Kenali Jenis-Jenis Traffic Website Berikut Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Traffic merupakan elemen penting dalam digital marketing. Makin tinggi traffic pada sebuah website, makin besar pula peluang Anda sebagai digital marketer untuk menarik perhatian audiens sekaligus monetisasi situs yang dikelola. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis traffic website yang dapat dioptimalkan untuk memperoleh keuntungan maksimal?

5 Jenis Traffic Website

Total ada lima jenis traffic website dengan perbedaan masing-masing. Berikut ulasan selengkapnya. 

1. Direct Traffic

Seperti namanya, jenis traffic web yang satu ini diperoleh dari pencarian langsung. Maksudnya, audiens langsung mengetikkan alamat sebuah situs pada mesin pencari alias browser pada perangkat mereka. 

Seperti contoh, Anda mempunyai bisnis clothing line bernama House of Toffeedev. Seorang pengguna internet yang telah mengetahui brand tersebut langsung mengetikkan House of Toffee pada browser di perangkatnya dan mengunjungi situs House of Toffeedev. Hal inilah yang kemudian disebut dengan direct traffic.

Kondisi ini tentunya terjadi karena audiens sudah mengetahui brand tersebut. Untuk mencapai titik ini, Anda tentu harus membangun brand awareness. Adapun proses membangun brand awarenesss memerlukan waktu yang panjang dan ketekunan. 

2. Organic Traffic

Jenis traffic website yang satu ini merupakan traffic yang dihasilkan dari hasil penelusuran organik. Dalam kata lain, traffic tidak dihasilkan dari iklan-iklan berbayar.

Baca Juga : Apa itu Organic Traffic & Kenapa Website Membutuhkannya?

Organic traffic terjadi saat audiens mengetikkan kueri maupun kata kunci tertentu di halaman pencarian, menemukan situs web yang dinilai sesuai, dan mengunjungi website tersebut. Seperti contoh, House of Toffeedev merupakan clothing line populer di Bandung yang memproduksi knitwear berkualitas. Seseorang yang sedang mencari model pakaian tersebut mengetikkan kata kunci ‘knitwear Bandung terbaik’ dan menemukan situs House of Toffeedev di laman hasil pencarian, lalu mengunjungi situs tersebut.

Meraup organic traffic dengan optimal adalah dengan memaksimalkan Search Engine Optimization (SEO), seperti riset keyword, maksimalkan meta description, dan lain-lain. Banyaknya teknis yang diperlukan untuk keperluan ini pun membuat banyak bisnis yang akhirnya menggunakan jasa pakar SEO untuk hasil lebih maksimal.

3. Paid Traffic

Sebaliknya, paid traffic dihasilkan dari kunjungan audiens yang melalui iklan berbayar. Tiap ada pengguna internet yang mengunjungi website Anda dengan cara mengklik iklan bisnis Anda yang ada di internet, maka itulah yang dimaksud sebagai paid traffic.

Metode ini pun lazim dilakukan oleh pelaku bisnis berskala besar sekalipun. Anda tentu sering bukan, menemukan iklan perusahaan B saat sedang mengakses website X? 

Cara iklan berbayar ini pada dasarnya merupakan praktik Search Engine Marketing (SEM). Jika menggunakan jasa ini, Anda sebagai marketer akan membayar pihak ketiga untuk memasang iklan di Google. Adapun besarnya biaya yang dikenakan disesuaikan jumlah klik atau biasa disebut pay per click (PPC).

Baca Juga : Apa itu PPC dan Bagaimana Efeknya Untuk Bisnis Anda?

4. Social Traffic

Jenis traffic website ini berasal dari media sosial. Artinya, audiens berhasil mengunjungi situs web Anda dengan cara mengklik tautan web yang ada di media sosial, seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan lain-lain.

Peluang tingginya social traffic berbanding lurus dengan jumlah followers yang Anda miliki di media sosial. Anda pun bisa membuat satu akun khusus maupun komunitas atau fanpage untuk memperbesar kans meningkatnya social traffic.

5. Referral Traffic

Apabila audiens yang mengunjungi laman situs Anda berasal dari mengklik tautan pada web lain yang mengarah ke web Anda, maka itulah yang disebut referral traffic. Hal ini sudah cukup banyak dipraktikkan dan membutuhkan kerja sama yang bagus antara pemilik web satu dengan lainnya.

Anda bisa berfokus melakukan guest blogging dan menanamkan tautan pada situs orang lain. Boleh jadi, Anda bisa bekerja sama dengan pemilik web tersebut untuk mendapat win-win solution.

Baca Juga : Mengenal Link Building Secara Lengkap

Satu hal penting yang perlu Anda perhatikan untuk melakukan referral traffic adalah pemilihan web sasaran. Pastikan Anda memilih web yang memiliki kredibilitas sehingga citra dan kredibilitas Anda pun tetap terjaga.

Traffic merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan peluang sukses monetisasi dari sebuah website. Tiap jenis traffic website pun mempunyai karakter dan cara masing-masing untuk memaksimalkannya. Beberapa di antaranya bahkan membuat Anda memerlukan jasa master SEO untuk mencapai hasil terbaik.

Semoga membantu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post