Proses Perencanaan Strategi Bisnis: Arti, Fungsi serta Tahapannya

Proses Perencanaan Strategi Bisnis Arti, Fungsi, dan Tahapannya

Dalam berbisnis, proses perencanaan strategi bisnis menjadi hal yang sangat penting. Banyak ditemui bisnis yang tidak memiliki rencana bisnis jelas. Padahal, jika seorang pelaku bisnis mempunyai banyak ide, menyusun rencana adalah hal pertama yang harus dilakukan. 

Seorang pebisnis yang sudah berpengalaman pasti akan menekankan betapa pentingnya membuat perencanaan strategi bisnis. Namun, sebenarnya apa itu strategi perencanaan bisnis dan bagaimana tahapannya? Cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Apa Itu Proses Perencanaan Strategi Bisnis?

Perencanaan Strategi di Kantor

Proses perencanaan strategi atau strategic planning bisnis adalah sebuah kegiatan manajemen organisasi yang dipakai untuk menentukan prioritas, focus energi dan sumber daya, serta memperkuat kinerja karyawan. Perencanaan strategi bisnis ini dipakai untuk memastikan setiap sumber daya manusia (SDM) bekerja dengan tujuan yang jelas dan sama. Salah satu contoh proses perencanaan strategi bisnis adalah diversifikasi bisnis menjadi lini baru.

Baca juga: Mengetahui Cara Formulasi Strategi Bisnis Online yang Baik

3 Fungsi Perencanaan Strategi Bisnis

Strategi Bisnis di Perusahaan

Berikut ini beberapa manfaat utama yang diperoleh dari proses perencanaan strategis bisnis:

1. Membantu Merumuskan Strategi yang Lebih Baik dengan Pendekatan Logis dan Sistematis

Bisa dibilang ini adalah manfaat yang paling penting. Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa proses perencanaan strategi bisnis mampu membantu meningkatkan performa bisnis secara menyeluruh dan signifikan.

Banner - Ads General

2. Meningkatkan Komunikasi antara Pengusaha dan Karyawan

Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk keberhasilan proses perencanaan strategis bisnis. Dengan komunikasi, perencanaan strategis bisnis bisa diketahui dan dipahami oleh semua orang yang terlibat. Perencanaan strategis bisnis ini akan membuat manajer dengan stafnya memiliki komitmen yang sama terhadap tujuan suatu organisasi. Masing-masing dari mereka akan mengetahui apa yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan perusahaan. 

3. Memberdayakan Individu yang Bekerja di Organisasi

Peningkatan komunikasi dan kinerja tentu saja memperbesar efektivitas dan orientasi staf dalam mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan. Semua individu dalam organisasi bisnis akan berdaya dan berkembang setiap harinya. Masing-masing dari mereka mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan serta hal yang harus dipelajari untuk menunjang keperluan pekerjaan mereka. 

Banner - Ebook Ads

5 Tahapan Proses Perencanaan Strategi Bisnis

Dalam melakukan proses perencanaan strategi bisnis, setidaknya ada lima tahapan yang perlu Anda lalui, yaitu:

1. Tentukan Posisi Strategis Anda

Tahapan pertama adalah bagian dari persiapan yang nantinya akan menentukan keberhasilan dari pekerjaan yang harus dilakukan. Di sini, Anda harus menentukan titik awal serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan akhir perencanaan.

Jangan lupa untuk melakukan identifikasi atas masalah utama dengan cara membicarakannya bersama para petinggi perusahaan. Anda harus mengidentifikasi konsumen, mengumpulkan data industri dan pasar untuk melihat gambaran bisnis Anda nantinya akan seperti apa.

Jika perusahaan belum punya visi dan misi, sebaiknya tentukan terlebih dahulu. Visi dan misi ini sangat penting agar gambaran jelas tentang kesuksesan bisa diketahui. Selain itu, tentu Anda juga harus memperhatikan bagaimana perusahaan mencapai visi dan misi tersebut.

2. Prioritaskan Tujuan Bisnis

Setelah mengidentifikasi posisi bisnis di situasi pasar, kini waktunya menentukan tujuan yang akan membantu penerapan strategi bisnis. Tujuan Anda harus sejalan dengan misi dan visi perusahaan Anda, serta bersifat terukur, untuk membantu Anda mencapainya secara strategis. Tujuan potensial dapat berupa memperbarui konten situs web, meningkatkan tingkat pembukaan email, dan prospek baru yang sedang disiapkan.

Baca juga: 8 Tantangan dalam Bisnis dan Strategi Menghadapinya

3. Kembangkan rencana

Sekarang saatnya membuat rencana strategis untuk mencapai tujuan Anda. Langkah ini membutuhkan taktik untuk menyusun garis waktu dan kejelasan komunikasi terkait tanggung jawab. Di sinilah Anda akan membutuhkan pemetaan strategi untuk memvisualisasikan rencana Anda. Adanya peta strategi membantu Anda memantau proses bisnis dan mengetahui apakah ada celah yang bisa diperbaiki.

Biasanya, pada tahap ini, Anda dan tim akan melakukan penyesuaian alokasi biaya. Misalnya, perusahaan Anda mungkin memutuskan untuk tidak mengalokasikan banyak biaya pada customer support, sehingga dapat menyisihkan lebih banyak biaya untuk menciptakan user experience yang intuitif.

4. Jalankan dan kelola rencana tersebut

Setelah menyusun rencana, kini Anda siap untuk mengaplikasikannya. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengomunikasikan rencana kepada seluruh jajaran organisasi. Berikan pula dokumen-dokumen yang relevan untuk membantu mereka mempelajari rencana tersebut.

Setelah itu, pecah rencana dengan memetakan proses bisnis Anda. Agar lebih mudah dalam mengomunikasikan tanggung jawab, tentukan Key Performance Indicator (KPI) untuk setiap SDM yang terlibat. Lalu, jadwalkan sesi pertemuan 1-on-1 dengan anggota tim untuk memantau progress kerja dan memastikan penerapan strategi bisnis berjalan sesuai rencana awal.

Baca Juga: Marketing Plan: Perencanaan Penting Sebelum Anda Membuka Bisnis!

5. Tinjau dan revisi rencana tersebut

Tahap akhir dari proses perencanaan strategi bisnis adalah evaluasi dan revisi. Pada tahap ini, Anda punya kesempatan untuk mengevaluasi ulang prioritas dalam proses tersebut. Lalu, berdasarkan kesalahan yang dibuat, Anda pun bisa mengambil langkah perbaikan yang dibutuhkan.

Setiap tiga bulan, tinjau ulang KPI dan cari tahu mana yang berhasil dicapai tim. Lalu, setiap tahun, pastikan juga untuk mengevaluasi kembali prioritas untuk menjaga bisnis tetap berada dalam jalur kesuksesan. Bahkan bukan tidak mungkin Anda dan tim akan merasa bahwa visi dan misi perusahaan perlu diubah. Nah, evaluasi tahunan adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan perubahan tersebut, menyusun rencana baru, dan menerapkan lagi.

Bagaimana Cara Melakukan Analisis Swot Untuk Perencanaan Strategi Bisnis?

Salah satu metode paling umum untuk melakukan perencanaan strategi bisnis adalah Analisis SWOT. Analisis ini memberikan pendekatan kontekstual dengan memberi tahu Anda kelebihan dan kekurangan bisnis Anda dan apa yang bisa menjadi senjata utama Anda untuk bertahan di dalam pasar.

Berikut adalah langkah-langkah melakukan analisis SWOT untuk perencanaan strategi bisnis:

1. Identifikasi kekuatan dan kelemahan internal bisnis

Kekuatan adalah faktor-faktor internal yang mendukung bisnis untuk mencapai tujuannya. Kelemahan adalah faktor-faktor internal yang menghambat bisnis untuk mencapai tujuannya.

Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, bisnis dapat melakukan brainstorming dengan tim manajemen, meninjau data keuangan, dan melakukan survei pelanggan.

2. Identifikasi peluang dan ancaman eksternal

Peluang adalah faktor-faktor eksternal yang dapat menguntungkan bisnis. Ancaman adalah faktor-faktor eksternal yang dapat merugikan bisnis.

Untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal, bisnis dapat meninjau tren industri, kondisi ekonomi, dan kebijakan pemerintah.

3. Analisis hubungan antara kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman

Setelah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, bisnis perlu menganalisis hubungan antara faktor-faktor tersebut. Analisis ini dapat membantu bisnis dalam menentukan strategi yang tepat untuk mencapai tujuannya.

Berikut adalah beberapa contoh hubungan antara kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman:

  • Kekuatan dapat dimanfaatkan untuk memanfaatkan peluang. Misalnya, bisnis dengan kekuatan brand yang kuat dapat memanfaatkan peluang untuk memperluas pasarnya ke negara lain.
  • Kelemahan dapat diatasi untuk mengurangi ancaman. Misalnya, bisnis dengan kelemahan dalam hal keuangan dapat mengatasinya dengan meningkatkan efisiensi operasional.

4. Menyusun strategi bisnis

Berdasarkan hasil analisis SWOT, bisnis dapat menyusun strategi bisnis yang tepat untuk mencapai tujuannya. Strategi bisnis harus disesuaikan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh bisnis.

Berikut adalah beberapa contoh strategi bisnis yang dapat disusun berdasarkan analisis SWOT:

  • Strategi pertumbuhan dapat dilakukan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
  • Strategi bertahan dapat dilakukan untuk mengatasi ancaman yang ada.
  • Strategi diversifikasi dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pendapatan.

Analisis SWOT adalah alat yang penting untuk perencanaan strategi bisnis. Analisis ini dapat membantu bisnis dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kesuksesannya. Dengan melakukan analisis SWOT secara cermat, bisnis dapat menyusun strategi yang tepat untuk mencapai tujuannya.

Kini Anda sudah lebih memahami tentang proses perencanaan strategi bisnis, mulai dari pengertian hingga tahapannya. Strategi bisnis yang efektif harus diimbangi pula dengan pemasaran yang tepat agar bisnis Anda makin dikenal. Di sinilah penerapan Digital Marketing bisa sangat membantu Anda.

Banner - Lead Gen Ads

Untuk urusan satu ini, serahkan kepada tim ahli dari ToffeeDev yang sudah berpengalaman menyusun dan mengeksekusi beragam kebutuhan Digital Marketing untuk bisnis, mulai dari pembuatan website, SEO, dan masih banyak lagi yang dapat langsung Anda cek di sini. Jika tertarik, Anda dapat menghubungi ToffeeDev sekarang juga.

Share this post :

Capai Target Pasar Bisnis Anda!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!

Scroll to Top