Menggali Lebih Dalam tentang Konsep Golden Circle dalam Bisnis

golden circle dalam bisnis

Dalam era bisnis yang semakin kompleks dan penuh dengan persaingan yang ketat, pemahaman yang mendalam tentang konsep golden circle merupakan suatu keharusan bagi setiap perusahaan yang ingin mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. Golden circle dalam bisnis merupakan sebuah kerangka kerja yang memungkinkan perusahaan untuk memahami esensi sebenarnya dari bisnis. 

Dalam artikel ini, Anda akan mengenal secara detail tentang bagaimana golden circle dapat diterapkan dalam konteks bisnis, serta bagaimana konsep ini dapat menjadi landasan yang kokoh dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Golden Circle dalam Bisnis?

Apa itu Golden Circle dalam Bisnis?

Golden circle adalah sebuah konsep yang mengubah cara memahami esensi sebuah bisnis. Konsep ini diperkenalkan dalam buku yang terkenal, di mana disebutkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh apa yang dilakukan atau bagaimana perusahaan melakukannya, tetapi yang paling penting adalah mengapa mereka melakukannya.

Konsep golden circle bukan hanya tentang bagaimana bisnis beroperasi, tetapi juga tentang bagaimana bisnis berkomunikasi dengan dunia luar. Dengan memulai dari dalam ke luar, dari “why” ke “how” dan “what”, sebuah bisnis dapat menarik pelanggan yang memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan perusahaan. Hal ini adalah tentang membangun hubungan yang bermakna dengan pelanggan dan memotivasi untuk membeli ke dalam visi dan nilai-nilai bisnis Anda.

Banner Ads - General 2

Penerapan konsep golden circle telah terbukti menjadi alat yang kuat dalam mengembangkan merek yang kuat dan membedakan diri dari pesaing. Itu sebabnya Anda perlu memahami dan mengomunikasikan “why” dengan jelas agar bisnis dapat menarik pelanggan yang setia dan membangun hubungan yang berkelanjutan. 

Oleh karena itu, golden circle bukan hanya konsep teoritis, tetapi juga merupakan panduan praktis untuk mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis yang kompetitif.

3 Pilar Golden Circle dalam Bisnis

3 Pilar Golden Circle dalam Bisnis

Sebagai landasan konseptual yang mendalam dalam memahami esensi sebuah bisnis, golden circle memiliki tiga pilar utama yang membentuk fondasi keberhasilannya. Ketiga pilar ini secara bersama-sama membentuk struktur yang kuat untuk memahami nilai-nilai inti sebuah organisasi. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

1. What

“What” merujuk pada aspek paling jelas dan konkret dari sebuah bisnis yaitu produk atau jasa yang ditawarkan. Pilar ini adalah hal yang mudah diidentifikasi dan diukur karena dapat dilihat secara langsung oleh pelanggan. Dalam konteks golden circle, “what” merupakan bagian terluar dari lingkaran yang berarti bahwa ini adalah titik awal yang lebih mudah dipahami oleh orang luar yang melihat bisnis tersebut.

Produk atau jasa adalah manifestasi fisik dari bisnis yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan. Contohnya bisa berupa barang seperti pakaian, perangkat elektronik, atau layanan seperti konsultasi, pendidikan, atau perawatan kesehatan. 

Meskipun penting untuk memiliki produk atau jasa yang berkualitas, sehingga menjadikannya sebagai fokus utama dalam strategi bisnis dapat menyebabkan perusahaan kehilangan keunggulan kompetitif jangka panjang.

Baca Juga: 16 Tren Marketing Terbaik 2024 yang Wajib Dikuasai Bisnis

2. How

Selanjutnya adalah “How”. Pilar ini mengacu pada cara atau metode yang digunakan oleh sebuah bisnis untuk menghasilkan produk atau jasa tersebut mencakup proses, teknologi, atau pendekatan yang membedakan bisnis tersebut dari pesaingnya. Meskipun “how” tidak selalu terlihat oleh pelanggan secara langsung, tetapi itu adalah elemen yang penting dalam memberikan nilai tambah dan membedakan diri dari kompetisi.

Cara sebuah bisnis beroperasi mencerminkan nilai-nilai, keahlian, dan inovasi yang dimiliki oleh organisasi tersebut Beberapa di antaranya termasuk segala hal mulai dari desain produk, teknologi yang digunakan, proses produksi, hingga cara menyampaikan layanan kepada pelanggan. Bisnis yang berhasil seringkali memiliki cara yang unik atau efisien dalam melakukan aktivitas perusahaan yang menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan.

3. Why

“Why” adalah inti dari golden circle dan merupakan pilar yang paling penting dalam memahami esensi sebuah bisnis. Hal ini mencakup motivasi atau tujuan yang mendasari eksistensi bisnis tersebut. 

Menjawab pertanyaan “mengapa” berarti mengungkapkan nilai-nilai, kepercayaan, atau visi yang mendorong setiap tindakan dan keputusan. Bisnis yang memiliki “why” yang kuat memiliki daya tarik yang lebih besar bagi pelanggan dan karyawan karena merasa terhubung secara emosional dengan tujuan yang lebih besar.

Mengapa sebuah bisnis melakukan apa yang dilakukan adalah pertanyaan yang lebih dalam daripada sekadar mencari keuntungan. Pilar “why” mencerminkan tujuan yang lebih besar, seperti membawa perubahan positif dalam masyarakat, sehingga menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi pelanggan atau memberikan solusi untuk masalah yang ada. 

Bisnis yang mampu menjelaskan “why” dengan jelas dan meyakinkan cenderung lebih sukses dalam menarik dan mempertahankan pelanggan yang setia serta mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan lainnya.

Banner Ads - Ebook 2

Penerapan Golden Circle dalam Bisnis dan Marketing

Melalui penerapan golden circle dalam strategi bisnis dan pemasaran, sebuah perusahaan dapat membangun identitas merek yang kuat dan menginspirasi koneksi yang mendalam dengan pelanggan. Mari telusuri contoh-contoh dari bagaimana konsep ini diimplementasikan dalam praktik bisnis:

1. Brand Identity (What)

Brand identity mencakup aspek visual dan verbal dari merek yang membentuk citra dan persepsi merek di mata pelanggan. Hal ini mencakup elemen-elemen seperti logo, warna, tipografi, dan gaya desain yang digunakan dalam komunikasi brand. Penerapan golden circle dalam brand identity berarti memastikan bahwa elemen-elemen ini mencerminkan esensi atau “what” dari bisnis tersebut.

Perusahaan yang menerapkan konsep ini dalam brand identity mereka akan fokus pada menciptakan elemen-elemen yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang produk atau jasa yang mereka tawarkan. Misalnya, sebuah perusahaan teknologi mungkin memilih warna-warna yang futuristik dan desain yang bersih untuk mencerminkan inovasi dan kemajuan teknologinya.

Baca Juga: Meningkatkan Brand Performance: Kunci Penting dalam Memengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen

2. Brand Character (How)

Brand character mengacu pada cara di mana merek berinteraksi dan berkomunikasi dengan pelanggan. Biasanya brand character ini mencakup gaya komunikasi, sikap merek, dan cara merek merespons situasi tertentu. 

Jadi, golden circle dalam brand character berarti memastikan bahwa cara merek berperilaku dan berkomunikasi mencerminkan bagaimana perusahaan melakukan bisnis, atau pilar “how” perusahaan menjalankan operasinya.

Perusahaan yang menerapkan konsep golden circle dalam brand character membangun hubungan dengan pelanggan melalui cara yang konsisten dengan nilai-nilai dan tujuan. Misalnya, brand yang menempatkan pelayanan pelanggan sebagai prioritas utama mungkin akan membangun brand character yang ramah, responsif, dan empatik.

Banner Ads - Lead Gen 2

3. Brand Identity (Why)

Brand identity dalam konteks golden circle mengacu pada nilai-nilai, keyakinan, atau visi yang mendasari eksistensi merek dengan menyajikan inti dari merek yang memberikan motivasi dan arahan bagi semua tindakan dan keputusan yang diambil oleh perusahaan. Penerapan golden circle dalam brand identity berarti menjadikan “why” sebagai pusat dari semua aktivitas pemasaran dan operasional.

Konsep ini dapat dilakukan melalui kampanye pemasaran, komunikasi merek, dan keputusan bisnis yang diambil oleh perusahaan. Misalnya, brand yang menekankan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial mungkin akan menonjolkan komitmen mereka untuk lingkungan dalam semua aspek operasional dan pemasaran mereka.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, memahami konsep golden circle dapat menjadi kunci keberhasilan bagi setiap perusahaan. Dengan memahami golden bisnis dalam bisnis, Anda dapat membangun brand yang kuat, terhubung secara emosional dengan pelanggan, dan membedakan diri dari pesaing. 

Baca Juga: Mengungkap Pentingnya Brand Culture dalam Memengaruhi Persepsi Konsumen

Golden circle bukan hanya tentang menjual produk atau jasa, tetapi juga tentang menyampaikan nilai-nilai dan tujuan yang mendasari setiap tindakan dan keputusan yang diambil oleh perusahaan.

Untuk menerapkan konsep golden circle dengan efektif dalam strategi pemasaran, Anda memerlukan bantuan dari para ahli di bidangnya. ToffeeDev adalah mitra yang tepat untuk membantu Anda memahami dan menerapkan konsep golden circle dalam marketing bisnis dan pemasaran perusahaan. 

Dengan layanan SEO, Ads, dan Web Development yang berfokus pada nilai tambah bagi pelanggan, ToffeeDev siap membantu Anda mencapai tujuan bisnis. Jangan biarkan bisnis Anda terjebak dalam persaingan pasar yang semakin ketat. 

Jadwalkan meeting untuk konsultasi kebutuhan marketing Anda dan arahkan bisnis menuju kesuksesan yang lebih besar. Kunjungi ToffeeDev segera untuk mendapatkan solusi digital marketing yang tepat!

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top