Membawa Bisnis Offline ke Online
Pentingnya Membawa Bisnis Offline Ke Online
Mei 11, 2020
Mengapa Konsep Pemasaran Sekarang Lebih Populer
Mengapa Konsep Pemasaran Sekarang Lebih Populer?
Mei 11, 2020
Show all

Fungsi dan Cara Kerja PageSpeed Google

Fungsi Cara Kerja Pagespeed Google

Fungsi Cara Kerja Pagespeed Google

Sebagai raksasa teknologi dunia, Google memiliki berbagai macam inovasi yang masing-masing membawa manfaat besar, khususnya bagi aktivitas IT. Ketika berbicara mengenai website, cukup banyak barisan produk Google yang bisa dimanfaatkan agar bisa membuat website berfungsi optimal. Salah satunya adalah PageSpeed Google.

PageSpeed Google adalah alat dari Google yang memiliki fungsi untuk mengukur kinerja website yang kita miliki. PageSpeed fokus untuk melihat kualitas website ketika sedang diakses oleh komputer dan juga smartphone. Ketika alat ini sudah dijalankan, maka Anda bisa tahu apakah performa website yang dimiliki sudah bagus atau belum

Selain itu, PageSpeed juga bisa melihat masalah apa yang ada di dalam website, berikut juga dengan cara mengatasinya. Tidak dapat dipungkiri, ketika Anda sering menggunakan kode CSS serta penempatan HTML yang tidak sesuai, maka bisa mengganggu  kinerja website. Itulah yang harus diperbaiki agar bisa membuat performa website menjadi lebih baik.

Selain itu, masih ada cara kerja PageSpeed Google yang perlu Anda ketahui agar Anda tahu bagaimana keunggulan dari alat ini. Ingin tahu informasi lengkapnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Memiliki Standar Penilaian

Cara kerja dari PageSpeed Google itu sebenarnya memiliki standar penilaian tersendiri. Untuk bisa menilai dari website Anda, perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh PageSpeed. Setelah menunggu beberapa waktu, akan keluar nilai dari website Anda. Jika nilai website Anda memiliki nilai di atas 85%, maka performa website sudah terhitung baik. Namun jika di bawah 85%, maka Anda perlu melakukan peninjauan ulang agar website bisa memiliki performa yang jauh lebih baik.

Adanya Indikator

Tidak hanya berhenti di situ saja, PageSpeed juga memiliki indikator penilaian yang sudah diciptakan dengan aturan yang jelas oleh Google. Ketika website Anda bermasalah, pasti ada beberapa bagian yang harus diperbaiki. Namun Anda pasti bingung mana yang harus didahulukan. Supaya tidak bingung, PageSpeed memiliki tiga indikator penilaian yaitu warna merah, warna oranye, dan warna hijau.

Jika menemukan tanda warna merah, maka masalah tersebut harus segera diselesaikan karena bisa menghambat kinerja website dengan cukup parah. Kalau menemukan tanda warna oranye, hitungannya ini adalah kesalahan ringan, namun tetap harus diperbaiki. Jangan biarkan warna oranye itu didiamkan terlalu lama. Sedangkan tanda warna hijau berarti tidak ada kesalahan yang terjadi di dalam website Anda. Anda sudah mengurus website tersebut dengan baik.

Itulah indikator dari tanda penilaian PageSpeed Google. Jadi dahulukan tanda warna merah, baru ke tanda warna oranye. Dahulukan yang memiliki masalah yang lebih besar terlebih dahulu.

Melihat Kinerja Halaman

PageSpeed memang melihat dan menilai kinerja dari setiap halaman. Namun alat ini juga melihat aspek atau elemen apa saja yang digunakan di halaman tersebut. Jadi PageSpeed menilai bagaimana performa struktur HTML, konfigurasi server,  gambar, CSS, hingga JavaScript. PageSpeed Google berusaha melihat performa halaman website secara keseluruhan agar para penggunanya bisa mendapatkan performa website yang terbaik.

Baca Juga: Google PageSpeed Insights: Jawaban Untuk Performa Website

Itulah fungsi dan cara kerja PageSpeed Google yang perlu Anda ketahui. Alat ini memang seharusnya sudah Anda gunakan sejak dini agar website yang dimiliki tetap dalam kondisi terbaik. Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *