Cara Riset Keywords YouTube Untuk Menaikkan Views

cara riset keyword youtube

Berbicara mengenai media sosial, cukup banyak media sosial yang digunakan oleh masyarakat dunia, apalagi Indonesia. Dimulai dari Twitter, Facebook, hingga Instagram. Bisa dibilang ketiganya menjadi primadona dari media sosial di Indonesia. Namun jika melihat sisi lain dari dunia internet, maka platform video menjadi satu fenomena tersendiri. Ketika orang sudah mulai bosan dengan kata-kata saja, mereka juga ingin mendapatkan tampilan visual dalam bentuk video yang menarik. Maka dari itu, YouTube menjadi platform video terbaik saat ini.

YouTube yang merupakan salah satu produk dari Google ini memang menawarkan platform video yang memiliki pengguna lebih banyak dibandingkan yang lainnya. Ditambah lagi, berbagai macam fitur menarik pun diberikan, salah satunya adalah ads, yang artinya, kreator video bisa mendapatkan pundi-pundi uang dari sana. Namun untuk bisa mencapai tingkatan terbaik dengan jumlah views  puluhan ribu hingga jutaan, maka diperlukan riset keyword YouTube dengan baik dan benar. Ketika Anda sudah tahu bagaimana cara riset keyword YouTube, maka bisa dipastikan jumlah views meningkat tajam. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara riset keyword YouTube? Bagi yang penasaran, topik ini dibahas secara lengkap di bawah.

Apa itu Riset Keyword YouTube?

Riset Keyword YouTube adalah cara menemukan kata kunci berupa kata atau frasa yang sering digunakan target audiens untuk mencari video YouTube. Secara sederhana, riset kata kunci YouTube ini sama dengan riset kata kunci untuk blog dan website.

Video Anda memiliki peluang untuk muncul di ranking teratas kolom pencarian YouTube jika Anda mengetahui kata kunci yang tepat. Dengan cara menambah viewer Youtube, maka Anda memiliki kesempatan untuk memiliki lebih banyak viewers lagi dalam setiap konten video di Youtube Anda. Selain itu, melakukan riset kata kunci juga bisa menjadi sarana Anda menemukan ide konten yang menarik sehingga proses pembuatan konten dapat meningkat.

Banner - Ads General

Cara Riset Keyword Youtube

Mengidentifikasi keyword yang tepat untuk riset di platform YouTube adalah langkah kunci dalam upaya untuk meningkatkan visibilitas dan pencarian konten video Anda. Riset keyword YouTube memungkinkan Anda untuk memahami apa yang dicari oleh audiens Anda, serta menentukan topik yang relevan dan diminati oleh pemirsa. Dalam pembahasan ini, kita akan menjelaskan berbagai strategi dan alat yang dapat membantu Anda dalam riset keyword YouTube, sehingga Anda dapat merencanakan konten yang lebih efektif dan mendapatkan lebih banyak penonton.

1. Gunakan Website Pencari Keyword

Untuk cara riset keyword YouTube yang pertama adalah menggunakan website pencari keyword. Saat ini, menggunakan keyword yang dicari oleh banyak orang untuk dijadikan topik video adalah cara yang tepat. Demi bisa mendapatkan keyword yang tepat, Anda bisa menggunakan beberapa website pencari keyword yang tersedia secara gratis. Apa saja website tersebut? Ada Ubersuggest dan Google Keyword Planner. Optimalkan kedua website tersebut untuk mencari keyword. Jangan lupa, sebaiknya tetap berada di topik video yang sesuai dengan channel yang Anda miliki. Jika sering membahas soal game, maka cari keyword tentang game. Begitu juga ketika channel Anda fokus bahas teknologi. Dengan cara ini, bisa dipastikan video-video yang Anda buat memiliki potensi besar dalam menarik viewers lebih banyak.

Baca Juga: YouTube SEO: Memanfaatkan YouTube Tags 

2. Buat Video Sesuai Dengan Tren yang Ada

Berbicara mengenai video YouTube, ada satu nilai yang harus dipegang teguh, khususnya bagi para pemula, yaitu mengikuti tren yang ada. Ya, dengan mengikuti tren yang sedang ada untuk dibuat menjadi video di dalam channel Anda, maka viewers bisa dipastikan lebih banyak daripada video-video Anda yang lainnya. Untuk bisa mengetahui sedang ada tren apa yang naik daun, ada dua cara yang bisa Anda pilih serta lakukan. Pertama, Anda mengecek berita online terbaru atau perkembangan isu di media sosial. Kedua, Anda bisa menggunakan Google Trend untuk lebih mudah dan lebih pasti dalam mencari tren yang sedang naik daun. Dengan du acara itu, maka Anda sudah pasti bisa mengikuti tren.

3. Jangan Lupa Lengkapi Keyword di Beberapa Bagian

Ketika sedang ingin mengunggah video YouTube, Anda perlu melengkapi beberapa bagian ada video tersebut berfungsi secara sempurna. Dimulai dari judul, tags, hingga deskripsi video. Nah dari ketiga bagian itu, semuanya harus dimasukkan keyword yang Anda gunakan untuk topik video tersebut. Dengan cara ini, maka video Anda dipastikan masuk ke dalam indeks dan memberikan peringkat di dalam mesin pencari seperti Google.

4. Analisis Video Kompetitor

Menganalisis video kompetitor dapat membantu mencari keyword YouTube dengan cara mengidentifikasi keyword yang relevan, mengetahui tingkat persaingan keyword, dan menemukan ide konten baru.

Pertama, dengan melihat video kompetitor, kita dapat mengetahui keyword apa saja yang sering digunakan oleh audiens mereka. Keyword-keyword tersebut dapat menjadi inspirasi untuk kita membuat konten video yang relevan dengan minat audiens.

Kedua, dengan melihat performa video kompetitor, kita dapat mengetahui tingkat persaingan keyword tersebut. Keyword dengan tingkat persaingan yang tinggi akan lebih sulit untuk dioptimasi, sehingga kita perlu membuat konten video yang lebih berkualitas untuk dapat bersaing dengan kompetitor.

Ketiga, dengan melihat video kompetitor, kita dapat menemukan ide konten baru yang belum pernah dibuat oleh kompetitor. Hal ini dapat membantu kita untuk membuat konten yang lebih unik dan menarik bagi audiens.

Banner - Ebook Ads

Tools untuk Riset Kata Kunci YouTube

Anda bisa melakukan riset kata kunci YouTube dengan beberapa tools berikut ini:

1. KeyWord Tool

Salah satu situs web yang bisa kamu akses untuk melakukan riset kata kunci YouTube adalah Keyword Tool . Dengan Keyword Tool, Anda bisa mengetahui kata kunci sebagai content creator mengenai apa yang relevan untuk membuat konten YouTube. Beserta informasi search volume, tren selama setahun terakhir, CPC, dan persaingan keyword.

Anda bisa menggunakannya sesuaikan saja dengan kebutuhan baik secara gratis atau berbayar. Selain bisa digunakan untuk riset kata kunci YouTube, tools yang satu ini juga dapat membantu untuk mendapatkan keyword di berbagai platfrom. Misalnya, Instagram, Twitter, Google, dan lainnya.

2. Google Search Console

Google Search Console adalah alat pencari kata kunci YouTube lainnya yang bisa digunakan. Google Search Console dapat membantu untuk memantau kinerja channel YouTube. Jadi, Anda bisa memaksimalkan pengelolaan dan volume pencarian YouTube, sehingga menghasilkan viewers dan prospek yang lebih baik.

3. WordTracker

WordTracker juga dapat digunakan untuk menemukan kata kunci YouTube yang relevan. Mirip dengan Keyword Tools, alat ini memberikan informasi tentang kata kunci tertentu, termasuk volume pencarian, tren, dan saingan.

Fitur pencarian kata kunci di YouTube memungkinkan pengguna melakukan hingga 10 pencarian gratis. Jika Anda ingin memanfaatkan fitur WordTracker tanpa batasan dan dengan hasil yang lebih baik, Anda dapat berlangganan.

4. VidIQ

Anda dapat menggunakan VidIQ untuk menentukan saluran YouTube mana yang berkinerja terbaik untuk kata kunci ini serta jumlah penayangan tertinggi, jumlah views rata-rata, dan rata-rata views yang didapat. Anda dapat menggunakan VidIQ premium selain versi gratis untuk memanfaatkan sepenuhnya.

Banner - Lead Gen Ads

5. Google Trends

Google Trends adalah alat lain yang dapat Anda coba untuk penelitian kata kunci di YouTube. Anda yang sudah familiar dengan SEO dan menggunakannya untuk mengoptimalkan platform bisnis online pasti mengetahui tools Google Trends.

Google Trends dapat membantu Anda menemukan kata kunci YouTube yang sesuai. Alat ini juga dapat digunakan untuk mencari kata kunci untuk situs web atau blog. Akan ada data volume pencarian yang tersedia untuk setiap kata kunci yang Anda masukkan ke Google Trends dalam waktu tertentu seperti 1 tahun, 9 bulan, 6 bulan, atau 3 bulan terakhir.

Apakah Volume Segalanya untuk Keyword Youtube?

Tidak, volume bukanlah segalanya untuk keyword YouTube. Meskipun volume pencarian tinggi dapat meningkatkan peluang video Anda muncul di hasil pencarian, ada faktor-faktor lain yang juga perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Kesesuaian dengan target audiens: Kata kunci yang memiliki volume pencarian tinggi tidak selalu relevan dengan target audiens Anda. Jika konten Anda tidak sesuai dengan minat audiens, maka mereka tidak akan menontonnya, meskipun kata kuncinya populer.
  • Kompetisi: Semakin tinggi volume pencarian suatu kata kunci, semakin banyak pula video yang bersaing untuk muncul di hasil pencarian. Jika Anda tidak memiliki konten yang berkualitas dan menarik, maka video Anda akan sulit untuk bersaing dengan video-video lain yang sudah ada.
  • Tren: Kata kunci yang sedang tren mungkin memiliki volume pencarian tinggi, tetapi tren tersebut bisa cepat berlalu. Jika Anda memilih kata kunci yang hanya sedang tren, maka Anda akan kehilangan peluang untuk mendapatkan traffic yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan semua faktor tersebut saat melakukan riset keyword YouTube. Volume hanyalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan, tetapi bukan satu-satunya faktor.

Mudah bukan untuk cara riset keyword YouTube? Maka dari itu, jangan lewatkan kesempatan melakukan optimasi dari video-video Anda di YouTube. Semoga informasi ini bermanfaat.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top