Kenali dan Pahami Perbedaan HTML dan PHP

perbedaan html dan php

Jika Anda berada pada halaman web ini berarti setidaknya Anda sudah mengerti tentang keberadaan HTML dan PHP. Anda mungkin ingin lebih lagi mengetahui apa itu HTML dan PHP juga perbedaan di antara keduanya, kalau benar maka artikel ini cocok untuk Anda baca. Untuk Anda yang masih baru dalam pemrograman, tidak apa-apa. Artikel ini juga untuk Anda yang baru saja mulai belajar pemrograman sebuah web. Sedikit menyegarkan ingatan Anda mengenai HTML dan PHP, keduanya sama-sama berisi coding yang dibutuhkan dalam pembuatan sebuah web. Mungkin Anda bertanya, “untuk apa belajar HTML dan PHP? Sekarang kan sudah ada template yang disediakan yang dapat kita gunakan dengan mudah”. Well, meskipun sudah banyak platform atau jasa yang memudahkan setiap orang untuk membuat websitenya sendiri dengan cepat dan mudah, namun mempelajari cara membuat website juga adalah hal yang penting untuk dilakukan. 

Mempelajari cara membuat website tentunya akan memudahkan Anda untuk mengatur detail-detail yang diinginkan pada website yang Anda buat. Saat Anda sudah mengerti cara membuatnya, Anda jadi dapat menggunakan ide dan kreativitas yang Anda punya untuk membangun website Anda sendiri agar terlihat berbeda dengan website-website yang lainnya. Namun pada artikel ini, ToffeeDev akan mengajak Anda mengenal terlebih dahulu 2 elemen penting dalam membuat website yaitu HTML dan PHP. Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu HTML?

HTML adalah elemen pertama yang akan kita bahas. HTML atau Hypertext Markup Language biasanya sudah sangat tidak asing di telinga kita. Meskipun kita tidak mendalami cara membuat website, kita mendengar kata HTML pada saat kita duduk di bangku sekolah. Benar, HTML merupakan suatu elemen untuk membuat kerangka dalam suatu website. Saat Anda mempelajarinya pasti Anda bingung karena ada banyak coding yang harus Anda masukan. Dalam bahasa pemrograman, coding-coding tersebut disebut sebagai bahasa markup yang merupakan istilah untuk penandaan teks yang membedakannya secara sintaksis. 

Bahasa tersebut membuat HTML akan dapat dibaca langsung oleh suatu web browser tanpa membutuhkan tambahan tools lainnya seperti PHP. Dalam pembuatan HTML, Anda bisa langsung saja mengetiknya lewat notepad++ (sebagai contoh) lalu menyimpannya dengan file “.html”, lalu buka dengan browser Anda. Jika tampilan pada browser Anda sudah sesuai dengan apa yang Anda inginkan saat menuliskan codingnya, maka Anda sudah berhasil membuatnya. Jika belum, mungkin terdapat kesalahan pada penulisan coding Anda sebelumnya.

Baca Juga: Pelajari Konsep Belajar HTML Untuk Pemula

Apa Itu PHP?

PHP yang memiliki kepanjangan Hypertext Preprocessor, merupakan elemen yang tidak kalah penting dalam pembuatan sebuah website. Untuk kata PHP mungkin sangat terdengar asing bagi kita. Hal ini dikarenakan penggunaan PHP ditujukan bagi mereka yang sudah mengerti dasar-dasar dari pembuatan sebuah web. Kehadiran PHP ditujukan untuk membuat alur dalam suatu website menjadi lebih menarik, karena HTML hanya berupa kerangka dari website saja. PHP sendiri juga berisi coding-coding dengan aturannya sendiri yang tentunya berbeda dengan aturan pada HTML. Saat Anda sudah membuat coding dan menyimpannya dalam file “.php”, Anda tidak bisa membukanya pada web browser mana pun. Elemen yang satu ini memerlukan tools lainnya yang dapat membaca PHP seperti xampp. 

Jasa SEO

Perbedaan HTML dan PHP

Penggunaan HTML dan PHP dalam pembuatan website memang sangat berbeda, keduanya memiliki fungsi masing-masing yang jika dipisahkan akan membuat website tersebut terlihat tidak enak dibaca dan dipandang. HTML bisa saja dijalankan sendiri tanpa PHP, namun tampilan website tersebut akan jadi biasa saja dan sangat membosankan. Berbeda dengan PHP, saat dijalankan PHP tidak bisa dijalankan sendiri. PHP dapat kita andaikan sebagai fitur-fitur yang melengkapi suatu website. Untuk lebih memudahkan Anda dalam mengenali perbedaan keduanya, berikut penjelasannya. 

1. Tipe Bahasa (Fungsi)

Seperti yang sudah dibahas pada bagian awal dari pengertian masing-masing elemen, keduanya memiliki bahasa yang berbeda. HTML menggunakan bahasa markup yang berfungsi untuk membuat kerangka dari halaman suatu website. Dengan kata lain, halaman yang ditampilkan oleh HTML dalam sebuah website hanya berisi teks saja dan tidak memiliki fitur lainnya seperti PHP. PHP menggunakan bahasa program yang berfungsi untuk mengatur alur pada website. Namun ternyata, tidak hanya alur pada suatu website, PHP juga berfungsi untuk mengatur alur pada berbagai aplikasi. Dengan alur yang dibuat oleh PHP diharapkan website atau aplikasi tersebut jadi terlihat lebih menyenangkan dan tidak lagi membosankan. 

Baca Juga: HTML Tag, Hal Dasar Yang Harus Anda Ketahui Dalam HTML

2. Side Processing

Masih berhubungan dengan bahasa yang digunakan keduanya. HTML menggunakan bahasa yang digunakan pada client side, yang menandakan bahwa hasil dari seluruh coding HTML akan dapat diakses oleh pengguna internet pada browser yang mereka gunakan. Penggunaan HTML Bersama CSS dan Javascript akan menjadikan mereka bagian dari front end development. Berbeda dengan PHP, bahasa yang digunakan PHP merupakan bahasa yang digunakan pada server side. Hal ini menandakan bahwa PHP berjalan pada bagian server yang mengatur fitur-fitur yang ada pada suatu website. 

3. Pengaturan Penulisan 

Pengaturan penulisan keduanya juga berbeda. Dalam HTML biasanya menggunakan tag dan atribut. Penulisan HTML juga membutuhkan pasangan seperti open tag “<h1>” dan closing tag “</h1>”. Dalam PHP juga ada pembuka dan penutup namun tidak mirip seperti HTML yang hanya menggunakan simbol “/” untuk menutup. PHP menggunakan “,?php” sebagai awalan dan “?>” sebagai penutup. 

Baca Juga: 7 Website Untuk Belajar PHP Gratis

4. Tipe Kode

Oleh karena HTML hanya berisi bahasa yang berfungsi membentuk kerangka suatu halaman, maka HTML merupakan tipe kode statis. Kode statis mengartikan bahwa dalam website tersebut tidak akan mengalami perubahan kecuali memang ada perubahan langsung dalam coding yang ada. Kebalikannya, PHP merupakan tipe kode dinamis. Kode dinamis menandakan bahwa perubahan dapat terjadi pada suatu website tanpa mengubah coding, karena PHP dapat mengambil data pada database yang dapat langsung ditampilkan.

5. Server dan Ekstensi File

Dalam menjalankannya, HTML hanya membutuhkan web browser untuk dapat melihat hasil dari coding yang telah dituliskan. Sedangkan PHP membutuhkan web server seperti xampp. Selain itu saat menyimpan kedua dokumen yang berisi coding tersebut, Anda tinggal harus menyimpannya sesuai ekstensi masing-masing. HTML dengan “.html” dan PHP dengan “.php”.

6. Kemudahan

Bagi Anda yang baru saja mulai mempelajari cara membuat website, tentu saja HTML lebih mudah karena Anda hanya membangun kerangka websitenya saja. Jika Anda sudah mengenal HTML dan ingin mempelajarinya lebih lanjut maka PHP sangat cocok untuk Anda karena memiliki kompleksitas yang lebih tinggi daripada HTML. 

Baca Juga: 3 Bahasa Pemrograman yang Wajib Anda Ketahui

Penggunaan keduanya tidak dapat dipisahkan saat Anda ingin membuat suatu website. Namun Anda tidak perlu harus langsung menguasai keduanya. Satu langkah pada satu waktu akan lebih baik untuk Anda lakukan supaya nantinya Anda benar-benar menguasai semuanya tanpa melupakannya. Jadi bagaimana? Apakah Anda sudah lebih mengerti mengenai apa itu HTML dan PHP serta perbedaan keduanya? Jika sudah, kini saatnya Anda mulai mencobanya. Namun jika Anda ingin menyimpan waktu Anda untuk keperluan lainnya, Anda bisa menggunakan Jasa pembuatan web yang disediakan oleh ToffeeDev. Kami menyediakan jasa yang Anda perlukan untuk membuat website Anda menjadi rapi dan mudah digunakan bagi para pengunjung yang berkunjung ke website Anda. Kunjungi website kami sekarang untuk penjelasan lebih lanjut! Klik di sini. 

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat