Arti Rate Card dalam Dunia Influencer

Arti rate card

Rate card adalah salah satu dokumen yang wajib dimiliki oleh tiap influencer dan content creator demi menunjukkan profesionalisme.  Tak hanya itu, seorang influencer secara tidak langsung dapat mempermudah kerja sama dengan sebuah brand atau perusahaan jika memiliki kartu ini. Pasalnya, tarif dan jasa yang ditawarkan sudah tertera jelas dari awal. 

Bagi banyak brand, influencer marketing telah menjadi elemen campuran yang wajib untuk digunakan. Setiap influencer menawarkan rate card yang berbeda satu sama lain. Salah satu yang memengaruhi rate card dari influencer adalah tingkat popularitas dari influencer tersebut. 

Untuk memahami rate card dalam dunia influencer, simak penjelasannya mulai dari pengertian rate card, fungsi, manfaat menggunakan rate card, hingga siapa saja yang berhak memiliki rate card profesional di bawah ini!

Arti Rate Card

Rate card adalah dokumen yang merinci harga untuk berbagai opsi penempatan iklan. Rate card termasuk ke dalam bagian Public Relations untuk memosisikan tarif awal sesuai dengan nilai (value) yang dimiliki seorang influencer di pasaran. 

Meskipun rate card mencantumkan tarif tetap, namun tarif yang tertera pada rate card adalah tarif yang mungkin bisa berubah tergantung hasil negosiasi. Lalu, siapa saja yang membutuhkan rate card ini?

Sebelum media sosial menjadi semarak seperti sekarang ini, rate card biasa digunakan oleh agensi periklanan untuk menjelaskan tarif yang mereka kenakan mengenai setiap jenis jasa yang mereka berikan. Namun, media sosial sudah banyak dimanfaatkan oleh influencer untuk penempatan iklan produk atau jasa sekarang ini. 

Setiap influencer akhirnya memiliki rate card mereka masing-masing. Rate card bisa digunakan oleh perusahaan maupun individu untuk mengomunikasikan tarif awal kepada calon pengguna untuk setiap jasa penempatan iklan dengan memanfaatkan platform yang mereka miliki.

Baca Juga: 7 Cara Menjadi Influencer TikTok

Siapa Saja yang Menggunakan Rate Card?

Biasanya, perusahaan yang menyediakan dokumen ini bergerak di bidang media dan publikasi.

Seiring berjalannya waktu, bukan hanya perusahaan saja yang membutuhkannya. Para influencer, Key Opinion Leader (KOL), content creator, dan beberapa karier lainnya juga menggunakannya.

Mereka juga memberikan jasanya seperti agensi periklanan.  Bedanya, agensi periklanan berbentuk perusahaan, sedangkan influencer atau KOL berbentuk perorangan. Keduanya sama-sama membutuhkan rate card untuk menjelaskan tarif ke calon pelanggan.

Baca Juga: Memahami Besarnya Pengaruh Influencer Terhadap Keputusan Pembelian

2 Fungsi Rate Card

Di bawah ini terdapat beberapa fungsi rate card adalah sebagai berikut.

1. Mempermudah Kerja Sama dengan Brand

Fungsi rate card adalah memudahkan influencer ketika diajak bekerja sama dengan bisnis atau brand. Ketika suatu brand tertarik memasang iklan pada media sosial Anda, tentu mereka akan meminta dokumen berupa patokan harga.

Brand bisa lebih mudah dalam membaca tarif dengan adanya dokumen rate card. Selain itu, seorang influencer akan terlihat lebih profesional dibandingkan hanya dengan memberi tahu sekilas harganya karena menyediakan rate card dalam bentuk dokumen atau list. 

2. Memberi Patokan Tiap Tarif Jasa

Rate card menjelaskan setiap jasa yang ditawarkan oleh influencer. Contohnya, untuk rate card pada media sosial Instagram, seorang influencer bisa mencantumkan tarif untuk masing-masing konten. Adanya tarif pada setiap jasa membuat klien untuk mengetahui jumlah patokan tarifnya. Mereka akan memilih jasa iklan sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

Dari dua fungsi tersebut bisa disimpulkan bahwa fungsi rate card adalah memudahkan kerja sama baik untuk sisi influencer maupun klien.

banner

Pentingnya Memperhatikan Rate Card Saat Menggunakan Influencer Marketing

Influencer marketing sangat membantu bisnis dalam menyukseskan pemasaran digital. Metode pemasaran ini mempermudah membangun brand awarness dan customer trust. Selain itu, masih ada alasan bisnis perlu bekerjasama dengan influencer yang akan dijelaskan berikut ini.

1. Memberikan Value

Influencer marketing bertujuan untuk memberikan konten yang menawarkan solusi atas suatu masalah sehingga mampu menstimulasi emosi audiens Anda. Influencer peka terhadap kebutuhan pengikut dan penggemar mereka sehingga dapat dengan mudah membuat konten yang juga akan menawarkan nilai bagi target konsumen Anda.

2. Membantu Strategi Content Marketing

Memproduksi konten yang baru dan menarik tidak selamanya mudah. Jika kehabisan ide, influencer dapat membantu proses pengembangan konten Anda. Anda dapat bekerja sama dengan influencer untuk membuat konten yang berkualitas tinggi dan secara estetik menyenangkan bagi audiens.

3. Memberikan Manfaat Jangka Panjang

Mirip dengan SEO, influencer marketing bersifat jangka panjang. Namun, jangan berharap untuk melihat efek instan terkait angka penjualan Anda dari satu posting influencer. Brand harus melihat investasi influencer marketing sebagai strategi jangka panjang karena ini bagian penting dari membangun suatu hubungan, bukan hanya promosi (hard selling).

Membangun kepercayaan antara brand Anda dan konsumen membutuhkan waktu dan hal tersebut juga berlaku terhadap influencer pada influencer marketing.

Baca Juga: 3 Perbedaan KOL dan Influencer

4. Membantu Target Audiens dengan Mudah

Influencer yang menyebutkan suatu merek di media sosial pasti akan membantu mendorong angka penjualan. Pasalnya, konsumen juga mencari influencer untuk mencari saran tentang produk atau layanan apa yang harus mereka beli.

5. Meningkatkan Brand Awareness

Influencer pasti sudah memiliki sejumlah pengikut. Anda bisa mendapatkan jangkauan audiens yang lebih luas lagi dan meningkatkan brand awareness ketika melakukan kerja sama dengan influencer. Pengikut dari influencer tersebut akan mulai mengetahui lebih banyak tentang brand, kisah, identitas, dan solusi yang Anda tawarkan.

Dapat dikatakan bahwa pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian konsumen memang cukup besar. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya strategi pemasaran yang dapat Anda lakukan. Coba gunakan SEO untuk meningkatkan brand awareness secara organik, atau Facebook Ads untuk memaksimalkan periklanan di media sosial. Jika tertarik, langsung saja gunakan jasa dari ToffeeDev sekarang juga!

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat