4 Fungsi Plugin, Jenis, dan Contohnya

fungsi plugin

Pernahkah mendengar istilah plugin WordPress? Plugin WordPress adalah sebuah alat yang dapat ditambahkan ke situs WordPress untuk menambahkan fitur atau fungsi tambahan. 

Ada berbagai jenis plugin WordPress yang tersedia, mulai dari plugin yang berguna untuk mengelola sebuah blog hingga plugin yang dapat digunakan untuk mengelola galeri gambar atau menambahkan fitur komentar pada website

Fungsi utama dari plugin WordPress adalah untuk memperluas fungsi dari situs WordPress dan meningkatkan performa dari situs tersebut. Jika Anda ingin memulai blogging atau mengelola website, plugin WordPress dapat menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Lantas, apa saja jenis-jenis plugin yang dapat kita manfaatkan dan apa saja contohnya? Mari cari tahu melalui ulasan berikut ini.

4 Fungsi Plugin

Secara umum, terdapat 4 fungsi plugin yang dapat Anda manfaatkan, berikut ulasannya.

1. Menambah Fitur Tambahan Bagi Pihak Ketiga

Fungsi plugin yang pertama adalah memungkinkan pihak ketiga untuk menambahkan fitur tambahan pada website. Pihak ketiga dapat mengembangkan plugin yang akan menambahkan fitur yang tidak tersedia secara default di dalam WordPress. 

Sebagai contoh, plugin dapat digunakan untuk menambahkan fitur komentar, galeri-gambar, atau formulir kontak pada website.

Baca Juga: 5 Plugin Security untuk WordPress

2. Meningkatkan Performa Fitur WordPress

Fungsi plugin yang kedua adalah meningkatkan performa fitur WordPress, terutama bagi pengguna CMS WordPress yang menggunakan hosting cepat dan domain berbayar. Jika menggunakan plugin yang sesuai, pengguna dapat meningkatkan kinerja website mereka, seperti mempercepat waktu muat halaman atau meningkatkan keamanan website

Penggunaan plugin yang sesuai pengguna juga dapat meningkatkan fungsi website mereka, seperti dengan menambahkan fitur baru atau meningkatkan fitur yang sudah ada. Hal ini bisa sangat bermanfaat bagi pengguna yang ingin website mereka berjalan dengan lancar dan aman. 

3. Mengurangi Ukuran Aplikasi Website

Penggunaan plugin dapat mengurangi ukuran aplikasi website sehingga kecepatan website dapat meningkat. Ini berarti bahwa dengan menggunakan plugin yang tepat, pengguna dapat mengurangi ukuran file website mereka, sehingga website akan lebih cepat dimuat dan dapat meningkatkan kinerja website secara keseluruhan. 

Misalnya, plugin dapat digunakan untuk mengompres gambar atau mengoptimalkan kode website agar lebih efisien. 

4. Memisahkan Kode-Kode dari Sumber yang Tidak Kompatibel

Menggunakan plugin yang tepat, dapat memisahkan kode yang tidak kompatibel dengan software berlisensi yang sedang digunakan, sehingga website akan tetap berjalan dengan lancar tanpa terganggu oleh kode yang tidak kompatibel tersebut. 

Sebagai contoh, jika sebuah website menggunakan plugin yang dikembangkan dengan lisensi tertentu, maka plugin tersebut dapat memisahkan kode yang tidak kompatibel dengan lisensi tersebut, sehingga website tetap dapat berjalan dengan lancar. 

Baca Juga: Grammarly Chrome, Plugin untuk Sempurnakan Tulisan

3 Jenis-Jenis Plugin WordPress

Setelah mengetahui fungsi plugin, mari membahas beberapa jenis plugin yang terdapat di WordPress.

1. Plugin SEO

Jika ingin website atau blog Anda mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di hasil pencarian Google, maka perlu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan SEO website. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengunduh dan memasang plugin SEO.

Plugin ini akan membantu menganalisis artikel yang akan dirilis dari segi SEO, sehingga plugin ini dapat memastikan bahwa artikel tersebut sudah optimal untuk mesin pencari. Penggunaan plugin SEO yang tepat, membantu website atau blog akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet dan mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di hasil pencarian.

banner

2. Plugin Sosial Media

Plugin sosial media adalah sebuah plugin yang dapat membantu menambahkan fitur sosial media pada website Anda. Plugin sosial media biasanya menyediakan fitur seperti tombol share di media sosial, widget feed sosial media, atau integrasi dengan akun sosial media Anda.

Perlunya menggunakan plugin sosial media dikarenakan mendapatkan trafik dari Google saja tidak cukup untuk meningkatkan visibilitas website Anda. Anda perlu mendapatkan trafik dari media sosial karena banyak orang yang membagikan konten melalui platform tersebut.

3. Plugin Kecepatan Website

Plugin yang dapat meningkatkan kecepatan website biasanya menyediakan fitur seperti pengompresan gambar, optimasi kode, atau pemindaian cache untuk membantu website menjadi lebih cepat. 

Anda dapat memastikan bahwa website akan dimuat dengan cepat dan dapat meningkatkan kinerja website secara keseluruhan dengan menggunakan plugin kecepatan website. Hal ini akan membuat website lebih nyaman untuk dikunjungi dan dapat meningkatkan tingkat konversi website Anda.

Baca Juga: Site Kit, Plugin Terbaru Google Untuk WordPress

2 Contoh Plugin

Beberapa contoh plugin yang bisa digunakan untuk website Anda adalah:

1. Contoh Plugin SEO

  • Yoast SEO: plugin SEO populer yang dapat membantu menganalisis artikel dari segi SEO, menambahkan meta tag, atau memantau keyword.
  • All in One SEO Pack: plugin SEO yang dapat membantu mengoptimalkan meta tag, menambahkan sitemap XML, atau memantau performa website dari segi SEO.
  • The SEO Framework: plugin SEO yang dapat membantu mengoptimalkan meta tag, menambahkan sitemap HTML, atau menambahkan schema markup.
  • SEOPress: plugin SEO yang dapat membantu mengoptimalkan meta tag, menambahkan sitemap XML, atau menganalisis backlink.

Baca Juga: Pengertian Redirect 301 dan Rekomendasi Plugin 301 WordPress

2. Contoh Plugin Sosial Media

  • Social Media Share Buttons: plugin yang dapat membantu menambahkan tombol share di media sosial.
  • Simple Social Icons: plugin yang dapat membantu menambahkan widget ikon media sosial pada website.
  • Social Media Feather: plugin yang dapat membantu menambahkan tombol share dan ikon media sosial.
  • Sassy Social Share: plugin yang dapat membantu menambahkan tombol share dan widget feed media sosial.

Demikian pembahasan mengenai fungsi, jenis dan contoh plugin. Jika Anda ingin website Anda memberikan hasil yang efektif dan terukur, sebaiknya serahkan pembuatannya kepada penyedia jasa web developer berpengalaman seperti ToffeeDev. 

Tim ToffeeDev akan bekerja sama untuk menyesuaikan website dengan kebutuhan dan kemauan bisnis Anda. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi tim ToffeeDev dan dapatkan website  yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Selain pembuatan website, Anda pun bisa mencoba jasa digital marketing lainnya untuk meningkatkan performa pemasaran bisnis. Klik di sini untuk terhubung dengan tim ToffeeDev!

Share this post :

Toffeedev’s Pick