Apa itu Proxy dan Jenis-Jenisnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Share This Article

Sebagai pengguna internet, tentunya Anda sering mendengar tentang proxy. Terlebih ketika Anda kesulitan membuka website tertentu, orang-orang akan menyarankan untuk menggunakan proxy saja. Lantas, sebenarnya apa itu proxy? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

Apa Itu Proxy?

Proxy merupakan suatu sistem yang berfungsi sebagai jembatan transmisi untuk menghubungkan jaringan internet pengguna ke server lain. Sehingga Anda bisa mengakses jaringan internet dengan IP (Internet Protocols) yang berbeda dari perangkat.

Sistem ini bekerja dengan menggunakan proxy server yang bisa dijalankan menggunakan laptop atau komputer. Internet yang menggunakan layanan ini, umumnya koneksinya lebih cepat dibanding menggunakan VPN. Karena sistem ini tidak mengirimkan enkripsi saat mengirim maupun menerima data.

Cara Kerja Proxy yang Perlu Diingat

Tahukah Anda? Setiap perangkat lunak yang terhubung ke internet memiliki alamat IP yang berbeda-beda. Pada koneksi internet normal, ketika Anda mengetikkan alamat sebuah situs, maka akan langsung terhubung dengan website tersebut.

Proses yang terjadi akan berbeda ketika Anda menggunakan proxy. Anda akan terhubung ke server proxy terlebih dahulu, baru kemudian permintaan pencarian Anda dilanjutkan ke alamat website yang diinginkan.

Penggunaannya pada kunjungan website ini akan membuat alamat IP Anda tidak dapat terdeteksi oleh website. Sebagai gantinya, alamat IP server proxy yang terbaca oleh website yang Anda kunjungi.

Jenis-Jenis

Ada berap ajenis? Ada 4 jenis dengan cara kerja yang berbeda-beda. Anda perlu memahami spesifikasi masing-masing jenisnya ini. Berikut ulasan jenis-jenisnya untuk Anda:

1. Anonymous Proxy

Jika Anda menginginkan koneksi situs yang aman, makana jenis anonymous ini adalah pilihan tepat. Anonymous proxy ini akan memperlihatkan dirinya sebagai IP samaran ketika meminta respons situs tertentu. Sedangkan alamat IP asli Anda akan tetap disembunyikan.

2. Transparent Proxy

Jenis ini lebih banyak digunakan untuk memfilter isi konten dari halaman yang akan diakses. Jenis ini akan tetap mengirimkan alamat IP Anda dan memberitahukan bahwa dirinya adalah server. Setelah permintaan akses Anda diterima, server akan memfilter konten sehingga memudahkan klien maupun server.

3. Distorting Proxy

Jenis ini hampir mirip dengan jenis anonymous. Bedanya, server akan mengirimkan alamat IP palsu ketika mengakses situs. Pada jenis ini, Anda juga dapat mengganti lokasi akses sehingga bisa membuka konten yang diblokir pada lokasi tertentu.

4. High Anonymity Proxy

Salah satu jenis yang paling aman untuk mengakses konten website. Server akan mengirimkan alamat IP yang berbeda secara berkala. Sehingga lalu lintas pencarian Anda sulit dideteksi.

Manfaat Menggunakannya untuk Akses Internet

  1. Mengontrol Penggunaan Internet

Manfaat ini bisa dirasakan oleh orang tua yang ingin membatasi dan memonitor aktivitas internet anak di bawah umur. Selain itu, penggunaan server juga bermanfaat untuk perusahaan yang ingin membatasi akses website tertentu pada karyawan.

  1. Meningkatkan Kecepatan Akses

Server dapat menyimpan cache Anda. Sehingga ketika Anda ingin mengakses data dari riwayat pencarian sebelumnya, dapat dilakukan melalui penyimpanan. Dengan demikian, akses pencarian Anda jadi lebih cepat.

  1. Privasi dan Keamanan Terjaga

Dengan menyembunyikan alamat IP, privasi Anda lebih terjaga. Selain itu, kerahasiaan data Anda terjamin dan akses ke situs malware dapat dicegah.

  1. Akses Konten yang Diblokir

Anda bisa memalsukan lokasi akses sehingga dapat membuka konten yang diblokir di lokasi tertentu.

Baca Juga: Penjelasan dan Cara Kerja Proxy

Risiko Penggunaan yang Perlu Diwaspadai

Meski ada banyak keuntungan yang ditawarkan pada penggunaan, risiko-risiko ini perlu Anda waspadai:

  • Tidak semua layanan server yang gratis itu aman digunakan. Karena produk ini gratis tidak memiliki backend hardware dan enkripsi yang aman.
  • Ada yang mengirimkan permintaan dalam bentuk plain text karena tidak memiliki enkripsi. Ini memungkinkan data pribadi Anda tersebar luas.
  • Log browsing history yang tersimpan di server bisa disalahgunakan dan dijual ke pihak ketiga.

Demikian ulasan tentang apa itu proxy beserta jenis-jenisnya. Selalu pertimbangkan keuntungan dan risiko yang mungkin terjadi ketika hendak menggunakan sistem ini, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Kategori
Step bye step SEO
SEO Strategi E Book
RTT5VI1
336 x 280

Related Post