Email Marketing dengan Retargeting: Strategi Efektif untuk Menjangkau Prospek Bisnis

email marketing retargeting

Rahasia bisnis mampu mempertahankan hubungan dengan prospek potensial mereka adalah email marketing retargeting. Strategi Digital Marketing ini dinilai efektif untuk memastikan bahwa calon pelanggan tetap terlibat dengan bisnis meskipun belum membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Dalam strategi email marketing retargeting, Anda bisa mengirim pesan email yang disesuaikan kepada prospek atau pelanggan yang telah berinteraksi dengan bisnis Anda. Konsep ini perlu Anda pahami karena dapat memaksimalkan potensi dari setiap prospek dan pelanggan. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Email Marketing Retargeting

Untuk memahami konsep email marketing retargeting, mari kita mulai dengan memahami apa itu retargeting. Retargeting, atau sering juga disebut sebagai remarketing, adalah strategi pemasaran digital yang digunakan untuk menargetkan kembali prospek atau pelanggan yang telah berinteraksi dengan bisnis Anda sebelumnya. Interaksi ini bisa mencakup kunjungan ke situs web Anda atau meninggalkan keranjang belanja tanpa menyelesaikan pembelian.

Retargeting bekerja dengan cara melacak perilaku online pengguna melalui cookie atau data pelacakan lainnya. Ketika pengguna melakukan tindakan tertentu, seperti mengunjungi halaman produk atau layanan, sistem akan ‘merekam’ tindakan tersebut. Kemudian, Anda dapat menggunakan informasi ini untuk mengirim pesan yang disesuaikan dengan tujuan tertentu, seperti mengingatkan mereka tentang produk yang tertinggal dalam keranjang belanja atau mengenalkan penawaran spesial.

Ketika menggabungkan retargeting dan email marketing, kita mendapatkan strategi yang kuat untuk berkomunikasi dengan prospek atau pelanggan yang sudah menunjukkan minat dalam bisnis Anda. Dalam email marketing retargeting, Anda menggunakan data dari retargeting untuk mengirimkan email yang sangat disesuaikan.

Misalnya, jika seseorang mengunjungi situs web Anda dan meninggalkan keranjang belanja tanpa menyelesaikan pembelian, Anda dapat menggunakan retargeting untuk melacak tindakan ini. Kemudian, Anda dapat mengirimkan email yang mengingatkan mereka tentang produk yang masih ada di keranjang belanja mereka dan menawarkan insentif khusus untuk menyelesaikan pembelian.

Dengan cara ini, email marketing retargeting memungkinkan Anda untuk lebih terfokus dalam menghubungi prospek atau pelanggan yang sudah menunjukkan minat dalam bisnis Anda. Ini meningkatkan peluang konversi dan membantu Anda menjaga hubungan yang kuat dengan audiens Anda.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Email Marketing Newsletter untuk Bisnis Online

Mengapa Email Marketing Retargeting Penting?

mengapa email marketing retargeting penting

Berikut adalah beberapa alasan Anda perlu melakukan email marketing retargeting dalam bisnis.

1. Meningkatkan Peluang Konversi

Salah satu alasan utama mengapa email marketing retargeting begitu penting adalah karena meningkatkan peluang konversi secara signifikan. Dengan mengirim pesan yang disesuaikan dengan tindakan prospek, Anda tidak hanya mendekati mereka lagi, tetapi Anda juga menunjukkan perhatian kepada kebutuhan dan minat mereka. Inilah yang membuat prospek lebih cenderung merespons positif dan akhirnya melakukan tindakan yang Anda inginkan, seperti pembelian produk atau layanan Anda.

2. Mengingatkan Prospek tentang Produk atau Layanan

Terkadang, prospek mungkin telah mengunjungi situs web Anda, melihat produk atau layanan, tetapi kemudian meninggalkan halaman tanpa tindakan selanjutnya. Dengan mengirim pesan yang relevan dan menggoda, Anda memberi mereka dorongan untuk kembali dan mengeksplorasi apa yang Anda tawarkan. Dalam kebisingan informasi yang ada, pengingat seperti ini seringkali sangat berharga dalam mempengaruhi keputusan pembelian.

3. Personalisasi Pesan untuk Efektivitas yang Lebih Tinggi

Email marketing retargeting memungkinkan Anda untuk mempersonalisasi pesan Anda berdasarkan perilaku dan preferensi masing-masing prospek. Dengan kata lain, Anda dapat mengirim pesan yang sesuai dengan apa yang mereka cari atau yang mereka tinggalkan dalam keranjang belanja. Personalisasi seperti ini meningkatkan efektivitas kampanye Anda karena prospek merasa diperlakukan secara individual dan dihargai.

4. Memantau Hasil dan Menyesuaikan Strategi

Satu aspek penting dari email marketing retargeting adalah kemampuan untuk terus memantau hasil kampanye Anda. Anda dapat melihat bagaimana prospek merespons pesan Anda, berapa banyak yang membuka email, dan berapa banyak yang mengklik tautan yang Anda sertakan. Dengan data ini, Anda dapat mengadaptasi strategi Anda secara real-time. Misalnya, jika Anda melihat bahwa pesan tertentu tidak bekerja sebagaimana diharapkan, Anda dapat mencoba pendekatan yang berbeda untuk meningkatkan respons.

5. Menjangkau Kembali Pelanggan yang Hampir Membeli

Ketika Anda mencoba menggoda pelanggan yang hampir membeli, Anda dapat menyertakan insentif tambahan, seperti diskon khusus atau penawaran eksklusif, untuk merangsang pembelian mereka. Ini menciptakan rasa urgensi dan membuat prospek merasa dihargai atas niat mereka yang hampir berbuah.

6. Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Pelanggan Setia

Email marketing retargeting juga dapat digunakan untuk membangun hubungan dengan pelanggan setia. Anda dapat mengirim konten yang memberikan nilai tambah, seperti panduan penggunaan produk atau saran penggunaan yang lebih baik. Ini membantu memperkuat loyalitas pelanggan dan membuat mereka tetap terlibat dengan bisnis Anda.

Baca Juga: Ketahui Jenis-jenis Email Marketing yang Baik untuk Bisnis Anda

Banner SEO Growth

Langkah-Langkah Implementasi Email Marketing Retargeting?

Bagaimana cara mengimplementasikan strategi ini dalam pemasaran Anda? Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Mengidentifikasi Segmentasi yang Tepat

Langkah pertama yang krusial dalam mengimplementasikan email marketing retargeting adalah mengidentifikasi segmen yang tepat. Ini melibatkan pemahaman yang mendalam tentang perilaku prospek, seperti jenis produk atau layanan yang mereka cari, riwayat pembelian mereka, dan apakah mereka baru pertama kali mengunjungi situs Anda atau pelanggan setia. Dengan memahami segmen ini, Anda dapat mengirim pesan yang lebih relevan dan memaksimalkan peluang konversi.

2. Membuat Konten yang Relevan

Ketika Anda menciptakan konten yang relevan untuk setiap segmen, Anda menciptakan pengalaman yang lebih personal dan memuaskan bagi prospek Anda. Misalnya, Anda dapat menyusun pesan yang menyoroti produk yang relevan dengan sejarah penelusuran mereka atau memberikan solusi langsung untuk masalah yang mereka tunjukkan dalam tindakan sebelumnya. Konten yang relevan adalah kunci untuk menjaga minat dan keterlibatan prospek.

3. Menentukan Jangka Waktu dan Frekuensi Pengiriman

Saat menentukan jangka waktu dan frekuensi pengiriman pesan, penting untuk menjaga keseimbangan yang tepat. Terlalu sering mengirim pesan dapat membuat prospek merasa terganggu, sementara terlalu jarang dapat membuat mereka lupa akan bisnis Anda. Sebaiknya, pertimbangkan untuk mengirim pesan pada waktu yang strategis, seperti saat mereka baru-baru ini berinteraksi dengan situs Anda atau saat ada penawaran khusus yang relevan.

4. Menggunakan A/B Testing untuk Perbaikan Terus-Menerus

A/B testing adalah alat yang sangat berguna dalam menentukan pesan yang paling efektif. Dengan melakukan eksperimen dan membandingkan dua versi pesan yang berbeda, Anda dapat menentukan elemen apa yang paling berhasil dalam mendorong respons positif dari prospek Anda. Ini dapat meliputi perubahan dalam judul, teks, gambar, atau tawaran yang Anda sertakan dalam pesan.

5. Memanfaatkan Analisis Data untuk Optimalisasi

Data adalah harta yang sangat berharga dalam email marketing retargeting. Dengan memanfaatkan analisis data secara terus-menerus, Anda dapat mengidentifikasi tren dan pola dalam perilaku prospek Anda. Ini dapat membantu Anda membuat perbaikan yang lebih akurat dalam strategi retargeting Anda, termasuk menyesuaikan pesan dan waktu pengiriman berdasarkan hasil nyata.

6. Memperhitungkan Kebutuhan Pelanggan dalam Kampanye

Terakhir, selalu perhitungkan kebutuhan dan preferensi pelanggan dalam kampanye Anda. Anda bisa mengumpulkan umpan balik dari mereka untuk memahami apa yang mereka harapkan dari email marketing Anda. Jangan ragu untuk menyesuaikan pesan dan tawaran berdasarkan umpan balik ini. Ini akan membantu Anda membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dan prospek Anda.

Baca Juga: 10 Keunggulan Email Marketing untuk Bisnis

Keuntungan Menggunakan Email Marketing Retargeting

keuntungan menggunakan email marketing retargeting

Tidak ada salahnya mencoba strategi ini dalam kampanye Digital Marketing Anda. Pasalnya, strategi ini menghasilkan beberapa keuntungan, yaitu:

1. Meningkatkan Tingkat Konversi

Dengan mengirim pesan yang relevan kepada prospek yang sudah berinteraksi dengan bisnis Anda, Anda dapat meningkatkan tingkat konversi secara signifikan. Hal ini karena pesan yang disesuaikan memiliki kemampuan untuk menangkap minat prospek yang mungkin telah melihat produk atau layanan Anda sebelumnya tetapi belum mengambil langkah selanjutnya. Ini memberikan peluang yang lebih tinggi untuk mengubah mereka menjadi pelanggan yang setia.

2. Memaksimalkan Nilai dari Prospek yang Sudah Ada

Selain meningkatkan tingkat konversi, email marketing retargeting memungkinkan Anda untuk memaksimalkan nilai dari prospek yang sudah ada. Mereka mungkin belum membeli pada kunjungan pertama, tetapi melalui retargeting, Anda dapat mendorong mereka untuk melakukan pembelian. Dengan mempertahankan prospek yang sudah tertarik, Anda dapat meningkatkan pendapatan dan mencapai ROI yang lebih tinggi dari upaya pemasaran Anda.

3. Meningkatkan Brand Awareness

Email marketing retargeting juga meningkatkan brand awareness. Makin sering prospek melihat nama bisnis Anda, makin besar kesan positif yang mereka miliki. Dengan mengirim pesan yang relevan dan berkualitas, Anda membangun citra merek yang kuat di benak prospek. Ini tidak hanya berpotensi meningkatkan penjualan saat ini tetapi juga membantu dalam membangun hubungan jangka panjang dengan audiens Anda.

4. Mengurangi Tingkat Abandonment

Retargeting membantu mengurangi tingkat abandonment, terutama dalam hal keranjang belanja yang ditinggalkan. Anda dapat mengingatkan prospek untuk menyelesaikan pembelian yang mereka mulai, mengurangi potensi kehilangan penjualan yang bisa terjadi jika mereka lupa atau ragu-ragu. Dengan mengurangi tingkat abandonment, Anda meningkatkan efisiensi kampanye Anda.

5. Memperkuat Hubungan dengan Pelanggan

Dengan mengirim pesan yang relevan dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan, Anda dapat memperkuat hubungan jangka panjang dengan mereka. Ini tidak hanya tentang mengubah prospek menjadi pelanggan, tetapi juga tentang menjaga pelanggan tetap setia. Dengan memberikan informasi yang bermanfaat dan relevan melalui email marketing retargeting, Anda dapat membangun hubungan yang lebih erat dengan pelanggan yang sudah ada.

6. Mengurangi Biaya Pemasaran dengan Target yang Tepat

Email marketing retargeting membantu mengurangi biaya pemasaran dengan mengarahkan upaya Anda kepada prospek yang sudah memiliki minat yang nyata. Anda tidak perlu menghabiskan anggaran besar untuk mencapai audiens yang kurang tertarik. Sebaliknya, Anda dapat fokus pada mereka yang sudah menunjukkan minat, yang lebih mungkin untuk berkonversi, menghasilkan penghematan dan efisiensi yang signifikan dalam kampanye pemasaran Anda.

7. Mengukur Kinerja dengan Metrik yang Relevan

Terakhir, Anda dapat mengukur kinerja kampanye retargeting dengan metrik yang relevan, seperti tingkat pembukaan, tingkat klik, dan tingkat konversi. Dengan pemantauan yang cermat terhadap metrik ini, Anda dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengambil tindakan yang sesuai untuk mengoptimalkan kampanye Anda lebih lanjut. Data dan analisis yang tepat adalah kunci untuk memahami apa yang berfungsi dan apa yang perlu diperbaiki dalam strategi email marketing retargeting Anda.

Selain email marketing retargeting, ada lagi strategi Digital Marketing yang bisa Anda manfaatkan dalam kampanye, yaitu Search Engine Optimization dan Digital Advertising. Agar bisa mengimplementasikannya dengan tepat, Anda bisa menggunakan layanan Digital Marketing dari ToffeeDev. Kami sudah bekerja sama dengan perusahaan dari berbagai industri untuk mencapai hasil kampanye yang tepat sasaran dan mendukung keberhasilan bisnis mereka. Kini, giliran Anda untuk mencapai kesuksesan dalam pemasaran digital. Klik di sini dan dapatkan kesempatan review akun media sosial dan website bisnis Anda dalam 30 menit free consultation bersama ToffeeDev!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top