Reputasi Brand vs Ranking, Mana Fokus Utama Bisnis Anda?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Reputasi dan peringkat di mesin penelusuran merupakan dua kunci penting untuk pertumbuhan bisnis Anda. Ketika membangun sebuah bisnis, reputasi adalah satu-satunya hal yang dimiliki oleh sang pelaku usaha. Mau semencolok apa pun kampanye pemasaran dan materi penjualan, keduanya tidak akan cukup ampuh untuk membuat pelanggan membeli lagi, apalagi tanpa mengandalkan reputasi brand.

Begitu pula dengan peringkat di mesin pencarian. Ranking akan membuat bisnis Anda lebih dikenal banyak orang. Selain itu, peringkat tinggi juga mampu menarik target audiens dalam cakupan yang jauh lebih luas ketimbang peringkat rendah.

Namun, dari kedua kunci tersebut, manakah yang lebih penting dan perlu dijadikan fokus utama bisnis terlebih dahulu? Apakah reputasi jenama? Atau sebaiknya mendahulukan peringkat? Ketahui jawabannya lewat uraian berikut ini!

SERP Terus Berubah

Google selalu memperbarui algoritmanya. Ingat dengan bagaimana SERP (Search Engine Results Page) di 2011? Kalau begitu, Anda akan menyadari beberapa perbedaan signifikan dengan SERP di masa ini. Salah satunya, hadir snippet unggulan. Elemen ini merupakan ringkasan yang menjawab pertanyaan pengguna, lalu ditampilkan pada bagian paling atas hasil penelusuran Google. Begitulah definisi snippet unggulan menurut Search Engine Watch.

Apa Hubungannya Perubahan SERP dengan Kemajuan Bisnis Anda?

Sederhana saja. Pencarian dengan snippet mengurangi jumlah klik dalam daftar SERP. Studi kasus dari Ahref baru-baru ini pun membuktikannya. Menurut riset tersebut, 26 persen dari total klik didapat oleh hasil pencarian awal ketika tidak ada snippet unggulan. Sementara itu, adanya snippet unggulan membuat 8,6 persen dari total klik masuk ke hasil awal, sedangkan 19,6 persennya didapat oleh URL di bawahnya. Dengan kata lain, elemen ini merebut klik dari hasil awal SERP.

Baca Juga: 5 Faktor yang Mempengaruhi Ranking Google

Lalu, apa yang harus Anda perbuat? Simpel kok. Cukup buat konten yang bisa diunggulkan oleh snippet Google. Demi memberikan jawaban yang kredibel, Google mengutip sumber yang terkenal secara daring dan memiliki reputasi tinggi, seperti Wikipedia. Itu berarti, snippet unggulan merupakan “taman bermain” bagi jenama kredibel dan pemain industri skala besar. Jika Anda tidak termasuk di antaranya, tentu saja tingkat konversi, jumlah klik, dan lalu lintas situs web menjadi berkurang.

Kesadaran Merek Menjadi Inti dari Pertumbuhan Traffic

Baiklah, mari mulai dengan tes kecil-kecilan. Kunjungi Google dan carilah kata kunci yang berkaitan dengan SEO. Lalu, lihatlah hasilnya. Manakah konten yang paling mencolok? Tentu saja merek-merek yang terkenal dan terotorisasi. Contoh di antaranya adalah HubSpot, Backlinko, dan Search Engine Journal.

Jadi, walaupun situs web seperti live365.com memiliki peringkat yang lebih tinggi di SERP, mayoritas pengguna kemungkinan besar akan mengabaikan situs ini dan mengeklik salah satu dari sumber-sumber populer yang telah disebutkan sebelumnya.

Fakta inilah yang membuat kesadaran merek alias brand awareness sangat kuat. Cukup kuat untuk memengaruhi persepsi orang-orang. Kesadaran merek bahkan membuat mereka mengabaikan konten yang muncul di peringkat pertama sekalipun. Belum lagi, brand awareness mampu memperoleh kepercayaan dari pelanggan dan mendorong mereka untuk melakukan pembelian.

Baca Juga: Jenis Traffic Website? Kenali Jenis-jenisnya

Hal ini sudah pasti sangat logis. Jika Anda sudah tahu merek apa saja yang membuat mereka percaya, jadikan sebagai pedoman agar bisa menentukan langkah selanjutnya. Menurut statistik dari Nielsen, pengunjung global cenderung membeli produk-produk baru dari perusahaan yang familiar di mata mereka.

Contoh lain yang menunjukkan betapa pentingnya kesadaran merek adalah Forbes. Kadang-kadang, pembahasan dari mereka terlalu luas dan pasaran. Belum lagi, URL dari konten-konten Forbes sering berantakan dan tidak sedap dipandang.

Tetap saja, saat melihat nama Forbes di SERP, kemungkinan besar Anda akan mengkliknya. Merek terkenal dan jumlah pengikut yang masif sudah cukup membuat warganet terdorong untuk mengunjungi situs web mereka, sekalipun tidak banyak yang diharapkan dari konten yang mereka buat.

Sudah jelas, bukan? Terbukti bahwa reputasi yang kuat mampu menaikkan potensi peningkatan jumlah klik dan menumbuhkan lalu lintas yang bernilai tinggi.

Jasa SEO

Rasio Klik-Tayang (CTR) Organik Kini Lebih Penting daripada Peringkat

Mau seberapa tinggi pun situs web Anda muncul di Google, tidak akan ada yang mengeklik kalau orang-orang tidak familiar dengan merek Anda. Jika tak mulai membangun merek yang mudah diingat dan solid, produk-produk inovatif pun tidak akan dihiraukan oleh audiens. Tanpa merek, seseorang bukanlah siapa-siapa di dunia internet.

Baca Juga: Cara Meningkatkan CTR yang Mudah untuk Bisnis

Inilah alasan mengapa rasio klik-tayang jauh lebih penting ketimbang peringkat kata kunci di SERP. Secara tidak langsung, jumlah klik pun akan memengaruhi posisi kemunculan Anda dalam hasil penelusuran. Punya peringkat tinggi, tetapi tidak ada yang mengunjungi URL Anda? Itu menjadi tanda bahwa Google tidak menganggap kinerja situs web layaknya merek-merek terkenal.

Sementara itu, konten dengan peringkat yang buruk, tetapi memiliki jumlah klik yang lebih banyak, berpotensi naik peringkat di kemudian hari. Sesuai yang dijelaskan sebelumnya, demi mendapatkan klik dari audiens, Anda harus membuat merek yang tepercaya dan berkesan mendalam.

Bagaimana Branding dengan SEO? 

1. Bangun Kepercayaan dengan Konten

Kata kunci adalah poin paling penting dari SEO. Walau demikian, Anda perlu mengetahui cara mengimplementasikan kata kunci ke dalam strategi SEO dengan cermat. Dikutip dari artikel di Elevate Digital, setiap konten yang dipublikasikan dalam situs web harus mempunyai kata kunci yang bernilai tinggi, diletakkan secara strategis, dan jumlahnya seimbang.

Baca Juga: Contoh Konten Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan

Tujuan utama Anda adalah menciptakan konten informatif, berwawasan, dan mendorong tindakan bagi para pembacanya. Konten harus bisa mengedukasi dan membantu audiens untuk mengatasi masalah-masalah mereka di dunia nyata. Bagi mesin penelusuran maupun warganet, konten seperti ini benar-benar berkualitas tinggi. Terlebih, konten akan menempatkan Anda sebagai sumber daring yang kredibel serta membantu memperoleh lebih banyak klik dan tautan balik.

2. Bangun Merek Personal dengan Guest Blog

Guest blogging juga menjadi salah satu cara penting dalam dunia SEO. Jika ingin meningkatkan pemajanan brand, berkontribusi di situs web dengan reputasi tinggi bisa menjadi opsi tepat. Kegiatan guest blog juga membantu memperoleh banyak tautan balik sehingga lebih banyak orang berkunjung. Pastikan untuk memilih partner yang satu bidang dengan Anda.

3. Media Sosial dan SEO

Ada bermacam-macam alasan mengapa orang-orang terhubung dengan merek di media sosial. Sebagian ingin mendapat info-info terkini, mengikuti pembaruan diskon, ataupun memahami lebih lanjut seputar brand. Tujuan Anda adalah membangun warna dan suara yang unik serta memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten lewat komentar, pesan, maupun kiriman. Pilihlah ciri khas interaksi yang sesuai dengan brand Anda.

Jadi, sudah jelas mana yang perlu difokuskan terlebih dahulu? Reputasi jenama dan peringkat di mesin pencarian memang sama-sama penting. Namun, membangun brand jauh lebih bermanfaat untuk jangka panjang. Ditambah lagi, pengunjung cenderung mengingat reputasi dan pengalaman saat berinteraksi dengan bisnis Anda, bukan memikirkan berapa ranking Anda.Masih kesulitan dalam meningkatkan reputasi merek? Kenapa tidak coba menggunakan Jasa SEO profesional saja? Konsultasikan hal-hal yang menjadi masalah Anda dengan ToffeeDev, digital marketing agency terpercaya dan berkualitas. Dapatkan solusi-solusi jitu dari para ahli berpengalaman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post