Apa itu A/B Testing dalam SEM? Bagaimana Cara Melakukannya?

apa itu A B testing dalam SEM

Salah satu langkah yang tidak boleh dilewatkan sebelum melakukan teknik Search Engine Marketing (SEM) adalah A/B testing. A/B testing merupakan metode yang penting dalam mengoptimalkan landing page. Dalam metode ini, Anda bisa membandingkan dua atau lebih versi landing page serta mengukur kinerjanya. Sebenarnya, apa itu A/B testing dalam SEM? Langsung simak saja pembahasan lengkapnya di artikel ini.

Apa itu A/B Testing?

A/B testing adalah metode pembandingan dua versi yang berbeda dari halaman yang akan ditampilkan, baik halaman website, iklan, email marketing, pop-up, atau landing page untuk melihat tingkat efektivitasnya. Contohnya, Anda hendak membandingkan dua iklan Google yang berbeda untuk melihat iklan yang lebih banyak menghasilkan pembelian. 

Mengapa A/B testing diperlukan dalam SEM? Singkatnya, SEM merupakan metode pemasaran yang berbayar (paid marketing) sehingga lebih berisiko daripada SEO atau pemasaran organik lainnya. A/B testing merupakan langkah pengujian agar Anda bisa menampilkan iklan terbaik dan tentunya disukai pengguna. Tidak hanya itu, Anda juga mendapatkan penilaian objektif dari A/B testing.

banner

Cara Melakukan A/B Testing dalam SEM

Pertanyaannya, bagaimana cara melakukan A/B testing dalam SEM? Lakukan saja lima langkah di bawah ini. 

1. Menentukan Halaman yang akan Diuji

Sebelum memulai A/B testing, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan halaman yang akan diuji. Halaman tersebut bisa berupa landing page, halaman produk, iklan, atau elemen lainnya dalam kampanye SEM Anda. Pilih halaman yang ingin dioptimalkan dan fokuskan pada tujuan yang ingin dicapai, seperti meningkatkan konversi, klik, atau revenue.

2. Menentukan Variabel yang akan Diuji

Setelahnya, tentukan variabel yang ingin diuji. Variabel ini bisa berupa elemen desain, teks, call-to-action, posisi, warna, atau faktor lain yang mempengaruhi kinerja halaman. Contohnya, Anda dapat menguji dua versi judul yang berbeda atau dua layout landing page yang berbeda.

3. Membuat Dua Versi Halaman yang Berbeda

Berikutnya, buat dua versi halaman yang berbeda berdasarkan variabel tersebut. Pastikan perbedaan antara kedua versi cukup signifikan untuk memungkinkan perbandingan yang jelas. Contohnya, jika Anda ingin menguji judul iklan, pastikan judulnya benar-benar berbeda antara kedua versi halaman.

Baca Juga: Apa itu A/B Testing? Cara Tepat Tingkatkan Conversion Rate Website

4. Melakukan A/B Testing

Saat melakukan A/B testing, Anda perlu membagi pengunjung secara acak ke kedua versi halaman yang berbeda. Langkah ini berguna agar setiap versi halaman diuji oleh kelompok pengunjung yang representatif. Selain itu, Anda juga mendapatkan hasil yang seimbang dan tidak bias di antara keduanya. Gunakan alat atau platform A/B testing yang dapat membantu Anda dalam mengelola dan melacak hasil dari pengujian. Tetapkan batas waktu untuk periode pengujian ini.

5. Menganalisis Hasil dan Membuat Keputusan

Apabila Anda merasa sudah mendapatkan cukup banyak pengunjung atau waktu pengujian sudah selesai, lakukan analisis hasil A/B testing. Perhatikan metrik kinerja yang relevan untuk menilainya, seperti tingkat konversi, jumlah klik, atau revenue yang dihasilkan. Identifikasi versi halaman yang memberikan hasil yang lebih baik sesuai tujuan kampanye yang telah ditetapkan. Berdasarkan analisis ini, buat keputusan tentang versi halaman yang akan diimplementasikan dan melakukan perbaikan berkelanjutan.

Setelah memahami apa itu A/B testing dalam SEM, Anda pasti mempertimbangkan metode ini ketika hendak meluncurkan sebuah iklan. Tentunya dibutuhkan tools dan keahlian yang memadai agar proses A/B testing berjalan lancar. Jangan khawatir, Anda bisa bekerja sama dengan ToffeeDev dan menggunakan Jasa Google Ads.

Tidak hanya proses A/B testing, kami juga turun tangan dalam proses pengerjaan kampanye untuk bisnis Anda. Hubungi kami segera agar kami dapat membantu meningkatkan keberhasilan iklan Anda bersama ToffeeDev!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top