Apa itu ROAS dan Cara Menghitungnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

ROAS adalah salah satu metric marketing yang sering digunakan untuk menghitung efektivitas suatu digital campaign. Dengan menggunakan ROAS, Anda dapat mengetahui apakah strategi marketing yang dijalankan sudah tepat atau belum. Untuk dapat memahami tentang ROAS, simak penjelasannya dalam poin-poin berikut.

Apa itu ROAS?

ROAS adalah singkatan dari Return on Ad Spend. Hitungan ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar return yang didapat dari sebuah iklan. Ya, dalam metrik ini, iklan ibarat sebuah investasi yang bisa mendatangkan imbal hasil atau return.

Untuk bisa mengetahui efektivitas iklan tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap performanya. Anda perlu tahu berapa besar return yang bisa didapat dari pemasangan sebuah iklan; apakah sepadan, untung, atau justru merugi.   

Baca juga: 5 Fokus Area Untuk Tingkatkan Search Network Campaign

Cara menghitung ROAS

Nah, bagaimana cara menghitung Return on Ad Spend itu sendiri? Sebenarnya menghitung Return on Ad Spend tidak terlalu sulit. Anda perlu mempersiapkan dua data, yaitu data pendapatan kotor (gross avenue) sebuah iklan dan data mengenai besaran biaya yang dikeluarkan untuk membuat iklan tersebut. Data pertama kemudian dibagi dengan data kedua untuk bisa mengetahui Return on Ad Spend. Sederhananya, berikut adalah rumus Return on Ad Spend:

ROAS = Gross Avenue/Ad Spend

Untuk lebih memahami cara menghitung Return on Ad Spend, Anda bisa menyimak contoh berikut ini:

Perusahaan XYZ mengeluarkan biaya sebesar Rp4 juta dalam waktu satu bulan untuk pemasangan iklan digital di sebuah website. Dari pemasangan iklan tersebut, Perusahaan XYZ berhasil mendapatkan revenue sebesar Rp16 juta. Berapa besaran Return on Ad Spend dari iklan yang dipasang Perusahaan XYZ tersebut?

  • Gross avenue : Rp16 juta
  • Ad spend : Rp4 juta

ROAS = Gross Avenue/Ad Spend

= Rp16 juta/Rp4 juta

= Rp4 juta

Jadi, Return on Ad Spend dari pemasangan iklan tersebut adalah Rp4 juta atau 4:1. Artinya, setiap Rp1 yang dikeluarkan oleh perusahaan XYZ dalam memasang iklan, maka perusahaan tersebut akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp4.

Selain menggunakan perhitungan manual seperti di atas, beberapa layanan penyedia iklan atau campaign digital biasanya juga sudah menyediakan tools untuk menghitung Return on Ad Spend, contohnya seperti Google Ads. Idealnya, Google Ads akan menampilkan data Return on Ad Spend dalam bentuk persentase.

Dalam perhitungan tersebut, jika nilai Return on Ad Spend sama dengan atau di atas 100%, maka dipastikan iklan tersebut efektif dan mendatangkan keuntungan. Anda tinggal mengevaluasinya kembali apakah iklan tersebut bisa diteruskan atau tidak.

Hal lain yang perlu diperhatikan

Saat menghitung Return on Ad Spend, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu biaya vendor, komisi affiliate, serta click and impression. Biaya vendor adalah biaya yang dikeluarkan saat pembuatan iklan. Perlu diingat, meski perusahaan Anda sudah memiliki advertising-in-house, gaji untuk karyawan tersebut pun harus dimasukkan dalam biaya pengeluaran iklan.

Jangan lupakan juga komisi affiliate atau platform lain yang menjadi tempat munculnya iklan Anda. Biaya bidding iklan juga harus dimasukkan dalam pengeluaran. Terakhir, Anda juga harus menyertakan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan click and impression, entah itu cost per click atau cost per impression.

Baca Juga : Apa itu CPC? Apa saja Keunggulannya Bagi Pelaku Bisnis?

Nah, itulah pembahasan mengenai ROAS dan cara sederhana untuk menghitungnya. ROAS amat penting dalam digital marketing. Dengan ROAS, Anda bisa mengetahui apakah suatu iklan efisien atau tidak. ROAS juga bisa membantu Anda untuk mengevaluasi strategi pemasaran digital.Hasil ROAS Anda masih belum memuaskan? Tidak perlu khawatir, Toffeedev sebagai digital marketing agency siap membantu Anda dalam merancang strategi digital marketing yang lebih efisien dan tentunya tepat sasaran. Mulai sekarang bersama Toffeedev!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post