meta tag adalah
Memahami Pengertian dan Jenis-jenis Meta Tag
Maret 25, 2021
perbedaan http dan https
Apa Saja Perbedaan HTTP dan HTTPS?
Maret 25, 2021

Mengenal Perbedaan B2B dan B2C dalam Usaha

perbedaan b2b dan b2c

Seiring dengan perkembangan teknologi, dunia bisnis dan pemasaran pun makin maju. Hanya saja, banyak istilah baru bermunculan dan membuat para pelaku usaha bingung. Di antara deretan istilah baru tersebut adalah B2B dan B2C. Meski masih terdengar asing di masyarakat, kedua istilah ini penting untuk dipelajari karena dapat memberi support bagi bisnis Anda. Ketahui pengertian dan perbedaan B2B dan B2C pada uraian berikut. 

Pengertian B2B dan B2C

B2B atau business to business merupakan suatu metode penjualan yang dijalankan di antara sesama pengusaha. Sebuah contoh penjualan ala B2B adalah transaksi antara importir onderdil mesin manufaktur dan pabrik tekstil. Di dunia komputer, contohnya adalah penjualan layanan web development kepada sebuah web agency.

Sementara itu, B2C (business to consumer) adalah model transaksi antara pelaku usaha dengan konsumen. Sebagian contoh penjualan B2C paling populer adalah restoran, jasa pencucian pakaian (laundry service), atau ojek motor, baik ojek online maupun ojek pangkalan. 

Perbedaan B2B dan B2C

Menyoal perbedaan di antara kedua model bisnis, banyak yang perlu Anda ketahui. Dari mulai strategi pemasaran hingga cici-ciri perusahaan dapat menjadi dasar dari perbedaan di antara kedua istilah ekonomi tersebut. Simak ulasannya di bawah ini. 

Strategi Pemasaran

Pelaku B2B sering menggunakan strategi pemasaran dalam rangka peningkatan reputasi perusahaan. Pada umumnya, strategi B2B memanfaatkan media guna menampilkan beragam konten serta portofolionya. Strategi ini cukup meyakinkan calon konsumen potensial bahwa sebuah perusahaan telah berpengalaman dan selalu profesional di industrinya. Salah satu contohnya adalah perusahaan public relation yang andal dalam berdiplomasi dengan para kliennya.

Lain B2B, lain pula B2C. Perusahaan-perusahaan yang mengadopsi baik metode B2C maupun B2B tak akan lupa menjaga reputasi. Namun, dalam strategi bisnis B2C, perwujudannya berbeda. Strategi bisnis yang terfokus pada konsumen pada umumnya menggunakan teknik pemasaran secara emosional. 

Dengan kata lain, konsumen akan dibuai oleh iklan-iklan atau promosi yang dapat menggetarkan emosi mereka (entah itu perasaan senang, terharu, sedih, atau bangga) sehingga pada akhirnya membeli produk atau layanan yang ditawarkan.  

Perusahaan B2B Vs Perusahaan B2C

Selain perbedaan B2B dan B2C dari aspek strategi marketing, kedua model penjualan juga menunjukkan perbedaan pada masing-masing perusahaan. Perusahaan B2B identik dengan sektor industri sementara B2C berorientasi pada konsumen atau pelanggan. Karena itu, pendekatan digital marketing bagi masing-masing jenis perusahaan akan berbeda. 

Pelaku-pelaku usaha dengan orientasi B2C akan lebih baik menggunakan media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, maupun YouTube guna meraih audience reach. Di sisi lain, perusahaan B2B sebaiknya tetap melakukan proses inbound pada konsumen yang sudah ditargetkan untuk kemudian meraih calon prospek berkualitas atau qualified leads

Menjaga hubungan baik dengan calon pelanggan melalui telepon, email, newsletter, atau akun anggota di website perusahaan juga penting dilakukan perusahaan-perusahaan B2B pada para kliennya. 

Perbedaan B2B dan B2C dari aspek ciri perusahaan dapat dijabarkan pada poin-poin di bawah:

  • Konten-konten di website atau aplikasi perusahaan business to business dan B2C biasanya berbeda. Perusahaan-perusahaan B2B akan cenderung memprioritaskan edukasi terhadap calon klien potensial. Mereka juga lebih berfokus pada solusi guna meraih kepercayaan pelanggan dan call to action.
  • Solusi, reputasi, serta pengalaman jauh lebih penting bagi pelaku bisnis B2B dibandingkan pada B2C.
  • Para pengusaha B2B tidak benar-benar memerlukan dukungan social public relation untuk memasarkan produknya. Sebaliknya, social PR merupakan salah satu bagian penting dari strategi marketing para pebisnis B2C.

Setelah mengetahui beberapa poin penting dari perbedaan B2B dan B2C, berminatkah Anda untuk memulai usaha startup juga? Jangan lupa, pasarkan produk Anda dengan dukungan jasa SEO yang tepat. Semoga sukses!

Sumber:
https://www.google.com/amp/s/www.niagahoster.co.id/blog/perbedaan-b2b-dan-b2c/
https://www.jurnal.id/id/blog/perbedaan-bisnis-b2b-dan-b2c/

Ryan Kristomuljono
Ryan Kristomuljono
Internet Marketing & Website Consultant. Untuk membantu bisnis berkembang di dunia internet adalah tujuan saya dalam setiap meeting, conference, workshop, dsb. Get connected with me.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments