2 Fungsi Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman

Masih banyak orang yang belum mengetahui fungsi bahasa pemrograman. Padahal, hampir semua sistem yang ada di dunia ini, seperti website, aplikasi, dan sistem teknologi lainnya, dibuat menggunakan bahasa pemrograman.

Ada banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat digunakan. Setiap jenis bahasa pemrograman juga memiliki fungsinya masing-masing. Lantas, apa saja sih fungsi bahasa pemrograman? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari simak penjelasan mendalam mengenai apa itu bahasa pemrograman terlebih dahulu di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan Bahasa Pemrograman?

Bahasa pemrograman adalah salah satu jenis bahasa komputer yang digunakan dalam proses pemrograman komputer untuk mengimplementasikan algoritma atau perintah yang diberikan kepada komputer. Setiap bahasa pemrograman memiliki fungsi, sintaksis, dan semantiknya masing-masing.

Ada banyak sekali bahasa pemrograman yang telah dibuat, dan masih terus bertambah setiap tahunnya. Banyak bahasa pemrograman ditulis dalam bentuk imperatif (yaitu sebagai urutan operasi yang harus dilakukan), sementara bahasa pemrograman lainnya ditulis menggunakan bentuk deklaratif (yaitu menentukan hasil yang diinginkan, bukan bagaimana cara mencapainya).

Bahasa pemrograman adalah alat yang digunakan oleh setiap pemrogram untuk ‘berkomunikasi’ dengan komputer selama proses pemrograman. Komputer “berpikir” dalam biner, kumpulan dari angka 1 dan 0. Bahasa pemrograman memungkinkan kita menerjemahkan angka 1 dan 0 tersebut menjadi sesuatu yang dapat dipahami dan ditulis oleh manusia. Dengan begitu, pemrogram dapat menerjemahkan pikirannya ke dalam instruksi yang dapat dipahami komputer.

Level Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman terbagi ke dalam dua klasifikasi level yang berbeda, yaitu tingkat tinggi dan tingkat rendah. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang dirancang untuk memungkinkan manusia menulis program komputer dan berinteraksi dengan sistem komputer secara lebih mudah. Pemrogram tidak harus memiliki pengetahuan khusus tentang prosesor atau perangkat keras tempat program akan dijalankan.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi menggunakan kata-kata perintah dan sintaksis yang mencerminkan bahasa sehari-hari, yang membuatnya lebih mudah dipelajari dan digunakan. Bahasa pemrograman tingkat tinggi juga menawarkan alat pengembangan pemrogram seperti perpustakaan dan fungsi bawaan.

Baca Juga: 3 Bahasa Pemrograman yang Wajib Anda Ketahui

Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Bahasa pemrograman tingkat rendah menggunakan set instruksi khusus dari sebuah prosesor. Set instruksi untuk setiap prosesor ditentukan oleh pembuatnya, yang berarti bahasa pemrograman tingkat rendah hanya dapat dijalankan oleh prosesor yang telah ditentukan tersebut. Untuk alasan ini, kode yang ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat rendah tidak portabel dan tidak akan berjalan pada komputer dengan prosesor yang berbeda.

2 Fungsi Bahasa Pemrograman

Pada dasarnya, bahasa pemrograman memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai alat komunikasi antara pemrogram dan komputer serta alat untuk mengembangkan sistem. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

1. Alat Komunikasi

Seperti bahasa lainnya, bahasa pemrograman juga berfungsi sebagai alat komunikasi. Manusia dan komputer berpikir dengan cara yang berbeda, membuatnya tidak dapat berkomunikasi menggunakan bahasa yang sama. Bahasa pemrograman akan menerjemahkan perintah yang ditulis oleh pemrogram ke dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.

Ada dua metode yang biasa digunakan untuk menerjemahkan perintah menggunakan bahasa pemrograman, antara lain:

  • Compiler

Compiler bekerja dengan cara memindai seluruh perintah yang diberikan dan mengubahnya menjadi sebuah paket berkas yang baru. Komputer akan menjalankan perintah tersebut setiap kali pemrogram menjalankan paket berkasnya. Setiap paket berkas akan memiliki bentuk berkas yang berbeda pada setiap perangkat, seperti .exe pada Windows, .apk untuk Android, dan .app untuk iOS.

Jasa SEO
  • Interpreter

Interpreter, seperti namanya, bekerja dengan cara mengubah langsung perintah yang diberikan menjadi bahasa yang dipahami oleh komputer. Metode ini tidak akan menghasilkan paket berkas yang baru, melainkan menerjemahkan perintahnya satu per satu, sebaris demi sebaris.

Baca Juga: Marketing Tools, Alat yang Tepat Untuk Meningkatkan Bisnis Anda

2. Alat Pengembang

Bahasa pemrograman berfungsi sebagai alat pengembangan sistem, atau program, di dalam komputer. Tanpa adanya bahasa pemrograman, komputer tidak akan mengerti apa yang diperintahkan oleh pemrogram. Seperti fungsi sebelumnya, bahasa pemrograman akan menerjemahkan perintah yang diberikan pemrogram ke dalam bahasa yang dimengerti komputer sehingga sistem atau program dapat dikembangkan.

6 Bahasa Pemrograman yang Paling Sering Digunakan

6 Bahasa Pemrograman yang Paling Sering Digunakan

Ada banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat digunakan oleh pemrogram. Apa saja sih bahasa pemrograman yang paling sering digunakan?

1. Python

Python merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan pada 1990-an, berbasis open-source, dan mudah dipelajari. Umumnya, Python digunakan dalam pengembangan machine learning, artificial intelligence, data yang besar, aplikasi desktop berbasis GUI, dan robotika.

2. Java

Java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang sederhana, aman, independen, dan andal yang dimiliki oleh Oracle, tetapi dikembangkan oleh Sun Microsystems pada tahun 1995. Java adalah bahasa pemrograman yang memungkinkan pemrogram untuk membangun aplikasi dan perangkat lunak, seperti gim, aplikasi mobile, aplikasi desktop, website, perangkat lunak perusahaan, dan sistem tertanam.

3. JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman ringan yang berjalan di browser. JavaScript adalah bahasa skrip untuk penggunaan sisi klien (berbasis website) dan sisi server (berjalan di server website). Penggunaan JavaScript yang paling umum adalah untuk membuat elemen interaktif di halaman website, seperti kotak masuk atau menu tarik-turun.

Baca Juga: 5 Fungsi DNS Server yang Harus Diketahui oleh Web Developer

4. C

C adalah bahasa pemrograman yang populer, sederhana, dan fleksibel. C sendiri merupakan kombinasi dari bahasa pemrograman tingkat rendah dan tingkat tinggi. Umumnya, C digunakan untuk merancang aplikasi seperti editor teks, kompiler, perangkat jaringan, dan masih banyak lagi.

5. C++

C++ adalah salah satu dari bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak. Bahasa pemrograman ini mirip dengan C, tetapi memiliki beberapa fitur tambahan seperti xception handling, object-oriented programming, type checking, dan masih banyak lagi.

6. C#

C# (C Sharp) adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan Microsoft. Bahasa pemrograman ini merupakan gabungan dari C dan C++. Biasanya, C# digunakan untuk membangun aplikasi untuk website, desktop, mobile, platform gim, dan perangkat yang disematkan.

Demikian penjelasan mengenai fungsi bahasa pemrograman yang perlu Anda ketahui. Apabila Anda mempelajari bahasa pemrograman untuk membuat website, tidak perlu ribet lagi. Anda dapat menggunakan jasa Custom Web Development dari ToffeeDev untuk membuat website. Jika tertarik, Anda dapat menghubungi kami di sini!

Share this on :

Follow Us

Scroll to Top
WhatsApp chat