Memahami Apa Itu Marketing Mix

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Apa itu marketing mix? Istilah ini merujuk pada sekumpulan variabel pemasaran yang dimanfaatkan demi meraih tujuan pemasaran sesuai target pasar yang diinginkan. Secara singkat bauran pemasaran memadukan beberapa unsur dalam penjualan suatu produk/jasa pada konsumen.

Apa itu Marketing Mix?

Konsep besar yang perlu Anda garisbawahi lebih dulu adalah bagaimana menentukan ketepatan produk, waktu, tempat, dan harga. Sejumlah elemen promosi juga bisa Anda maksimalkan agar bisa meraih target penjualan yang direncanakan.

Seiring perkembangan zaman, elemen marketing mix tidak lagi berkutat pada 4P saja: product, place, price, dan promotion. Kini dunia bisnis lebih familiar dengan marketing mix 7P. Booms dan Bitner, pencetus konsep ini, menambahkan tiga elemen penting: process, people, dan physical evidence. 

Mari simak ulasan tujuh elemen marketing mix di bawah ini. 

1. Product

Mengacu pada segala sesuatu yang diproduksi, baik produk maupun jasa, serta dapat ditawarkan dan dijual pada pelanggan. Bukan hanya produk fisik, era digital membuat aneka produk virtual kian dicari banyak orang, seperti langganan aplikasi streaming video dan aplikasi berbayar. 

Kuncinya terletak pada riset untuk mengetahui kebutuhan pasar. Bagaimanapun berbisnis bukan soal menjual gagasan cemerlang Anda, tetapi soal memahami dan memberi solusi atas kebutuhan konsumen yang membentuk permintaan pasar.

Baca Juga : Mengapa Perlu Melakukan Riset Pemasaran?

2. Price

Menentukan harga produk/jasa harus mempertimbangkan banyak hal, terutama uang dan waktu yang Anda keluarkan saat proses produksi. Kemudian, harga itu mesti sepadan dengan manfaat yang akan diperoleh konsumen nanti. Pendek kata, harga adalah tentang bagaimana calon pembeli potensial berpikir harga yang ia bayarkan sebanding dengan apa yang ia nikmati alias worth it.

3. Place 

Pengertian elemen ini bergeser ke saluran distribusi, yakni aktivitas yang dijalani produsen agar produk/jasa bisa sampai ke tangan konsumen dengan mudah. Faktor ketepatan waktu dan tempat, ketersediaan produk, dan kemudahan akses harus jadi perhatian Anda. 

4. Promotion

Promosi tidak hanya sekadar menjual barang saja. Poin penting promosi ada pada upaya membujuk atau mendorong konsumen dan calon konsumen agar mau membeli maupun menggunakan produk/jasa yang Anda tawarkan. Maka, promosi akan melibatkan tiga elemen ini, yaitu public relation, salesperson, dan periklanan.

Baca Juga : Jenis-jenis Promosi Dalam Dunia Bisnis

5. People

Harus diakui persaingan bisnis yang ketat kadang tidak hanya berkutat pada kompetisi produk saja. Namun, juga menyoroti kualitas sumber daya manusia atau SDM di balik pembuatan produk/jasa tersebut. Urusan SDM menyasar hampir semua bagian penting bisnis, dari bagian produksi, penjualan dan pemasaran, sampai layanan purnajual.

Maka, merekrut SDM jadi kunci penting untuk memastikan roda kereta bisnis Anda tetap melaju di rel yang benar. Coba identifikasi kompetensi apa yang Anda butuhkan demi bisa mendapat orang yang tepat di posisi dan waktu tepat pula. Ingat bahwa SDM berkualitas juga menjadi reputasi dan potret bisnis sehingga konsumen pun percaya pada Anda

6. Process

Urutan kejadian atau aktivitas yang berkaitan satu sama lain guna mengubah input menuju output. Proses ini bisa saja menjadi tanggung jawab mesin maupun manusia dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah dimiliki. 

Oleh karena itu, pembuatan SOP terstruktur dan terstandar akan mempermudah Anda mengelola bisnis. Padukan dengan kontinuitas, kesabaran, dan konsistensi sehingga bisnis Anda bisa berkembang lebih besar lagi.

7. Physical Evidence

Elemen ini tidak dibatasi pada produk fisik atau bangunan tempat berjualan fisik saja. Bukti fisik hadir dalam rupa beragam. Sebut saja, logo dan kemasan, flyer iklan, souvenir, layanan pelanggan atau customer service, situs resmi, hingga kerja sama event.

Baca Juga : Kenapa Bisnis Anda Membutuhkan Logo?

Terkait bukti fisik, Anda perlu menaruh perhatian pada upaya membangun kesan pertama yang kuat. Calon konsumen akan lebih tertarik pada produk/jasa yang ditawarkan jika Anda bisa mengemasnya dengan baik. Maka, elaborasi tiap elemen visual yang akan dinikmati konsumen jadi salah satu faktor penentu keberhasilan strategi pemasaran Anda.
Meski memahami apa itu marketing mix relatif mudah, eksekusi di lapangan tidak selalu demikian. Lebih baik Anda percayakan saja urusan ini pada digital marketing agency andal seperti ToffeeDev.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post