tanpa sengaja menerbitkan tulisan dari tamu (guest post) yang mengandung konten tersembunyi. Peretas juga bisa memanipulasi situs Anda dan menyelipkan konten tersembunyi, praktik yang disebut parasite hosting.

5. Plagiarisme dan Konten Daur Ulang

Plagiarisme dan konten daur ulang alias spinning merupakan teknik black hat terkait konten yang masih sering muncul walau pengguna internet sudah semakin kritis. Plagiarisme adalah tindakan menjiplak konten orang lain tanpa izin, sedangkan spinning adalah teknik penerbitan konten yang sama berulang kali dengan hanya sedikit modifikasi untuk membuatnya terlihat berbeda. 

Baca Juga: Jenis-jenis Plagiarisme yang Sering Dilakukan

Konten daur ulang sebenarnya tidak separah plagiarisme dan bisa Anda lakukan dengan batas tertentu, tetapi praktik ini akan menurunkan kualitas konten internet. Hal ini membuat Google ikut menerapkan pengawasan terhadap praktik penulisan konten daur ulang.

6. Link Buying

Sesuai namanya, praktik ini melibatkan pembelian tautan untuk diselipkan di situs milik pihak lain. Hal ini berbahaya karena Google bisa mendeteksi jika tautan yang Anda selipkan tidak natural atau merupakan hasil pembelian, bukan sumber alami. Pihak yang menjual jasa penjualan tautan juga biasanya cenderung diawasi oleh Google karena mencurigakan. Jika Anda membeli tautan dari mereka, reputasi situs akan ikut jatuh.

Keenam metode ini belum mencakup semua teknik black link, tetapi pada dasarnya, metode yang bersifat instan, manipulatif, dan tidak melibatkan peningkatan kualitas konten patut Anda hindari.

5 Bahaya Menggunakan Black Hat SEO

Menggunakan teknik black hat mungkin bisa membawa situs Anda ke peringkat atas, tetapi hal itu biasanya tidak bertahan lama. Ada beberapa risiko ketika Anda menggunakan metode black hat

1. Tingkat Kepercayaan Pengguna yang Menurun

Apa yang akan terjadi jika konten Anda tidak nyaman dibaca karena praktik black hat? Pengguna internet akan memberi situs Anda cap buruk. Tingkat kepercayaan akan menurun drastis dan mereka mungkin akan menyebarkan keburukan situs Anda ke orang lain. Teknik yang tidak etis mungkin menarik banyak kunjungan di awal, tetapi hasilnya tidak akan bertahan lama.

Hal serupa juga akan terjadi jika pengguna internet mencari informasi dengan mengetik kata kunci di Google, tetapi mendapat referensi ke situs yang menggunakan teknik SEO ilegal. Mereka tidak akan lagi percaya pada nama situs Anda karena informasi yang tersaji tidak memuaskan mereka.

2. Kesulitan dalam Mengembangkan Bisnis

Kemampuan mengelola situs dengan konten berkualitas adalah kunci mengelola dan mengembangkan bisnis sukses. Teknik black hat hanya mendatangkan hasil jangka pendek sebelum mesin pencari seperti Google mendeteksinya. Hal ini akan merusak kemampuan Anda untuk mempromosikan dan mengembangkan bisnis secara daring.

3. Merusak User Experience (UX)

Pengalaman pengguna alias user experience (UX) kini menjadi faktor penting bagi Google untuk menyeleksi praktik ilegal oleh pemilik situs. Melonjaknya praktik black hat yang semakin kreatif membuat Google selalu mencari cara untuk menambal kelemahan dalam sistem deteksinya. UX kini menjadi salah satu prioritas dalam menentukan kualitas sebuah situs.

Jika Anda menggunakan teknik black hat, Anda pasti akan mengorbankan UX karena metode yang tidak alami. Hal ini akan terdeteksi oleh Google, terutama jika ada banyak laporan keluhan yang masuk dari pengunjung situs Anda.

4. Penurunan Peringkat di Halaman Hasil Pencarian

Lupakan teknik black hat jika tujuan Anda adalah peringkat tinggi di hasil pencarian. Situs Anda justru akan mengalami penurunan peringkat. Hal ini karena Google menerapkan sistem deteksi dan penalti terhadap situs bandel. 

Baca Juga: Penyebab Traffic Website Turun yang Umum Terjadi

5. Situs Menghilang dari Mesin Pencari

Apa yang lebih parah dari penurunan peringkat? Situs Anda menghilang dari hasil pencarian di Google walau sudah menggunakan kata kunci populer. Hal ini merupakan penalti untuk situs yang terus mengulangi teknik black hat atau menggunakannya dengan cara yang mengganggu banyak pengguna secara berlebihan. 

Kesimpulannya? Hindari teknik black hat! Anda bisa menggunakan jasa profesional seperti ToffeeDev untuk meningkatkan peringkat situs di Google menggunakan metode tepercaya. Paduan strategi white hat dan konsultasi profesional akan memberi situs Anda hasil terbaik di halaman hasil pencarian Google.Meningkatnya metode yang tidak etis membuat Google meningkatkan pengawasan dan strategi deteksi. Jika Anda ingin menjaga kualitas situs dan mengembangkan reputasi bisnis, pastikan hanya menggunakan metode etis untuk kepentingan SEO. Jika Anda membutuhkan dukungan strategi SEO yang tepat sasaran dan sesuai target bagi bisnis, jangan ragu untuk menghubungi Pakar SEO dan Master SEO ToffeeDev sekarang juga.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat