4 Penyebab Traffic Website Turun Paling Umum

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Trafik pada situs tentu menjadi perhatian penting bagi Anda yang menggunakan website sebagai media untuk monetisasi. Maka dari itu, penurunan tayang, klik, atau posisi di laman pencarian—apalagi yang terjadi secara drastis—pastilah menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran tersendiri. Memangnya, apa saja yang dapat menjadi penyebab traffic website turun?

Penyebab Traffic Website Turun

Ada berbagai penyebab traffic website milik Anda bisa turun. Ketahui dan pahami penyebab selengkapnya di bawah ini. 

1. Perubahan Algoritma Mesin Pencari

Penyebab traffic website turun ini merupakan yang paling lazim. Saat mesin pencari seperti Google melakukan update algoritma teranyar, selalu ada kecenderungan seluruh website terdampak. Dampak yang dirasakan oleh pemilik web pun bermacam-macam—sebagian diuntungkan, sebagian dirugikan.

Baca Juga : Mengapa Algoritma Google Harus Di-Update?

Perubahan algoritma tersebut juga bukan tanpa alasan.  Google senantiasa mengubah algoritmanya untuk meningkatkan strategi dan memastikan penggunanya memperoleh hasil paling relevan dan baik dari setiap pencarian.

Guna mengatasinya, berikut beberapa cara yang disarankan oleh para pakar SEO.

  • Cek data Google Analytics dan lakukan perbandingan performa saat ini dan sebelumnya.
  • Hindari terlebih dahulu untuk mengandalkan organic traffic. Sebaliknya, maksimalkan social media marketing dan berbagai saluran marketing lainnya untuk kembali mendulang traffic. 
  • Lakukan perubahan baik dari sisi SEO on page maupun off page.

2. Performa Kompetitor Meningkat

Ada banyak konten serupa dengan konten milik Anda yang tersebar di internet. Artinya, Anda mempunyai banyak kompetitor yang bersaing untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs mereka sehingga memberi keuntungan komersial tersendiri.

Cara mengecek dan mengatasinya sangat mudah. Anda hanya perlu melihat di mana posisi peringkat situs Anda dan kompetitor sebelumnya saat dilakukan pencarian kata kunci tertentu. 

Baca Juga : Analisis kompetitor: Bagaimana Melakukan Analisis Kompetitor

Agar hasil lebih meyakinkan, gunakanlah kata kunci andalan artikel maupun konten Anda. Apabila sebelumnya web Anda berada di peringkat 3 dan kompetitor di peringkat 12, kemudian masing-masing menjadi 15 dan 3 misalnya, maka penyebab ini sangat mungkin terjadi.

Klik dan lakukanlah tinjauan terhadap situs kompetitor yang berhasil mengungguli web Anda. Perhatikan kualitas konten yang disajikan, distribusi keyword, aktivitas yang dilakukan di media sosial, dan sebagainya. Setelah itu, lakukan perbaikan pada situs Anda untuk kembali memuncaki peringkat.

3. Adanya Plagiarisme

Konten duplikat adalah penyebab traffic website turun yang kerap tidak disadari. Baik Anda maupun situs lain yang melakukannya, keduanya sama-sama berpotensi tidak dapat memiliki peringkat yang baik di hasil pencarian.

Terhambatnya kenaikan traffic website ini dikarenakan mesin pencari mengalami kesulitan menentukan situs mana yang menjadi pemilik orisinal konten tersebut. Mesin pencarian pun tidak dapat mengidentifikasi situs mana yang harus diberikan peringkat di halaman pencarian atas konten itu.

Baca Juga : Mengapa Plagiarisme Tidak Diperbolehkan di Dalam Internet?

Apabila website yang mengambil konten Anda memberi referensi (tautan link Anda), maka hal tersebut berdampak bagus. Namun jika sebaliknya, maka Anda bisa meminta pemilik situs tersebut untuk berhenti dan tidak kembali mempublikasikannya. Pun sebagai pencegahan, Anda bisa menggunakan jasa master SEO untuk melakukan SEO audit secara rutin.

4. Situs Tidak Mobile Friendly

Secara kasat mata, pengguna internet lebih banyak menggunakan smartphone dibandingkan laptop karena alasan kepraktisan. Bahkan, data pada Think with Google menunjukkan sebesar 79% orang lebih suka membuka dan membagikan sebuah website melalui smartphone.

Google pun lebih mengutamakan situs yang bersifat mobile-friendly untuk menduduki peringkat lebih tinggi. Maka dari itu, perbaiki desain web dan lakukan penyesuaian untuk meningkatkan performanya. Gunakan hosting yang menawarkan kapasitas penyimpanan besar serta perbaiki hal-hal teknis yang menyebabkan loading situs lama.

Itulah empat penyebab traffic website turun yang paling umum. Setelah mengetahuinya, pastikan Anda segera melakukan perbaikan dan tindakan preventif untuk mencegah risiko terjadinya penurunan traffic. Apabila membutuhkan dukungan lebih lanjut, jangan ragu untuk memanfaatkan jasa pihak SEO profesional untuk membuat website Anda tetap di peringkat puncak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post