4 Cara Untuk Menghemat Kuota Internet
April 20, 2016
Bagaimana Membuat Website Untuk Pertama Kali
April 25, 2016
Show all

Google Doodle Hari Ini: R.A. Kartini

“Ibu kita Kartini, putri sejati. Putri Indonesia, harum namanya”

“Ibu kita Kartini, pendekar bangsa. Pendekar kaumnya, untuk merdeka”

Penggalan lirik lagu ini pasti sangat melekat di diri kita semua, khususnya para perempuan. Seperti yang kita ketahui bahwa beliau adalah Pahlawan Nusantara yang membela hak kaum perempuan (pada jamannya).

21 April, merupakan hari kelahiran seorang perempuan berhati baja ini. Ya, beliau adalah Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara pada tahun 1879. Beliau tidak hanya dikenal sebagai sosok yang pintar, namun juga pemberani terutama untuk membela kaum perempuan.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara, baik yang kandung atau tiri. Dan beliau merupakan anak perempuan tertua (diantara saudara kandung lainnya). Beliau cukup mahir dalam berbahasa Belanda, maka dari sanalah ia mulai belajar sedikit banyak tentang negara Eropa tersebut. Tidak hanya itu, Kartini semasa hidupnya juga sering berkirim surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Dari buku-buku, koran serta majalah yang beliau baca, Kartini mengetahui bahwa perempuan di Belanda ternyata cukup maju dan dipandang disana. Dari situlah, beliau memiliki keinginan yang besar untuk menaikkan derajat perempuan Indonesia pada waktu itu.

Setelah beliau wafat pada tanggal 17 September 1904, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”. Lalu pada tahun 1922, Balai Pustaka kembali menerbitkannya bukunya yang diberi judul dalam Bahasa Melayu dan dikenal sampai saat ini, yaitu “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Buku yang merupakan kumpulan surat Kartini, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda. Dan inilah juga yang membuat pandangan masyarakat Belanda berubah terhadap perempuan Jawa pada saat itu. Maka dari itu, kita sebagai perempuan Indonesia hanya tinggal meneruskan perjuangan beliau agar perempuan Indonesia semakin kuat ke depannya.

Google juga tidak mau kelewatan momen kelahiran sang Pahlawan Perempuan Indonesia ini. Beginilah jadinya kalau Kartini dibuat Google Doodle:

capture-20160421-111511

Selamat Hari Kartini untuk seluruh Perempuan Indonesia!

source: Wikipedia

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *