Mobile First vs Responsive Design, Mana yang Harus Didahulukan?

mobile first vs responsive design

Dalam membuat website, sebuah desain adalah hal yang sangat pentin. Hal ini akan menentukan apakah website yang Anda buat atau miliki  akan bisa berhasil atau tidak dalam menjalankan tugasnya. Dalam urusan web desain, ada dua jargon yang mungkin biasa di dengar, mobile first dan responsive design. Keduanya adalah aspek penting yang mungkin harus dimiliki setiap website. Namun, pendekatan mana yang harus Anda gunakan? Atau mana yang harus didahulukan? Untuk menjawab debat mobile first dan responsive design ini, maka ada baiknya untuk mengenal keduanya secara lebih lanjut untuk mengetahui mana yang bagus untuk website Anda.

Mobile First vs Responsive Design, Mari Mengenal Keduanya

mobile first dan responsive design

Bagi orang awam ataupun yang baru mengenal dunia web desain, akan ada sedikit kebingungan dalam hal konsep ini. Banyak orang secara keliru mengira kedua pendekatan ini adalah hal yang sama padahal mereka sangat berbeda.

Responsive design dimulai di desktop, yaitu pada resolusi maksimum yang diperlukan, dan kemudian akan diturunkan demi mengakomodasi layar terkecil. Meskipun konten dan layout diatur agar sesuai dengan layar pada perangkat mobile, namun navigasi, konten, dan kecepatan unduh lebih diarahkan untuk keperluan website tradisional yang biasa dijumpai pada perangkat desktop.

Sedangkan itu desain mobile-first akan mirip ketika merancang aplikasi mobile dan kemudian mengadaptasi tata letak agar dapat dilihat dengan rapi di perangkat tablet dan desktop tanpa terlalu banyak modifikasi. Seluruh desain dan tata letak pada website akan didasarkan pada usaha untuk bisa menyediakan pengalaman pengguna yang luar pada perangkat mobile. Kecepatan unduh yang tinggi, konten media yang menarik, navigasi layar sentuh yang mudah, dan lain-lain.

Mobile First vs Responsive Design: Kelebihan dan Kekurangan

mobile first atau responsive design

Jika ingin memilih mana yang ingin digunakan untuk website Anda, maka ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan agar tidak salah memilih. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut ini.

1. Memilih Responsive Design

Umumnya, responsive design ini lebih umum digunakan pada perusahaan B2B karena konten website harus informatif dan berwibawa. Konten HTML yang kaya dan terstruktur dengan benar juga bagus untuk SEO. Anda juga harus bisa memahami siapa yang akan melihat website tersebut. Untuk B2B yang menargetkan bisnis lain, pasti 80% pengguna akan menggunakan laptop atau desktop untuk mereka mengakses website selama jam kantor. Dengan demikian, desain responsif adalah pendekatan terbaik. Konten, navigasi, dan tata letak yang responsif terhadap ponsel cerdas dan tablet, memberikan UX yang sangat baik bagi pengguna yang mungkin akan menggunakan ponsel mereka dalam mencari informasi dari bisnis Anda di website..

Kelebihan:

  • Bagus untuk website informasi yang banyak ditumpuk
  • Lebih mudah untuk formulir besar dan ajakan bertindak yang kompleks
  • Pengembangan dan pemeliharaan yang hemat biaya
  • Bagus untuk SEO

Kekurangan:

  • Pengalaman pada perangkat mobile tidak 100% dioptimalkan

Baca Juga: 12 Alat untuk Membuat Website Responsive

2. Memilih Mobile FIrst

Desain yang responsif mungkin akan terdengar bagus, lalu mengapa harus mengambil risiko dengan membuat desain yang mengutamakan perangkat mobile? Jika dicari alasan yang sederhananya, statistik menunjukkan bahwa banyak orang telah kecanduan untuk menggunakan internet di perangkat mobile. Saat ini, 52,64% dari total lalu lintas di Internet dilakukan melalui ponsel, dan pada akhir tahun para ahli dari juga memprediksi terjadinya peningkatan hingga 75%. Melalui informasi ini, penting untuk memahami apa itu desain mobile-first dan manfaat yang akan dibawanya. Tidak seperti responsive design, mobile-first adalah pendekatan yang akan mengutamakan pengalaman pengguna mobile yang lengkap. Mulai dari interface user untuk aplikasi yang disesuaikan, teks dengan jumlah yang lebih sedikit, font lebih besar, kecepatan unduh cepat, video dan audio, CTA yang tidak terlalu banyak, formulir pendek, dan berbagai hal lainnya. Selain itu, browser yang ada di perangkat mobile segera juga akan memiliki akses ke lebih banyak fitur ponsel seperti kamera, haptic feedback, voice detection, sehingga desain yang mengutamakan perangkat mobile akan dapat memberikan pengalaman unik untuk menempatkan situs Anda di depan persaingan dan mengarahkan lalu lintas menuju website.

Kelebihan:

  • Pengalaman pengguna yang lebih baik di perangkat mobile
  • Sebagian besar penjelajahan internet dilakukan pada smartphone
  • Rancangan website akan bisa menggunakan fitur bawaan dari telepon
  • Lebih murah daripada membangun Aplikasi iOS, Android, atau Hybrid

Kekurangan:

  • Pengalaman untuk pengguna desktop tidak 100% dioptimalkan
  • Tidak cocok untuk website dengan konten-konten yang berat

Baca Juga: Mobile First Experience dan Keunggulannya Bagi Website

Tips Mengenai Mobile First dan Reponsive Design yang Bisa Anda Ikuti

Jasa SEO

Tergantung dari strategi desain mana yang ingin Anda gunakan untuk diterapkan, ada beberapa best practice yang perlu diingat untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Beberapa di antaranya adalah:

1. Strategi Terbaik untuk Responsive Design

Jangan lupakan pengguna mobile. Walaupun desain untuk website desktop adalah fokus utama dalam hal ini, penting juga untuk memikirkan bagaimana setiap komponen akan bisa disesuaikan untuk perangkat mobile. Jika Anda mengabaikan para pengguna perangkat mobile selama proses desain, pengalaman pengguna akan menjadi suatu masalah yang harus Anda selesaikan nantinya. Jika tidak ingin repot, maka jangan pernah lupakan para pengguna mobile.

Gunakan CSS media queries dengan bijak. Hal ini akan bisa menghemat waktu pada website yang menerapkan responsive design karena secara default akan bisa menyesuaikan ukuran dari media yang Anda gunakan pada pengguna mobile.. Namun, ini tidak berarti Anda harus mengandalkan gaya default ini saja. Penelusuran setiap halaman selama pengembangan untuk memastikan bahwa semua komponen diperkecil dengan benar, dan fungsionalitas keseluruhan untuk memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna mobile adalah hal yang wajib.

Optimalkan website untuk membuat pengguna mobile merasa nyaman. Meskipun situs yang Anda buat tidak 100% dioptimalkan untuk pengguna perangkat mobile, namun tetap penting untuk mengoptimalkannya sebaik mungkin. Misalnya, pastikan pengguna tidak perlu memperbesar atau melakukan scroll yang terlalu berlebihan ketika mengisi formulir atau melihat informasi.

2. Strategi Terbaik untuk Mobile-First Design

Pengguna adalah fokus utama Anda. Inti dari desain yang mengutamakan pengguna mobile adalah untuk menciptakan pengalaman yang hebat untuk mereka. Saat Anda mendesain, penting untuk memikirkan di mana, kapan, dan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan situs dan perangkat mobile apa yang akan digunakan

Permudah navigasi. Pikirkan tentang cara agar bisa membuat situs lebih mudah untuk berinteraksi dan bernavigasi. Cari tahu bagaimana para pengguna akan meraih menu yang ingin digunakan. Posisikan dengan tepat sehingga semuanya bisa berada di jangkauan untuk bisa menghadirkan user experience yang terbaik bagi mereka karena navigasi adalah hal yang penting pada sebuah website.

Buat dengan sederhana, jangan terlalu berlebihan. Alih-alih mencoba menambahkan visual atau komponen tambahan untuk “meningkatkan” desain, ada baiknya tetap sederhana dan bersih sehingga tidak membebani pengguna. Desain yang minimalis namun bisa memberikan pengalaman yang baik tentu akan digemari lebih banyak orang.

Website yang SEO Friendly

website seo friendly

Desain bukan hanya satu-satunya hal yang harus Anda jadikan perhatian, ada aspek lain juga yang akan bisa membantu bisnis bisa berkembang menjadi jauh lebih baik lagi. Yaitu website yang SEO friendly.

Apa yang dimaksud dengan SEO friendly? Desain website yang bisa mengakomodir kebutuhan untuk pengoptimalan SEO bisa menjadi kunci bagi bisnis untuk dapat berkembang dengan lebih jauh di dunia digital. Inilah yang dimaksud dengan SEO friendly. Jadi beberapa hal yang harus Anda terapkan agar dapat meraih hasil yang maksimal adalah sebagai berikut ini.

1. Sertakan Teks Untuk Mempermudah Optimasi SEO

Teks selalu dan merupakan bagian terpenting dari sebuah website. Teks yang Anda gunakan dalam sebuah website selalu berada di bawah radar Google. Oleh karena itu perlu menambahkan berbagai teks ke dalam website agar bisa dioptimasi secara SEO. Tambahkan judul yang bagus dan menggambarkan website Anda dalam 50-60 karakter pada bagian tag [title]. Setelah itu lanjutkan dengan menuliskan deskripsi singkat maksimal 160 karakter mengenai website Anda pada bagian [meta description], lalu masukan berbagai kata kunci yang relevan dengan website Anda pada bagian [meta keyword].

Maksimalkan keyword dan title yang bagus dan relevan dengan website Anda pada bagian-bagian ini: 

  • Title tag
  • Meta description & keywords
  • Website slogans
  • Navigation
  • Breadcrumb trails
  • H1, H2 and H3 tags
  • Bullet points
  • Alt text
  • Title attribute on links
  • The main website copy
  • Internal links
  • Footer links
  • URL’s
  • File / folder names

Baca Juga: Gunakan Slug SEO-Friendly Untuk Membantu Website Anda

2. Optimasi Nama File yang Ada Di Dalam Website

Dalam sebuah desain website, biasanya akan ada berbagai macam bentuk file pendukung, mulai dari gambar, video, pdf yang bisa diunduh, dan fil-file lainnya. Berbagai file ini harus dioptimasi untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Contohnya adalah dengan membuat nama gambar yang bagus, misalkan ada gambar mobil merah, maka beri nama mobil-merah.jpg, jangan dengan nama yang tidak jelas seperti gambar11.jpg.

Google juga sering digunakan sebagai cara untuk menemukan gambar yang ingin dilihat pengguna, nama file tentu menjadi bagian yang digunakan google dalam menampilkan hasil. Pencarian gambar ini tentu bisa jadi pintu masuk untuk banyaknya traffic website

Selain nama file, satu hal lagi yang sangat penting adalah bagian alt text. Jangan lupa untuk menyertakan tag “ALT” pada setiap gambar, misalnya <img src=”mobil-merah.jpg” alt=”mobil merah”>. Hal tersebut sangat berguna dalam meningkatkan visibilitas gambar di mata Google. Berikan juga caption atau judul untuk setiap gambar dan file di website, karena teks yang paling dekat dengan gambar dan file juga menjadi acuan google dalam menampilkan hasil yang relevan.

Itulah berbagai macam informasi berguna untuk memberikan jawaban mengenai perdebatan antara mobile first vs responsive design. Semoga hal ini bisa membantu dalam menjawab pertanyaan Anda. Jika ingin website yang bisa mendatangkan banyak traffic dan memiliki desain menarik sekaligus SEO friendly, maka Anda bisa mulai konsultasikan bersama Jasa Pembuatan Website Profesional dari Digital Marketing Agency ToffeeDev. Kami siap membantu bisnis Anda untuk naik ke level selanjutnya dengan efektif. Mari mulai kerja sama yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan berbagai keuntungan yang menarik.

Share this on :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat