Apa itu Overtime? Bagaimana Dampaknya di Dunia Kerja?

overtime adalah

Overtime adalah hal yang biasa terjadi di banyak perusahaan di Indonesia. Tuntutan kinerja yang semakin tinggi membuat banyak pekerja harus bekerja lebih lama dari jam kerja normal. Walaupun terlihat menguntungkan bagi perusahaan dan pekerja, tetapi ternyata lembur juga memiliki dampak negatif yang cukup besar terhadap kesehatan dan produktivitas kerja. 

Artikel ini akan membahas pengertian overtime dan bagaimana kegiatan ini berdampak pada dunia kerja Anda. Mari kita simak bersama ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Overtime?

Apa itu Overtime

Photo by Andrea Piacquadio: https://www.pexels.com/photo/confused-businessman-checking-time-on-wristwatch-3760810/

Overtime adalah waktu kerja yang melebihi jam kerja normal yang telah ditentukan oleh perusahaan. Jam kerja normal biasanya berkisar antara 8-9 jam per hari atau 40-45 jam per minggu. 

Overtime bisa terjadi karena adanya pekerjaan yang masih belum selesai dan harus diselesaikan secepat mungkin atau karena adanya tuntutan dari atasan untuk menyelesaikan proyek dalam waktu yang singkat. Meskipun memang terkadang diperlukan, namun banyak dampak yang harus diperhatikan ketika bekerja lembur secara terus-menerus.

Dampak Overtime di Dunia Kerja

Overtime adalah sebuah pisau bermata dua. Di satu sisi, Anda bisa merasakan dampak positifnya untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. Namun di sisi lainnya, kegiatan ini bisa memberikan dampak yang negatif dan tentu saja harus dihindari. Simak informasi dari kedua dampak tersebut di bawah ini.

1. Dampak Positif Overtime

Overtime, atau kerja lembur, bisa memberikan dampak positif bagi dunia kerja. Berikut ini adalah 5 dampak positif overtime di dunia kerja:

a. Meningkatkan Produktivitas

Kerja lembur atau overtime bisa membuat karyawan menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai pada jam kerja biasa. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan perusahaan secara keseluruhan.

b. Meningkatkan Pendapatan

Biasanya, karyawan yang kerja lembur dibayar lebih tinggi daripada jam kerja biasa. Hal ini bisa membuat karyawan dapat meningkatkan pendapatan mereka dan memperbaiki kondisi keuangan mereka.

Baca Juga: Malware Adalah: Pengertian, Jenis, Dan Cara Mengatasinya

c. Menunjukkan Komitmen

Jika karyawan bersedia melakukan kerja lembur, maka mereka telah menunjukkan komitmen kerja yang lebih besar dibandingkan rekan-rekan lainnya. Hal ini juga dapat membantu karyawan untuk meningkatkan reputasi mereka di tempat kerja.

d. Mempercepat Proyek

Jika ada proyek yang harus selesai dalam waktu singkat, maka kerja lembur bisa membantu mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk memenuhi tenggat waktu dan menjaga reputasi mereka di mata klien dan pelanggan.

e. Peluang Karir

Jika karyawan sering melakukan kerja lembur, Kesempatan untuk dapat membuka peluang karir yang lebih baik di masa depan terbuka lebar. Hal ini dapat membantu karyawan untuk naik jabatan atau mendapatkan promosi yang lebih baik di perusahaan.

2. Dampak Negatif Overtime

Meskipun kerja lembur dapat memberikan manfaat bagi dunia kerja, karyawan yang sering melakukan overtime juga dapat memberikan dampak negatif bagi dirinya sendiri maupun perusahaan. Berikut ini adalah 5 dampak negatif overtime di dunia kerja:

a. Menurunkan Produktivitas

Jika karyawan terlalu sering melakukan kerja lembur dalam jangka waktu yang lama, mereka dapat mengalami kelelahan dan stres yang berdampak pada menurunnya produktivitas mereka. Hal ini juga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental karyawan.

b. Meningkatkan Biaya Operasional

Kerja lembur dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan, terutama jika karyawan meminta bayaran yang lebih tinggi. Hal ini juga dapat berdampak pada pengeluaran perusahaan yang lebih besar.

Baca Juga: Firewall Adalah: Definisi, Jenis, dan Fungsinya

c. Meningkatkan Risiko Kecelakaan

Karyawan yang terlalu lelah atau stres karena kerja lembur dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Hal ini dapat berdampak pada keselamatan karyawan dan juga mempengaruhi produktivitas perusahaan.

d. Menurunkan Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pribadi

Jika karyawan terlalu sering melakukan kerja lembur, hal itu dapat mengganggu keseimbangan antara kehidupan dunia kerja dan pribadi mereka. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan hubungan pribadi karyawan.

e. Meningkatkan Risiko Burnout

Jika karyawan terus menerus melakukan kerja lembur, hal itu dapat meningkatkan risiko burnout, yaitu keadaan seseorang yang merasa lelah secara fisik dan emosional, serta kehilangan minat dan motivasi untuk melakukan pekerjaan mereka. Hal ini dapat berdampak negatif pada kinerja karyawan dan kesehatan mental mereka.

Cara Menghitung Overtime

Menghitung Overtime

Jika dirasa overtime adalah kegiatan yang dapat membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan tertentu, maka hal ini harus dilakukan dalam aturan tertentu. Anda harus tahu bagaimana cara menghitung overtime agar jelas dari segi perhitungannya. Tentu saja informasi ini juga harus dipahami pihak perusahaan. Lantas bagaimana cara menghitungnya? 

1. Tentukan Jam Kerja Reguler

Hitunglah berapa jam kerja reguler per hari atau per minggu yang telah ditentukan oleh perusahaan. Contohnya, jam kerja reguler per hari adalah 8 jam dan per minggu adalah 40 jam.

2. Tentukan Batas Waktu Overtime

Perusahaan juga menentukan batas waktu atau jumlah jam kerja tambahan yang dapat dilakukan sebagai overtime. Contohnya, batas waktu overtime per hari adalah 2 jam dan per minggu adalah 10 jam.

3. Hitung Total Jam Kerja

Hitunglah total jam kerja yang telah dilakukan oleh karyawan dalam sehari atau seminggu. Misalnya, total jam kerja pada hari itu adalah 10 jam.

4. Hitung Jam Kerja yang Melebihi Batas Waktu Reguler

Hitunglah jam kerja yang melebihi batas waktu kerja reguler. Dalam contoh di atas, karyawan telah bekerja selama 10 jam pada hari itu dan jam kerja reguler adalah 8 jam. Oleh karena itu, karyawan telah bekerja selama 2 jam overtime.

5. Hitung Upah Overtime

Hitunglah upah yang diterima oleh karyawan untuk jam kerja overtime. Besaran upah overtime bisa berbeda dengan upah pada jam kerja reguler. Contohnya, upah overtime dapat diberikan dengan rate 1,5 atau 2 kali upah per jam pada jam kerja reguler.

Baca Juga: Cara Mengukur Share of Voice Dalam Digital Marketing

Kesimpulan

Pemilik bisnis harus memahami konsep overtime atau lembur di dunia kerja, karena hal ini berkaitan dengan kebijakan dan aturan perusahaan yang dapat memengaruhi produktivitas dan kepuasan karyawan. Selain itu, pemahaman yang baik tentang overtime dapat membantu pemilik bisnis dalam pengambilan keputusan tentang waktu kerja karyawan dan membantu mereka memastikan bahwa perusahaan mematuhi aturan dan peraturan yang berlaku.

Pemahaman tentang overtime juga penting karena dapat membantu pemilik bisnis dalam mengelola biaya produksi dan upah karyawan. Jika perusahaan tidak mengelola overtime dengan baik, maka biaya produksi dan upah karyawan dapat meningkat secara signifikan. Sebaliknya, jika perusahaan mengelola overtime dengan baik, maka biaya produksi dapat ditekan dan karyawan dapat merasa dihargai karena perusahaan memperhatikan waktu kerja mereka.

Selain itu, pemahaman yang baik tentang overtime juga dapat membantu pemilik bisnis dalam membangun budaya kerja yang positif dan mendukung di perusahaan. Jika perusahaan menghargai waktu dan usaha karyawan dan memperhatikan keseimbangan porsi kehidupan, maka karyawan dapat merasa lebih termotivasi, produktif, dan bahagia dalam bekerja. 

Seperti halnya pemeliharaan produktivitas karyawan untuk efisiensi roda bisnis perusahaan, Anda juga harus kebutuhan bisnis lainnya, seperti strategi pemasaran digital yang efisien. Namun, di zaman yang sangat kompetitif ini, menyusun strategi pemasaran digital tidaklah semudah itu.

Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan Digital Marketing Agency seperti Toffeedev untuk menyusun strategi pemasaran yang jitu dan aplikatif. Sebagai salah satu Digital Marketing Agency Indonesia di Jakarta, Toffeedev siap membantu Anda dalam mengembangkan situs web, dan membantu Anda untuk merencanakan dan menerapkan strategi Digital Marketing terbaik yang tepat sasaran, dan mencapai tujuan bisnis Anda.

Tunggu apa lagi, mari mulai mendigitalkan bisnis Anda bersama Toffeedev. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top