Peran SEO Dalam Pemasaran Online
5 Peran SEO Dalam Pemasaran Online
April 30, 2020
Cara Mengatasi Duplikat Konten WordPress
Rekomendasi Cara Mengatasi Duplikat Konten WordPress
Mei 4, 2020
Show all

Mengenal Seluk Beluk Sejarah SEO Secara Mendalam

Mendalami Sejarah SEO

Mendalami Sejarah SEO

Siapa yang sudah tahu tentang SEO atau Search Engine Optimization? Dalam perjalanannya, semakin banyak orang yang tahu SEO dan apa inti dari salah satu strategi dalam digital marketing. Sebagai sebuah strategi yang berhubungan erat dengan mesin pencari di internet, termasuk Google, sayangnya masih banyak yang belum tahu tentang sejarah SEO.

Tentu saja SEO memiliki sejarah yang panjang. Jika Anda berpikir bahwa SEO itu baru muncul dan dijalankan oleh beragam bisnis pada beberapa tahun ke belakang, anggapan Anda sangatlah salah besar. Sebenarnya perjalanan SEO sudah cukup banyak di dalam dunia internet. Namun ada masanya ketika orang-orang tidak tahu tentang hal ini dan walaupun tahu, dianggap sebagai strategi yang tidak terlalu berguna.

Namun pada akhirnya, sekarang strategi SEO semakin terkenal dan menjadi suatu solusi bisnis yang tepat. Jadi bagaimana seluk beluk sejarah SEO? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Diawali pada Dekade 1990-an

Perjalanan sejarah SEO tentunya diawali pada dekade 1990-an, tepatnya ketika mesin pencari pertama muncul, yaitu Yahoo. Diciptakan oleh Jerry Wang dan David Filo, tepatnya pada tahun 1994, Yahoo menjadi pembuka sejarah mesin pencari dan menjadi cikal bakal mengapa SEO bisa ada hari ini.

Tidak hanya ada Yahoo saja. Larry Page dan Sergery Brin juga menciptakan Google pada tahun 1996. Sebagai sebuah mesin pencari, Google sudah fokus untuk memberikan situs-situs populer kepada para penggunanya.

Namun yang membuat teknik optimasi website menjadi tumbuh pada masanya adalah kemunculan Search Engine Watch pada tahun 1997. Diciptakan oleh Danny Sullivan, Search Engine Watch memberikan informasi menarik terkait teknologi mesin pencari hingga bagaimana membuat peringkat website menjadi lebih baik.

Dengan semakin banyak yang tertarik dengan teknologi mesin pencari, akhirnya pada tahun 1999 diselenggarakan konferensi Search Engine Strategies. Konferensi ini semakin membuat popularitas teknologi mesin pencari beserta cara optimasinya menjadi lebih dikenal.

Mulai Berkembang pada Dekade 2000-an

Memasuki dekada 2000-an, akhirnya istilah Search Engine Optimization mulai muncul dan populer. Walaupun terkesan lambat dari segi popularitas, bukan berarti SEO tidak dikenal secara luas. Banyak penulis, blogger, hingga para ahli IT yang sadar bahwa SEO bisa membawa pengaruh positif yang besar bagi website yang serius melakukan optimasi.

Dari besarnya popularitas SEO, akhirnya beragam mesin pencari seperti Google mulai menerapkan aturan agar optimasi yang dilakukan bisa seimbang. Google ingin agar cara optimasi dari setiap website benar-benar bersih dan tidak disalahgunakan dengan cara-cara yang aneh. Itulah mengapa muncul algoritma Google yang terus di-update hingga detik ini.

Semakin Besar Hari Ini

Pada akhirnya, SEO tidaklah dikesampingkan atau dianggap sebagai strategi yang biasa saja. Sudah banyak perusahaan yang sadar bahwa mereka harus fokus melakukan optimasi SEO sejak dini. Mau perusahaan kecil, sedang, hingga besar, SEO menjadi jawaban dari usaha optimalisasi website dengan menaikkan trafik, brand awareness, hingga penjualan.

Keuntungan itu juga bisa Anda dapatkan sekarang juga dengan menggunakan SEO dalam bisnis bersama ToffeeDev yang menyediakan Jasa SEO. Kami siap memberikan solusi bisnis kepada Anda melalui strategi SEO yang sesuai. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.

Baca Juga: 

Semoga informasi yang diberikan di artikel ini bisa memberikan manfaat sekaligus wawasan terbaru kepada Anda. Jangan lupa untuk memberikan komentar tentang artikel ini dan share artikel ini di media sosial Anda agar semakin banyak yang tahu informasi ini.

Timotius
Timotius
Hello, I'm Timo. Working in the media industry since 2014, I want to absorb more experience in this industry and provide the best for my profession as a Content Writer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *