Mobile Marketing, Solusi Pemasaran di Era Digital

Sesuai dengan namanya, mobile marketing atau pemasaran seluler adalah strategi pemasaran produk berupa layanan dan jasa dengan menggunakan perangkat seluler, seperti smartphone dan tablet. Sasaran target mobile marketing juga berupa pengguna perangkat tersebut. Aktivitas pemasarannya bisa dilakukan dengan berbagai fitur yang ada di ponsel, mulai dari SMS hingga notifikasi pesan.

Pemasaran seluler memanfaatkan teknologi, contohnya lokasi pengguna perangkat seluler, dimana campaign disusun berdasarkan target lokasi. Fitur SMS digunakan untuk memasarkan produk kepada pengguna yang tidak selalu terkoneksi internet. Penting dicatat bahwa target audiens pemasaran seluler dikelompokkan berdasarkan perilaku, bukan demografi seperti usia dan jenis kelamin.

Hukum yang berlaku dalam mobile marketing ini mirip dengan jenis pemasaran digital lainnya. Apabila kita ingin mendapatkan pembeli yang potensial, konten pemasaran kita pun harus menarik dan strategis sehingga mampu memikat audiens.

Artikel Toffeedev ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang ingin terjun ke dunia mobile marketing atau pemasaran seluler. Lewat artikel ini, akan dijelaskan secara lengkap mengenai strategi pemasaran yang satu ini.

Baca Juga: 3 Kesalahan Umum Pada Mobile Marketing

Apa Saja Jenis Mobile Marketing?

Seperti yang disebutkan di atas, pemasaran seluler bekerja dalam beberapa bentuk. Inilah beberapa jenis pemasaran yang bisa dilakukan untuk menjaring audiens yang menggunakan jenis perangkat mobile.

1. App-based Marketing

Pemasaran seluler dengan memasang campaign pada aplikasi seluler. Strategi pemasarannya dilakukan dengan menggunakan beberapa tools seperti Google AdMob, yang bisa membantu pengiklan untuk memasarkan produknya di aplikasi tersebut.

Pemasaran aplikasi dapat menerapkan prinsip social media marketing (SMM) ketika iklan ditayangkan di aplikasi media sosial seperti Facebook Ads Manager. Iklan yang muncul di Facebook atau platform sosial lainnya menyerupai unggahan News Feed, membuat pengguna tidak menyadari bahwa itu adalah iklan.

Banner Ads - General 2

2. In-game Mobile Marketing

Strategi pemasaran seluler ini merujuk pada iklan yang muncul di aplikasi atau website games. Biasanya, iklan yang muncul bisa berupa pop up banner, gambar dalam ukuran yang memenuhi layar, atau video yang terputar otomatis. Iklannya pun muncul saat game sedang loading atau beralih ke menu lainnya.

Baca Juga: Baru Belajar Digital Marketing? Yuk, Mulai Gunakan Tools Ini!

3. QR Code

Saat ini, sudah banyak website atau aplikasi yang bisa diakses hanya dengan melakukan scan kode QR (Quick Response). Ketika kode ini dipindai oleh pengguna gadget, akan muncul halaman situs web yang dituju. 

Ini adalah strategi pemasaran seluler yang unik, karena kode QR cenderung misterius dan mengundang pengguna untuk memindainya.

4. Location-based marketing

Penampilan iklan ini tergantung pada lokasi di mana pengguna smartphone atau tablet berada. Contohnya, ketika berada di luar negeri atau lokasi yang berbeda dari lokasi asal, iklan yang muncul mungkin terasa asing atau jarang ditemui. Umumnya, pemasaran berdasarkan lokasi ini diterapkan ketika pengiklan menetapkan batasan jarak untuk melihat iklan mereka.

Baca Juga: Cara Menghitung ROI Digital Marketing

5. Mobile Search Ads dan Mobile Image Ads

Iklan ini muncul saat pengguna melakukan pencarian di search engine seperti Google. Dalam mobile marketing, strategi pemasaran ini juga memanfaatkan ekstensi add-ons, seperti click-to-call atau peta yang mengarah ke bisnis kita.

Serupa pada Mobile image ads menggunakan strategi pemasaran dengan mencari gambar di search engine, tetapi tidak dilengkapi dengan ekstensi.

6. SMS dan MMS

Terakhir adalah pemasaran menggunakan SMS. Cara kerjanya sederhana, kita cukup mengirimkan pesan teks atau gambar yang berisi pemasaran produk kita. Sasaran penerimanya bisa berupa daftar nomor telepon yang terdapat dalam database yang dimiliki.

7. Viral Mobile Marketing

Strategi ini membuka peluang brand atau perusahaan Anda menjadi viral. Pemasaran online memiliki berbagai bentuk, tetapi pemasaran viral melalui platform yang populer sangat efektif. Contohnya, mempromosikan melalui TikTok, platform sosial media yang sedang tren.

Baca Juga: Viral Marketing: Pengertian, Kelebihan, Contoh, dan Caranya

8. Gabungkan Dengan SEO

SEO (Search Engine Optimization) adalah salah satu strategi digital marketing hemat biaya dan memberikan ROI (Return On Investment) yang memuaskan. Menerapkan jenis strategi ini membawa traffic organik dari mesin pencari tanpa biaya tambahan. Jika membutuhkan bantuan, manfaatkan Jasa SEO dari Digital Marketing Agency ToffeeDev.

Cara Kerja Mobile Marketing

Bayangkan pesan singkat berisi promo menarik yang tiba saat butuh camilan, iklan banner terselip di game favorit, atau lokasi toko favorit muncul otomatis di peta. Itulah sekilas gambaran cara kerja mobile marketing.

Intinya, strategi pemasaran ini memanfaatkan perangkat mobile untuk menyampaikan pesan pemasaran secara personal dan relevan. Strateginya beragam, mulai dari iklan di aplikasi dan game, pengiriman pesan teks dan push notification, hingga situs web mobile dan pemasaran berbasis lokasi.

Kunci suksesnya terletak pada memahami perilaku pengguna. Iklan disesuaikan dengan minat, lokasi, dan kebiasaan berselancar di internet. Ingin kode voucher saat berada dekat restoran tertentu? Bisa diatur. Butuh hiburan sambil baca berita? Artikel disisipkan iklan sesuai profil Anda.

Tak berhenti di situ, mobile marketing juga interaktif. Voucher digital, program loyalitas berbasis aplikasi, dan gamifikasi mendorong engagement dan membangun hubungan dekat dengan konsumen. Hasilnya, pemasaran tak lagi sekadar promosi, tapi menciptakan pengalaman berkesan di genggaman tangan.

Apa Manfaat Mobile Marketing?

Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan perangkat mobile, seperti smartphone dan tablet, untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Manfaat mobile marketing antara lain:

  • Menjangkau audiens yang lebih luas. Saat ini, lebih dari 80% pengguna internet di Indonesia memiliki smartphone. Dengan mobile marketing, bisnis dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam.
  • Meningkatkan interaksi dengan konsumen. Mobile marketing memungkinkan bisnis untuk berinteraksi dengan konsumen secara langsung dan personal. Hal ini dapat meningkatkan loyalitas konsumen dan mendorong penjualan.
  • Meningkatkan efektivitas pemasaran. Mobile marketing dapat diukur dengan lebih akurat dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional. Dengan data yang akurat, bisnis dapat meningkatkan efektivitas pemasaran dan mencapai tujuannya.
  • Menghemat biaya pemasaran. Mobile marketing dapat menghemat biaya pemasaran dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional. Hal ini karena mobile marketing dapat menargetkan audiens yang lebih spesifik dan menggunakan saluran yang lebih efisien.

Secara umum, mobile marketing dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi bisnis. Bisnis dapat memanfaatkan mobile marketing untuk meningkatkan brand awareness, menarik pelanggan baru, dan meningkatkan penjualan.

Komponen dari Strategi Mobile Marketing yang Efektif

Ada beragam elemen yang membentuk strategi kampanye pemasaran mobile yang efektif untuk mencapai tujuan. Berikut adalah kunci dari strategi mobile marketing yang efektif.

1. Mobile-friendly Website

Mobile-friendly website akan bisa menghasilkan pengalaman dalam mengkonsumsi konten mobile yang pas di layar tanpa perlu melakukan usaha ekstra, memuat dengan cepat, dan bebas dari kendala. Alasan terpenting untuk mempertahankan situs yang mobile friendly adalah untuk menciptakan user experience (UX) yang menarik karena UX memiliki efek dramatis pada setiap tahap siklus pembelian.

Banner Ads - Ebook 2

2. Pesan yang Mobile-friendly

Mobile marketing dengan SMS dan MMS adalah dua metode langsung yang sering digunakan untuk mengirim konten ke pelanggan. Meskipun pemasaran melalui SMS mulai ditinggalkan dan dianggap sebagai pemasaran tradisional, cara ini masih dapat menghasilkan nilai yang berguna.

Baca Juga: Pentingnya Mengetahui 4 Prinsip Customer Engagement

3. Landing Page yang Nyaman

Iklan dan landing pages yang mobile friendly menjadi komponen selanjutnya yang harus menjadi perhatian Anda. Gunakan desain responsif yana secara otomatis akan memformat konten halaman web dengan tampilan optimal di setiap perangkat.

Landing pages dengan CTA menarik tidak akan efektif jika formatnya sulit dibaca oleh pembaca. Desain iklan yang baik tetapi sulit terbaca dapat membuat calon pelanggan meninggalkan situs Anda.

4. Aplikasi Mobile-Friendly

Aplikasi seluler yang ramah akan bisa memberikan peluang untuk mendorong engagement yang lebih dalam dengan pelanggan Anda. Perhatikan juga apakah aplikasi ini bisa menjadi langkah yang tepat untuk bisnis dalam meraih tujuan akhirnya.

Tantangan yang Dihadapi Pelaku Mobile Marketing

Dalam dunia yang terus berkembang ini, pelaku mobile marketing dihadapkan pada beragam tantangan yang memerlukan adaptasi dan strategi. Berikut tantangan yang dihadapi oleh pelaku mobile marketing.

1. Dianggap Menganggu

Munculnya iklan secara berulang atau iklan sebesar ukuran layar di ponsel dapat mengganggu dan mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pengguna. Oleh sebab itu, perusahaan harus menciptakan iklan yang menarik dan sesuai dengan keinginan para pengguna untuk kampanye mobile marketing yang sukses.

2. Mudah Diunduh dan Dihapus

Walaupun mengunduh aplikasi mobile menjadi hal yang sederhana, namun pengguna dapat dengan mudah menghapus aplikasi jika dianggap kurang relevan atau kurang menarik. Hal ini menjadi salah satu tantangan utama dalam strategi pemasaran melalui mobile.

3. Permasalahan Keamanan Data

Salah satu tantangan dalam mobile marketing berhubungan dengan persoalan privasi terkait pengumpulan data. Salah satunya kasus oknum yang mengumpulkan data pribadi untuk disalahgunakan, pencurian data, atau penggunaan data untuk tujuan yang kurang sesuai.

Apa Saja Kelebihan Mobile Marketing?

Berikut kelebihan mobile marketing dibandingkan dengan jenis strategi marketing lainnya.

1. Akses yang Sangat Mudah

Perangkat mobile tentu akan selalu berada di sisi para penggunanya hampir sepanjang hari. Rata-rata pengguna perangkat ini akan menghabiskan lebih dari satu jam per hari di berbagai aplikasi media sosial. Aksesibilitas dari perangkat mobile ini akan memastikan bahwa iklan/kampanye Anda dapat dengan mudah dilihat oleh target audiens.

Baca Juga: Mobile First Index SEO: Pengertian dan Cara Optimasinya

2. Lokasi dan Personalisasi

Melalui mobile marketing, Anda akan memiliki kemampuan untuk menjangkau orang-orang di mana saja, kapan saja. Manfaatkan pemasaran berbasis lokasi untuk bisa menciptakan konten yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan para pencari informasi. Hal ini akan bisa membantu dalam personalisasi iklan yang dapat disesuaikan.

3. Potensi Untuk Viral

Berbagi informasi dengan keluarga, teman, atau khalayak ramai melalui media sosial merupakan hal yang digemari saat ini. Terlebih jika konten yang dibuat menarik perhatian user. Perangkat mobile akan bisa meningkatkan potensi hal-hal untuk “viral”.

Anda akan mendapatkan lebih banyak eksposur tanpa usaha atau biaya ekstra bila menghasilkan konten “Viral”.

4. Transaksi yang Instan

Ponsel meterupakan teman bagi mereka pembeli impulsif dan para pemilik bisnis. Tidak perlu repot-repot untuk mendapatkan produk atau jasa yang diinginkan.

Ponsel adalah sumber hiburan dan cara mengatasi kebosanan. Jika kebosanan tetap ada, itu bisa memicu minat pada produk atau jasa Anda. Penawaran online yang menarik dapat mendorong pembelian.

Baca Juga: Memulai Pemasaran Melalui Mobile Device

Bagaimana Tips Mobile Marketing yang Terbaik?

Terdapat beberapa tips dalam menerapkan strategi mobile yang harus dilakukan agar berhasil. Berikut ini, Toffeedev akan menyajikan beberapa langkah tips mobile marketing terbaik dan bisa membawa keberhasilan.

1. Buat Campaign yang Singkat, Jelas, Padat

Selain layarnya yang lebih kecil daripada desktop, attention span atau rentang perhatian pengguna smartphone dan tablet terhadap iklan yang disajikan juga lebih kecil. Saat iklannya berupa video, mereka ingin cepat-cepat menutupnya sehingga bisa melanjutkan aktivitas scrolling mereka.

Buatlah bentuk pemasaran atau campaign yang singkat dan jelas. Hindari kata-kata berlebihan agar pembaca tidak melewatkan pesan Anda. Selain itu, gunakan desain menarik dan terstruktur.

Apabila iklan video campaign berdurasi panjang, pastikan untuk menciptakan 5 detik pertama yang menarik. Intro atau awal video sebaiknya memicu rasa penasaran para user, untuk mendorong mereka menonton iklan sampai selesai.

2. Optimasikan Iklan berdasarkan Lokasi

Pemilik bisnis perlu tahu bahwa satu dari tiga hasil pencarian online terkait dengan lokasi pengguna. Misalnya, pada beberapa user yang mencari pom bensin atau restoran terdekat dengan menggunakan mesin pencari atau alat navigasi.

Fakta di atas bisa menjadi peluang bagi pelaku bisnis offline untuk memasarkan usaha mereka secara online untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Juga: Pengembangan Bisnis Melalui Konsep Personalized Marketing

3. Pertimbangkan Audiens Kita

Tips ketiga adalah mempertimbangkan perilaku pengguna atau behavior audiens. Contohnya, untuk gamers, gunakan in-game marketing. Contohnya, menjangkau kawula muda, dengan memasang iklan di aplikasi games atau media sosial.

Kembali lagi, semua bergantung pada indikator yang digunakan dalam pemasaran produk atau jasa. Keenam sarana mobile marketing sebelumnya juga merupakan pertimbangan terkait target audiens.

4. Cobalah Bereksperimen dengan Berbagai Strategi

Kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, begitulah motto yang bisa diterapkan dalam mencoba strategi pemasaran ini. terdapat enam sarana pemasaran mobile. Semua itu bisa dicoba untuk mengetahui letak customer potensial bisnis kita.

Banner Ads - Lead Gen 2

5. Buat Tolak Ukur Keberhasilan Campaign

Setelah bereksperimen dengan keenam strategi mobile marketing yang disebutkan, jangan lupa untuk terus memantau hasilnya setiap saat. Buatlah juga tolak ukur keberhasilan atau goals yang ingin dicapai, karena kita sendiri yang memutuskan apakah campaign yang dijalankan sudah berhasil atau belum.

6. Push Notification

Push Notification adalah pesan yang bisa kamu kirimkan secara langsung ke perangkat seluler pengguna aplikasi bisnismu. Ini merupakan metode efektif untuk memberitahu pelanggan tentang penawaran, promosi, dan pembaruan penting lainnya dengan cepat.

Baca Juga: Cara Menghitung ROI Strategi Digital Bisnis Anda

Mau Bekerjasama dengan Toffeedev untuk Bisnis Anda?

Kesimpulannya, mobile marketing adalah peluang pemasaran yang memiliki potensi besar di masa yang akan datang. Diperkirakan pengguna smartphone dan tablet akan terus bertambah, seiring dengan keluarnya beberapa model perangkat terbaru. Campaign yang dipromosikan dengan metode mobile marketing ini pasti akan disorot, asalkan isinya relevan dan dikemas dengan konten yang menarik.

Sebagai digital marketing agency di Indonesia, Toffeedev juga bisa menjadi partner bisnis Anda untuk memasarkan produk secara digital, termasuk menggunakan pemasaran mobile tadi. Tidak lengkap rasanya membuat iklan tanpa landing page sebagai ‘toko’ bisnis Anda, jadi kami menyediakan jasa pembuatan website yang sesuai dengan kebutuhannya, baik untuk brand awareness atau sebagai e-commerce untuk menawarkan produk Anda.

Tim website development kami juga sudah berpengalaman dalam mengurus kegiatan digital marketing perusahaan dari beragam sektor ekonomi di Indonesia. Toffeedev juga siap membantu merevolusi bisnis Anda sehingga siap bersaing di tengah kemajuan zaman yang semakin modern ini. Segera hubungi tim kami untuk melakukan kerja sama dalam digital marketing sekarang!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda! Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top
WhatsApp chat