Cara Memindahkan Wordpress Ke SSL
Cara Migrasi WordPress Ke SSL / HTTPS
September 16, 2016
Apakah Minat Ditargetkan Untuk Masa Depan Marketing?
Oktober 3, 2016
Show all

4 Langkah Menciptakan Jalur Online Untuk Pembelian

Kita semua tahu betapa pentingnya digital marketing. Semenjak semua orang mengakses kebanyakan informasi secara online dan melalui aplikasi, ini adalah cara yang paling berpengaruh untuk mendapatkan pelanggan baru. Walaupun itu penting, sebagian dari kita terkadang kurang memahami bagaimana sosial media memberikan dampak pada garis bawah.

Mendapatkan branding di luar sana untuk menarik perhatian itu bagus, tapi kamu kehilangan kesempatan bagus untuk meningkatkan penjualan jika kamu tidak mempunyai jalan tindakan yang mudah untuk pembelian. Dikutip dari entrepreneur.com, berikut adalah 4 langkah bagaimana mengkonversi followers sosial media kamu, pendekatan, impresi menjadi penjualan:

  • Let people know you exist, organically.

Pertama, orang-orang harus menemukanmu terlebih dahulu. Ada banyak sekali strategi untuk meningkatkan kesadaran brand secara online, termasuk banner ads dan tulisan yang disponsori pada social media channel.

Iklan berbayar muncul karena mereka bisa sangat ditargetkan, tapi sayangnya, orang-orang secara alami menghilangkan iklan berbayar tersebut. Betapa menjengkelkan ketika kamu mendapat postingan di Instagram yang mengganggu berandamu? Atau ketika iklan pop-up menutupi artikel yang sedang kamu baca di sebuah situs? Ini sering kali membuat jengkel pelanggan juga, dan bisa meninggalkan kesan yang negatif, menyebabkan mereka memblokir, melaporkan atau berhenti berlangganan.

Action point: Dapatkan targetmu secara organik melalui hubungan kerjasama strategis. Temukan orang-orang yang berpengaruh dan/atau brand yang sepaham dan secara estetik mirip dengan brand kamu untuk melakukan kolaborasi. Kerjasama yang benar akan meningkatkan kesadaran brand kamu dan juga dapat mengembangkan dasar pelanggan kamu.

  • Inspire Your Followers

Memproduksi konten yang berkualitas tinggi akan menginspirasi followers kamu untuk membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan. Apa tujuannya? Bagaimana menggunakannya? Apa value yang diberikan?

Jika kontennya bagus, kamu akan membuat kesan yang positif untuk audiensmu dan membuat mereka meninggalkan jejak “like”, komentar dan membagikan kepada temannya.

Action point: Buatlah konten spektakuler untuk menciptakan koneksi yang baik dengan followers-mu. Buatlah mereka  Make them need your product. Influence them to share their discovery of your brand with their friends.

  • Create depth through your website

Sosial media bukanlah pengganti untuk website kamu. Jika tujuan bisnismu semata-mata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara online, tentu saja, mempunyai kehadiran social-only dibutuhkan untuk melakukan beberapa trik. Akan tetapi, mempunyai website yang user-friendly adalah kunci untuk mengubah penggemarmu menjadi konsumen.

Dimana kamu mengekspektasikan penggemarmu untuk menemukan lebih banyak hal tentang brand yang kamu miliki? Semua info ini bisa menybar ke seluruh saluran sosial media kamu, tapi ini akan membuat kesal pelanggan prioritasmu ketika mereka mencari sesuatu yang lebih spesifik (dimana harus membeli, resep, lowongan pekerjaan).

Situs kamu perlu dilokalisasikan secara terpusat untuk semua informasi mengenai brandmu, dimana “pengikut” kamu akan terus bisa terhubung.

Action point: Permudahlah orang-orang untuk menemukan lebih banyak lagi informasi terkait produk/jasa yang kamu miliki. Jika kamu tidak memiliki website sebelumnya, temukan solusinya segera. Semuaakun sosial media harus memiliki link menuju ke situs kamu. Situs yang kamu miliki harus mempunyai form kontak (jasa) atau sebuah lokasi toko/situs eCommerce (produk).

  • Create a call to action

Kali ini, followers kamu tinggal mengklik dua kali lagi untuk menjadi seorang konsumen.

Biarkan mereka tau bagaimana mudahnya mereka membeli produkmu, atau mendaftar untuk melihat jasa yang kamu sediakan, dengan membuat ‘Call to Action’ di berbagai postingan sosial media. Orang-orang tersebut yang menemukanmu di sosial media mungkin tidak tau kalau kamu memiliki sebuah surat kabar, atau resep dalam situs kamu atau toko online. Ingatkan mereka.

Untuk kebanyakan bisnis, CTA (Call to Action) menjadi sesuatu yang berbanding lurus dengan “silahkan klik link berikut pada profil kami untuk membeli” atau “silahkan daftar pada situs kami sekarang”.

Action point: Arahkan followersmu secara langsung ke website atau eCommerce yang kamu miliki di postingan sosial media. Dan mencapai kesepakatan, pada akhirnya.

source: entrepreneur.com

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *