Sales Force : Pengertian, Jenis, dan Tugasnya

sales force adalah

Dalam dunia bisnis, sales force sangat berperan penting dalam seluruh kegiatan penjualan. Tanpa adanya penjualan yang mencukupi, bisnis tidak akan bisa bertahan. Faktor yang sangat mempengaruhi penjualan dalam bisnis adalah kualitas dari sales force. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang sales force, termasuk pengertian, jenis, dan tugas-tugasnya. Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Sales Force?

Photo by RODNAE Productions: https://www.pexels.com/photo/real-estate-agent-in-black-coat-discussing-an-ownership-agreement-to-a-couple-inside-the-office-8293651/

Sales force adalah kelompok orang yang bertanggung jawab untuk menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan. Mereka bertindak sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan. 

Perannya yang penting sebagai jembatan antara perusahaan dan pelanggan dapat membantu perusahaan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan memperluas basis pelanggan. Layanan pelanggan yang baik dari sales force juga dapat meningkatkan kepuasan dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Selain itu, sales force juga dapat memberikan umpan balik (feedback) dan informasi dari pelanggan kepada perusahaan. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produk atau jasa yang ditawarkan dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Dalam bisnis yang kompetitif, sales force yang handal dan terampil sangat penting untuk memenangkan persaingan dan mempertahankan posisi pasar. Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan sales force dengan baik untuk mencapai keberhasilan bisnis.

Jenis-Jenis Sales Force

Bertindak sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan, sales force itu sendiri memiliki beberapa jenis sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan. Jenis-jenis sales force ini terdiri dari:

  1. Sales Force Internal: Sales force yang dipekerjakan secara langsung oleh perusahaan dan bekerja di dalam perusahaan untuk menjual produk atau jasa.
  2. Sales Force Eksternal: Sales force yang tidak dipekerjakan secara langsung oleh perusahaan, tetapi bekerja sebagai agen atau kontraktor independen untuk perusahaan.
  3. Sales Force Hybrid: Sales force yang merupakan kombinasi dari sales force internal dan eksternal, yang memiliki karyawan internal dan agen eksternal yang bekerja sama untuk menjual produk atau jasa perusahaan.

Cara Kerja Sales Force

Sales force bekerja dengan cara menjual produk atau jasa dari perusahaan kepada pelanggan. Berikut adalah beberapa langkah atau cara kerja sales force:

1. Memahami Produk atau Jasa

Sales force harus memahami produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Mereka harus mengetahui keunggulan, manfaat, fitur, dan spesifikasi produk atau jasa tersebut.

2. Mencari Prospek

Sales force harus mencari prospek atau calon pelanggan yang membutuhkan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Mereka dapat melakukan survei, memperluas jaringan, atau menggunakan database pelanggan untuk mencari prospek.

3. Menjalin Hubungan

Setelah menemukan prospek, sales force harus menjalin hubungan dengan mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan mengirimkan email, melakukan panggilan telepon, atau melakukan pertemuan tatap muka.

Baca Juga: Sales promotion: Pengertian, Tujuan, dan Cara Menyusunnya

4. Mempresentasikan Produk atau Jasa

Sales force harus mempresentasikan produk atau jasa secara efektif kepada prospek. Mereka harus menjelaskan keunggulan dan manfaat produk atau jasa tersebut dan menjawab pertanyaan dari prospek.

5. Negosiasi

Setelah mempresentasikan produk atau jasa, sales force harus melakukan negosiasi dengan prospek. Mereka harus menawarkan harga dan kondisi pembelian yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran prospek.

Baca Juga: 18 Rekomendasi Social Listening Tools yang Cocok Untuk Bisnis Anda

6. Menutup Penjualan

Setelah negosiasi selesai, sales force harus menutup penjualan dengan cara membuat kontrak atau pesanan dari prospek. Mereka harus memastikan bahwa semua persyaratan dan ketentuan sudah disepakati dan diisi dengan benar.

7. Menjaga Hubungan dengan Pelanggan

Setelah penjualan selesai, sales force harus menjaga hubungan dengan pelanggan. Mereka harus memberikan layanan pelanggan yang baik dan menjawab pertanyaan atau masalah yang timbul dari pelanggan.

Pentingnya Sales Force di Perusahaan

Photo by Kindel Media: https://www.pexels.com/photo/men-in-dress-shirt-in-front-of-a-house-7578895/

Sales force merupakan salah satu elemen penting dalam keberhasilan suatu perusahaan. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa sales force sangat penting dalam perusahaan:

1. Menjembatani Perusahaan dengan Pelanggan

Sales force berperan sebagai jembatan antara perusahaan dan pelanggan. Mereka membantu perusahaan untuk memasarkan produk atau jasa dan memberikan layanan pelanggan yang baik. Dalam menjual produk atau jasa, sales force dapat membantu perusahaan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan memperluas basis pelanggan.

2. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Layanan pelanggan yang baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Sales force dapat membantu perusahaan dalam memberikan layanan yang baik dengan cara memberikan informasi yang akurat dan membantu pelanggan dalam memilih produk atau jasa yang tepat untuk mereka.

Baca Juga: Sales Marketing : Arti, Tujuan, dan Tugasnya

3. Memberikan Umpan Balik dan Informasi Pelanggan

Sales force dapat memberikan umpan balik (feedback) dan informasi dari pelanggan kepada perusahaan. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produk atau jasa yang ditawarkan dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif.

4. Meningkatkan Penjualan

Sales force merupakan ujung tombak dalam penjualan produk atau jasa perusahaan. Keterampilan dan kemampuan yang baik, sales force dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan penjualan dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

5. Meningkatkan Keunggulan Bersaing

Sales force yang handal dan terampil dapat menjadi keunggulan bersaing perusahaan. Sales force yang baik, perusahaan dapat memenangkan persaingan dan mempertahankan posisi pasar.

Dalam bisnis yang kompetitif, perusahaan harus memperhatikan rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan sales force dengan baik untuk mencapai keberhasilan bisnis. Sales force yang handal dan terampil dapat menjadi aset berharga bagi perusahaan dan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Selain kehadiran sales force yang membantu kegiatan pemasaran bisnis, tentu tidak akan terlepas juga dari pemasaran digital yang sama pentingnya. Oleh karena itu, para pemilik usaha dapat memanfaatkan Digital Marketing Agency seperti Toffeedev untuk menyusun strategi pemasaran yang jitu dan aplikatif.

Sebagai salah satu Digital Marketing Agency Indonesia di Jakarta, Toffeedev siap membantu Anda dalam mengembangkan situs, dan membantu Anda untuk merencanakan dan menerapkan strategi Digital Marketing terbaik yang tepat sasaran, dan mencapai tujuan bisnis Anda.

Tunggu apa lagi, mari mulai mendigitalkan bisnis Anda bersama Toffeedev. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Share this post :

Scroll to Top
WhatsApp chat