Mengenal Unbounce App
Unbounce App: Platform Untuk Landing Page
April 15, 2020
Alasan Algoritma Google Di Update
Mengapa Algoritma Google Harus Di-Update?
April 15, 2020
Show all

Apa saja Isi Dari Struktur Website yang Baik?

Struktur Website yang Baik

Struktur Website yang Baik

Siapa yang belum pernah membuka website? Pastinya semua orang sudah pernah membuka website selama menggunakan internet. Ketika Anda membuka website, maka Anda bisa melakukan pencarian informasi di dalamnya dengan lebih mudah. Itu semua sebenarnya bisa Anda lakukan karena website yang baik memang membuat para penggunanya mudah mencari segala bentuk informasi. Para pembuat website atau biasa disebut web developer selalu menjaga kualitas website berdasarkan struktur website.

Dari segi namanya sendiri, sebenarnya Anda sudah bisa menerka apa itu struktur website. Struktur website adalah cara menyusun halaman-halaman di website secara teratur dan sesuai dengan apa yang telah diciptakan sejak lama. Dengan cara penyusunan yang sudah dibilang ada pakem atau aturan tidak tertulis, maka para web developer sudah tidak perlu lagi kebingungan ketika harus membuat website. Mereka sudah tahu harus ada halaman apa saja  di dalam website tersebut.

Pertanyaannya sekarang adalah apa saja isi dari struktur website yang baik? Bagaimana jika tidak ada salah satu dari bagian tersebut di dalam website? Pernyataan tersebut telah dijawab dalam penjelasan di bawah ini.

Apa saja Isi Struktur Website?

Seperti yang telah dituliskan di atas, struktur website yang baik memiliki beberapa halaman atau bagian yang sudah pasti harus ada di dalamnya. Jika tidak ada, maka ada kemungkinan. Pertama, web developer tersebut tidak tahu bagaimana struktur yang baik. Kedua, memang perusahaan atau pemilik website tersebut belum membutuhkan halaman yang seharusnya ada. Jadi, apa saja struktur website yang harus ada?

1. Front Page

Front Page adalah halaman utama dari website tersebut. Biasanya disebut juga sebagai Home. Ketika Anda membuka website dengan domain utama mereka tanpa ada penambahan di belakangnya, maka Anda sudah pasti dibawa masuk ke bagian Front Page. Sudah pasti semua website memiliki Front Page.

2. Pages

Selanjutnya ada Pages yang merupakan isi dari website. Biasanya terdiri dari berbagai macam halaman yang berisi informasi tentang produk atau jasa yang dijual. Sama seperti Front Page, bagian ini sudah pasti harus ada agar bisa membuat para pengunjungnya tahu bisnis apa yang dijalankan oleh perusahaan tersebut. Maka dari itu, banyak perusahaan yang membuat website sendiri agar mereka lebih mudah memberikan penjelasan kepada para konsumennya.

3. Blogs

Konten yang dioptimasi dengan SEO tidak hanya pages saja, tetapi juga bisa dengan menggunakan Blogs yang biasanya berisi berita, artikel, dan juga update terbaru dari bisnis tersebut. Tentunya dengan SEO yang baik, maka konten Blogs ini bisa menarik banyak trafik. Memang tidak semua perusahaan merasa membutuhkan bagian Blogs ini di dalam website mereka karena tidak tahu bagaimana mengeksekusi kontennya. Namun jika memang membutuhkan bantuan dalam membuat blogs yang baik sekaligus strategi SEO-nya, Anda bisa menghubungi ToffeeDev.

4. Contact Us

Lalu ada Contact Us yang berisi nama perusahaan yang terdaftar, alamat, nomor telepon, alamat e-mail, dan formulir untuk bisa mengirimkan pesan kepada perusahaan. Bagian ini sudah pasti penting karena jika tidak ada, maka sia-sialah usaha untuk membuat website tersebut. Perusahaan tidak akan bisa mendapatkan konsumen baru dari adanya website.

Sebenarnya empat poin di atas, masih ada Hidden Pages yaitu halaman yang hanya bisa dilihat orang tertentu saja. Biasanya pemilik website atau untuk web developer saja. Untuk membuat struktur website yang baik, memang dibutuhkan web developer yang baik pula. Jika memang Anda ingin membuat website, maka Anda bisa menghubungi kami di sini.

Baca Juga: Breadcrumbs Adalah Cara Meningkatkan Navigasi Website

Itulah penjelasan tentang struktur website yang baik. Jangan lupa untuk memberikan komentar dan share artikel ini. Semoga informasi ini berguna untuk Anda.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *