Membahas Apa itu Domain, Jenis, dan Cara Mendapatkannya

apa itu domain

Apa itu Domain? Sudah pasti bahwa Anda membutuhkan alamat yang jelas untuk mencapai sebuah website. Alamat IP atau Internet Protocol Address merupakan kombinasi angka yang kompleks dan sulit dihafalkan. Nah, domain adalah bentuk sederhana dari alamat IP yang berfungsi mengidentifikasi suatu web hosting.

Nama domain dan ekstensinya (.com, .net, .org, .id, atau .co.id) yang akan mengantar visitor ke situs web tujuan. Apakah memiliki sebuah domain itu penting, seperti apa cara kerjanya, dan bagaimana cara mendapatkannya? Simak ulasan singkatnya berikut ini untuk menjawab rasa ingin tahu Anda.

Banner Ads - General 2

Apa itu Domain?

Pengertian domain (disebut juga alamat website ) yaitu merupakan nama unik yang mengidentifikasi alamat IP. Nama alamat website adalah alamat yang dimasukkan ke bilah URL browser dan digunakan agar alamat web lebih mudah diingat. Cara kerjanya adalah: setelah nama alamat website dimasukkan ke browser, permintaan akses akan dikirim ke server global yang kemudian membentuk Domain Name System (DNS).

DNS lalu mentransfer alamat website menjadi IP Address. Setelah itu, server akan merespons dan menyajikan situs web tersebut kepada user. Fungsinya adalah untuk memudahkan user mengakses sebuah situs web. Bayangkan bila tanpa hal itu, setiap pengguna harus menghafal alamat IP yang rumit dan panjang seperti 172.146.88.190. dan sebagainya.

Baca Juga : Domain dan Hosting, Hal Penting Dalam Pembuatan Website

Fungsi Domain

Fungsi domain yang utama adalah mengubah deretan alamat IP ke dalam sebuah istilah atau nama yang bisa dilihat dan diingat dengan mudah. Misalnya saat mengetikkan toffeedev.com, Anda bisa mengakses website ToffeeDev dengan mudah tanpa harus tahu alamat IP-nya.

Selama data yang disampaikan akurat, tidak perlu khawatir salah alamat. Domain adalah sesuatu yang unik. Karena nama domain yang sudah didaftarkan atas nama orang lain tidak dapat digunakan oleh siapapun.

Ini agar database semua nama domain di dunia dapat dipertahankan, yang merupakan tanggung jawab organisasi unik bernama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Belum lagi jika pengguna mengetikkan alamat IP yang salah, yang mencegah akses ke situs web. Hasilnya, fitur domain dapat mengubah kumpulan bilangan bulat ini menjadi nama domain yang telah dibuat.

Jenis-jenis Domain

Anda juga harus mempelajari tiga jenis domain populer, yakni top level, second level, dan third level domain. Masing-masing memiliki tujuan dan kualitas yang berbeda-beda. Bagaimana penjelasannya?

1. TLD – Top Level Domain

TLD adalah ekstensi alamat website setelah titik (com, id, atau net,). Jenis alamat website ini dibagi menjadi 3 jenis, di antaranya:

  • Generic TLD, bisa digunakan oleh umum. Contohnya com, info, dan net.
  • Sponsored TLD, dipakai oleh institusi atau komunitas tertentu. Contohnya asia, edu, dan mil.
  • Country Code TLD, digunakan untuk mengidentifikasi lokasi geografis/negara. Contohnya id, es, us, ca, dan jp.

2. SLD – Second Level Domain

SLD merujuk pada nama alamat website yang didaftarkan oleh pemilik website. Pada toffeedev.com, misalnya, nama “toffeedev” itulah yang disebut SLD. Lebih mudahnya, SLD bisa diartikan sebagai nama website milik Anda.

3. 3LD – Third Level Domain

3LD merupakan alamat website yang diberikan sebelum TLD dan SLD, disebut juga dengan subdomain. Bisa dibuat sesuai kebutuhan setelah Anda memiliki SLD.

Banner Ads - Ebook 2

Cara Mendaftar

Nama alamat website diatur oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Ikuti tips berikut untuk mendapatkan nama alamat website yang unik:

  • Gunakan nama kreatif, mudah diingat, dan mudah diketik
  • Sebaiknya gunakan nama yang singkat
  • Sesuaikan dengan tema konten website
  • Tentukan target visitor berdasarkan area/negara
  • Jangan menggunakan angka atau tanda sambung

Langkah pertama sebelum mendaftarkan nama alamat website adalah mengecek apakah nama unik yang diinginkan tersedia atau tidak. Anda bisa memanfaatkan fitur pencari alamat website yang kebanyakan sudah tersedia pada setiap penyedia nama alamat website. Bila tidak tersedia karena sudah ada yang memakai, biasanya akan ada opsi nama lain yang bisa Anda pakai.

Setelah itu, ikuti saja langkah selanjutnya, yakni check out dan pembayaran. Bila nama alamat website telah terdaftar dan dibeli, Anda akan dapat mengakses control panel dan mengelola website menggunakan semua tool yang dibutuhkan.

Contoh Domain yang Biasa Dipakai

Hingga saat ini, domain .COM masih menempati urutan pertama nama domain yang sering digunakan. Selain itu, ada contoh domain lainnya yang umum dipakai di berbagai server. Adapun beberapa contoh domain yang biasanya ada di mesin pencari adalah sebagai berikut:

1. .ac.id

Contoh domain pertama adalah domain yang terkait dengan alamat situs web untuk institusi pendidikan. Karena domain ac adalah singkatan dari academic, ini dapat digunakan sebagai URL untuk situs web kampus. Ui.ac.id, domain website Universitas Indonesia, itb.ac.id, website Institut Teknologi Bandung, dan lain sebagainya adalah contoh domain ac.id.

2. .go.id

Kedua, domain .go.id merupakan gambaran dari sebuah domain yang sering digunakan oleh situs web pemerintah, seperti situs web resmi negara, kabupaten, dan sebagainya. Akibatnya, untuk memanfaatkan domain ini, sejumlah persyaratan harus dipenuhi. Jika tidak, itu tidak dapat digunakan dengan sembarangan.

3. .asia

Domain .asia adalah contoh domain yang digunakan oleh bisnis di mana ekstensi domain ini berada di kawasan Asia-Pasifik sesuai namanya. Website bisnis tersebut akan mendapatkan pengakuan regional dengan memakai domain .asia.  Biasanya domain .asia ini bisa digunakan untuk individu, bisnis, organisasi, komunitas dan lain sebagainya.

4. .biz

Menurut data, domain .biz adalah singkatan dari business dan sudah digunakan oleh jutaan bisnis di seluruh dunia. Domain ini umum digunakan untuk website dengan kategori bisnis ataupun perusahaan.

5. .name

Situs web .name biasanya digunakan untuk tujuan pribadi dan bisnis. Ini agar situs web pribadi dan organisasi nirlaba dapat menggunakan domainnya yang memang ditargetkan seperti itu. Meski bersifat personal, website akan tampil lebih profesional dengan memilih domain .name.

6. .id

.id adalah gambaran domain yang sama populernya dengan .COM. Identitas bangsa Indonesia diberikan melalui domain ini. Setiap negara juga memiliki domain khusus sebagai informasi tambahan. Saya dari Malaysia, au dari Australia, dan contoh lainnya adalah domain.

7. .tv

Stasiun televisi juga biasanya menggunakan domain, tidak hanya website bisnis atau pribadi saja.  Contoh domain yang dipakai stasiun televisi adalah .tv, namun domain ini tidak terlalu banyak dipakai di Indonesia. Bahkan stasiun TV di Indonesia kebanyakan tetap memakai domain .com saja.

8. .info

Dirilis pertama kali pada akhir tahun 2000-an, domain .info adalah salah satu jenis generic Top Level Domain (g TLD). Merupakan singkatan dari informasi, domain ini digunakan untuk media yang berhubungan dengan informasi. Saat ini domain .info sudah digunakan total sebanyak 5.2 juta orang di seluruh dunia.

9. .in

.in adalah contoh domain yang benar-benar terbuka untuk pendaftaran oleh siapa saja. Seringkali menjadi pilihan pertama untuk bisnis atau individu yang berbasis di India. Organisasi atau perusahaan dapat menggunakan domain ini untuk terhubung atau memasarkan ke orang India.

10. .net

Ekstensi domain populer yang digunakan oleh bisnis dengan berbasis TI atau situs web yang dikhususkan untuk topik teknis dan infrastruktur internet adalah .NET. Net adalah akronim untuk internet, oleh karena itu memiliki domain ini memberi pengunjung situs web dari seluruh dunia berbagai pilihan.

Banner Ads - Lead Gen 2

Perbedaan Domain dengan Hosting

Meskipun keduanya penting untuk sebuah situs web untuk ditayangkan, ada beberapa perbedaan utama antara hosting dan domain. Domain adalah URL yang Anda gunakan untuk mengunjungi sebuah website di browser, sedangkan web hosting adalah lokasi untuk menyimpan file dan data website agar dapat diakses melalui internet.

Hosting diibaratkan sebagai tanah tempat Anda membangun rumah (website) di internet. Sementara itu, domain merupakan alamat rumah Anda. Melalui domain, siapa pun dapat mengakses situs web Anda melalui browser web, dan hosting web memungkinkan situs web dimuat di browser. Anda tidak akan dapat online situs web tanpa hosting.

Kesimpulan

Jadi, apa itu domain? Domain adalah identitas Anda di internet dan merupakan hal krusial yang perlu diperhatikan dalam pengembangan website. Selain itu, perhatikan pula desain serta performa web agar visitor betah berlama-lama di situs web Anda!

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top