DesignAwards.Asia Design Of The Day
Mengapa Google “Near Me” Penting Bagi Bisnis Multi-Location?
April 26, 2016
Hal-Hal Penting Tentang User Experience (UX) Untuk E-Commerce
April 28, 2016
Show all

5 Tools Yang Dapat Digunakan Untuk Mengembangkan Social Media Strategy

Di dunia serba canggih seperti sekarang ini, nampaknya memang social media sudah sangat mendominasi. Ini bisa menjadi sedikit sulit bagi beberapa perusahaan untuk bangkit. Akan tetapi, social media itu sebetulnya sangat bisa dimanfaatkan jika kamu tau cara mengelolanya dengan baik. Baik perusahaan besar maupun kecil akan mengelola seluruh social media yang mereka miliki, tujuannya hanya satu yaitu menarik perhatian konsumen ataupun calon konsumen. Semua ini mungkin menjadi sulit jika kamu tidak terlalu mengenal tools yang memang bisa dijadikan “tameng” untuk perusahaanmu, dilansir dari Entrepreneur.com:

Facebook

Seperti yang kita ketahui bahwa Facebook sampai saat ini masih menjadi idola bagi hampir semua perusahaan, baik yang kecil maupun yang besar sekalipun. Apalagi saat ini Facebook terus mengubah dan mengembangkan algoritmanya. Ini semakin membuat Facebook semakin dicintai oleh para pebisnis. Buatlah postingan di Facebook yang singkat, padat namun jelas penyampaiannya. Postingan yang lebih panjang biasanya kurang memberikan efek lebih. Dan jangan lupa, biasakan untuk memberikan caption yang bersifat pentanyaan agar kamu bisa mendapat feedback dari mereka (re: followers). Postingan yang bersifat “menggantung” biasanya akan lebih banyak menarik konsumen untuk membaca atau hanya sekedar melihatnya.

Gambar

Ya, tools ini memang sejak dulu selalu bisa menarik banyak konsumen via social media. Bagaimana tidak? Coba saja kamu posting blog tanpa gambar, pasti rasanya akan sangat aneh dan tidak menarik. Bandingkan jika kamu memposting blog dengan menggunakan gambar yang relevan, sedikit banyak pasti akan mempengaruhi viewers kamu. Atau mungkin malah menambah followers di berbagai social media yang perusahaan miliki.

Pastikan cari gambar yang relevan sehingga saat konsumen mengklik gambar tersebut, mereka tidak kecewa dengan tulisan atau blog yang sudah kamu buat. Cara ini termasuk ampuh, loh.

Konten

Konten adalah raja. Ingat itu. Ketika kamu telah memilih gambar yang eye catching, namun saat mereka buka kontenmu ternyata tidak menarik, maka mereka juga tidak segan akan langsung menutup laman yang tengah ia buka tersebut. Sajikanlah konten yang kamu pastikan bahwa orang lain akan mengklik dan membacanya. Dan jangan lupa untuk selalu keep in mind siapa target market kamu. Sehingga saat kamu membuat sebuah konten, itu akan selalu berkaitan dengan mereka.

Pikirkan, apa yang sekiranya mereka akan baca? Apa yang mereka ingin tau dari perusahaanmu? Dan lain sebagainya. Coba cari dan ulas lebih dalam lagi tentang target marketmu untuk memperdalam konten yang akan kamu buat.

Bangunlah Sebuah Komunitas

Jika kamu sudah merasa kalau followers kamu saat ini sudah banyak, jangan berpuas diri terlebih dahulu. Rangkul mereka, dengan sebuah komunitas mungkin? Bergabunglah dengan beberapa komunitas yang memang relevan dengan bisnis yang tengah kamu jalani saat ini. Sisipkan sedikit humor pada setiap postinganmu, agar para followers kamu tidak merasa bahwa perusahaanmu adalah bisnis yang “kaku”.

Kamu ingin menjadi perusahaan yang lebih “sosial” bukan? Ini berarti kamu harus sedikit menghibur mereka dengan beberapa jokes sederhana. Berinteraksilah dengan mereka. Dan kalau perlu like dan comment konten dari mereka yang memang berkaitan dengan bisnis kamu.

Campaigns

Untuk menjaga audiens kamu, kamu perlu mendekati mereka lebih dalam lagi. Salah satu one-way yang bisa kamu lakukan adalah dengan berbagai campaign yang muncul pada timeline social media mereka. Tapi jika kamu ingin melakukan cara ini, kamu harus lakukan dengan cara yang “elegan”. Buatlah konten yang menginspirasi, emosional atau sesuatu yang “menyentuh” sehingga mereka mau dan ingin membuka campaign tersebut.

Bagaimana caranya? Mungkin kamu bisa membuat cerita yang powerful, yang bisa menginspirasi dan menraik followers kamu. Gunakan sedikit quote dari orang yang memang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Selanjutnya, perkenalkan nama brand yang unik dan mudah diingat. Dengan begitu kamu bisa menambah banyak sekali followers untuk social media yang perusahaan miliki.

Dwi Nurul
Dwi Nurul
Content Marketing Strategist di Toffeedev. Sangat antusias untuk bidang marketing, public relations, and digital marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *