Cara Membuat Iklan yang Menarik
Inilah Cara Membuat Iklan Yang Menarik
Juni 16, 2020
Macam Macam Soft Skill
Macam-Macam Soft Skill yang Harus Dikuasai
Juni 17, 2020
Show all

Mengenal Product Life Cycle Dalam Bisnis

Product Life Cycle Adalah

Product Life Cycle Adalah

Di dalam bisnis, ada berbagai macam teori dan analisa yang memang relevan untuk diaplikasikan secara langsung. Dengan penggunaan teori tersebut, maka sebenarnya bisa dilihat bagaimana perjalanan sebuah bisnis. Salah satunya adalah Product Life Cycle. Sebenarnya apa itu Product Life Cycle? Product Life Cycle adalah proses dari perjalanan sebuah produk.

Untuk mengenal tentang Product Life Cycle sendiri, ada berbagai macam tahapan yang diurutkan dalam melihat perjalanan produk yang ada. Apa saja tahapannya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Tahap Perkenalan

Tahap pertama dalam Product Life Cycle adalah Tahap Perkenalan. Dalam Tahap Perkenalan, ada beberapa ciri-ciri di dalamnya, seperti:

  • Terus melakukan promosi secara besar-besaran karena masih harus dikenal oleh banyak orang
  • Dengan proses perkenalan, maka secara omset penjualan sudah pasti masih rendah
  • Dikarenakan melihat reaksi pasar, maka jumlah produksi pun terhitunrendah
  • Adanya pencarian distributor agar produk yang dijual bisa lebih jauh menjangkau masyarakat luas

Dari penjelasan di atas, sudah jelas Tahap Perkenalan menjadi tahap awal yang penuh perjuangan dalam membuat produk yang dijual bisa dikenal lebih luas.

Tahap Perkembangan

Setelah Tahap Perkenalan, maka selanjutnya adalah Tahap Perkembangan. Dalam Tahap Perkembangan sendiri, terdapat ciri-ciri yang bisa menjadi pertanda bagaimana bisnis Anda berjalan sejauh ini. Dimulai dari:

  • Omset penjualan sudah pasti naik secara perlahan karena sudah banyak yang tahu produk Anda
  • Pasar yang mengenal dan menggunakan produk Anda semakin meluas sehingga mudah ditemukan di mana saja
  • Jumlah angka produksi menjadi lebih banyak demi bisa memenuhi permintaan pasar
  • Sudah mulai bersaing dengan kompetitor lainnya
  • Secara cash slow, sudah berubah ke arah yang positif. Mulai terlihat keuntungan yang berhasil didapatkan dari produk tersebut.

Tahap Kedewasaan

Ketika Tahap Perkembangan, maka perlahan-lahan mulai naik ke Tahap Kedewasaan. Tahap ini bisa disebut sebagai tahap yang paling tinggi dari segi posisi di dalam Product Life Cycle. Ciri-cirinya adalah:

  • Secara persaingan, sudah mulai ada kompetitor yang harus mengakui kekalahan mereka
  • Secara angka produksi, tetaplah tinggi
  • Mulai adanya penurunan harga produk agar bisa lebih menjangkau lebih banyak konsumen
  • Kalau sudah bisa memimpin pasar, maka keuntungan yang didapatkan bisa jauh lebih banyak
  • Cash flow tetap bertahan di angka yang positif

Tahap Penurunan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Tahap Kedewasaan menandakan produk tersebut sudah berada di puncak. Namun dalam bisnis, ada saja perubahan yang terjadi. Perubahan itu bisa dalam bentuk Tahap Penurunan. Sesuai namanya, tahap ini melihat bagaimana mulai ada penurunan dari segi produk tersebut. Penurunannya bisa dilihat dari berbagai sisi, seperti:

  • Konsumen mulai merasa bosan dengan produk tersebut
  • Akhirnya jumlah produksi menjadi menurun
  • Ditambah lagi, keuntungan sudah pasti menurun secara perlahan-lahan
  • Melihat adanya penurunan, mulai ada produk pengganti yang diberikan oleh para kompetitor

Baca Juga: Mengenal Perencanaan Bisnis Model Canvas yang Unik

Jadi itulah penjelasan tentang Product Life Cycle dalam bisnis. Dalam mengatasi Tahap Penurunan, sebenarnya bisa diantisipasi asalkan Anda melakukan inovasi, khususnya dalam produk. Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Anda juga bisa follow Instagram ToffeeDev untuk mendapatkan update menarik dan bermanfaat tentang digital marketing. 

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *