4 Cara Efektif Untuk Memimpin Remote Team
Maret 18, 2016
4 Kenyataan Yang Harus Diingat Ketika Kamu Menghadapi Kegagalan Sebagai Pengusaha
Maret 22, 2016
Show all

3 Kesalahan Umum Pada Mobile Marketing

Removing word with pencil's eraser, Erasing mistake

Lebih dari setengah konsumen kamu, atau mungkin kamu sendiri, pasti tidak akan terlepas dari yang namanya perangkat mobile. Dari yang awalnya sebagai kebutuhan untuk berkirim pesan atau telfon, sampai berkirim e-mail atau hanya sekedar eksis di social media. Semua dilakukan hanya dalam genggaman saja.

Tidak hanya perusahaan atau bisnis besar saja yang menggantungkan dirinya pada mobile, bisnis kecil pun mulai memperhatikan konsumen yang berada di are mobile tersebut. Maka dari itu, pentingnya mobile marketing saat ini menjadi patokan tersendiri untuk pebisnis. Berikut adalah 3 Kesalahan Yang Paling Sering Terjadi Pada Mobile Marketing, dilansir dari Entrepreneur.com: 

Membatasi Campaign Pada Mobile

Mobile marketing mungkin terlihat atau biasanya hanya sebatas short message service (SMS) saja, atau mungkin hanya iklan di dalam sebuah aplikasi mobile. Tapi kamu harus tahu bahwa mobile marketing campaign semacam itu tidak bisa dianggap remeh begitu saja, kamu harus memberikan upaya yang cukup besar untuk mereka. Mengapa?Karena faktanya, menurut Eleventy Group ada sekitar 75% orang membuka email (Gmail) mereka melalui perangkat mobile, dan 25% dari pengguna aplikasi mobile secara rutin membuka social media (biasanya Facebook) melalui perangkat mobile.

Jika kamu masih bingung bagaimana membagi budget campaign yang sudah ada, cobalah melihat dari sisi user atau hanya sekedar melihat taktik apa yang digunakan oleh kompetitor kita agar budget akan semakin terkontrol. Dari sini kita dapat melihat bahwa ternyata pengguna mobile memang banyak dan harus mendapat perhatian khusus dari perusahaan.

Tidak Membuat Transisi Antar Channel Secara Mulus

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa sebuah bisnis tentu saja menginginkan tujuan akhir yang sama, yaitu meningkatkan sales melalui laman social media, membawa traffic ke website kamu, atau meng-convert prospek menjadi pelanggan dan lain sebagainya. Kamu harus membuat transisi antar channel satu dan lainnya terlihat mulus, sehingga memudahkan pelanggan untuk bertransaksi di website kamu — baik secara desktop maupun mobile. 

Pelanggan yang menerima pesan email terkait pemesanannya dalam suatu barang (re: e-commerce), maka ia pasti langsung membukanya dari perangkat mobile. Maka dari itu, pastikan bahwa tampilan mobile website kamu sudah baik sehingga ketika ia melakukan pemesana – pembayaran – hingga konfirmasi, semua dilakukan di perangkat mobile mereka.  Jika kamu melupakan hal kecil semacam ini, maka bersiaplah si pelanggan akan “kabur” dari website kamu.

Tidak Menggunakan Taktik Kreatif Untuk Pengguna Mobile

Menjadi kreatif adalah suatu keharusan jika kamu berkecimpung di dunia digital seperti sekarang ini. Dan sepeti yang kita ketahui pula bahwa perangkat mobile hanya memiliki layar kecil, dan penggunanya terkadang merasa jengkel ketika melihat tampilan yang tidak menarik serta tidak responsive. Maka dari itu hal semacam ini “memaksa” kamu untuk lebih memberikan sisi kreatif yang kamu punya guna mendukung mobile marketing campaign.

Para marketer di bisnis kecil dapat membuat sebuah ketertarikan agar penggunanya merasa dianggap ketika melihat website kamu via mobile. Cara termudah yang dapat kamu lakukan adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk memenangkan atau mendapat prdouk atau jasa gratis dari perusahaan kamu.

Mobile marketing adalah cara terbaru untuk bisnis di semua kalangan, dan mungkin ini membutuhkan beberapa trial untuk kamu lewati. Dan perlu diingat bahwa beberapa kesalahan umum ini sering terjadi untuk mendevelop sebuah taktik untuk mobile marketing. Hal yang perlu kamu lakukan adalah belajar dari kesalahan dan mencoba memperbaikinya untuk di masa datang.

Pada tanggal 30-31 Maret 2016 ini, Toffeedev akan menggelar Digital Marketing Classroom bagi kamu yang  ingin menambah ilmu tentang Digital Marketing seperti SEO, Social Media, Mobile Marketing, dan lain-lain. Classroom ini terbuka untuk pelajar/mahasiswa, pebisnis dan juga untuk umum. Yuk segera daftarkan diri kamu dengan menghubungi 021-5890 1608/09, limited seats!

 

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *