Fungsi Google Search Console untuk SEO Beginners

Welcome to Toffee #SharingMonday, kali ini bersama saya Tara Mulia Head of SEO dari ToffeeDev. Setiap hari senin, kami akan share mengenai insight seputar tentang digital marketing, website, dan juga design.

Kali ini saya akan membahas mengenai fungsi Google Search Console untuk para SEO Specialist. Nah buat yang belum tahu apa saja fungsi dari Google Search Console.

  1. Salah satunya yaitu untuk ‘cek performance‘ dari website yang Anda punya, terutama bagi yang ingin tau, bagaimana sih untuk tau klik yang masuk ke website, lalu ada CTR yang masuk ke website, atau bisa disebut Click-through Rate, lalu ada impression, lalu ada juga average position. Nah, dari seluruh URL yang Anda punya di dalam website hingga keyword yang Anda optimasi itu bisa kebaca di Google Search Console di bagian performance. Jadi untuk yang tau gimana performance dari keyword yang Anda punya, lalu untuk tau average position dari keyword yang Anda punya, lalu dari klik impression-nya Anda bisa cek di bagian performance di Google Search Console.

  2. Nah, selanjutnya yang kedua itu ada ‘indexing‘. Jadi buat yang pengen baru upload URL-nya dan ingin segera di-index, Anda bisa melakukan untuk request indexing di Google Search Console ataupun untuk ngecek berbagai macam hal yang ada di bagian indexing salah satunya yaitu ngecek crawl budget, crawl stats, dan lain-lain. Dari situ Anda juga tahu, dari page-page yang Anda punya yang telah di-indexing itu ada yang error, kah? Ada yang bermasalah, kah? Atau ada juga yang harus Anda cek supaya tidak mempengaruhi indexing pada page-page tertentu yang memang Anda tujukan sebagai halaman yang ditembak sebagai keyword.

  3. Yang ketiga itu ada untuk ‘sitemaps‘. Nah, di Google Search Console itu ada fitur sitemap yang bisa Anda cek buat tau nih dari sitemap yang Anda buat, yang sudah ke-crawl itu, atau yang sudah ke indexing itu berapa, lalu juga bisa Anda lakukan untuk submit sitemap yang Anda punya. Di sini, Anda bisa tau berapa banyak sitemap yang valid, terbaca di Google Search Console.

  4. Lalu yang keempat itu ada untuk pengecekan ‘Core Web Vital‘. Yang pertama itu ada CLS dan CP. Nah di situ Anda bisa ngecek nih, URL mana aja yang terbaca sebagai good URL, bad URL, yang bisa nantinya Anda audit kembali sehingga bisa lebih friendly dengan SEO.

  5. Lalu yang kelima ada ‘Mobile Usability dan AMP’ ini saya jadikan satu karena dari sini Anda bisa ngecek nih, dari mobile yang Anda punya dan AMP yang Anda pasang apakah itu udah indexing dengan baik atau belum, ataukah ada error, ada valid recording yang harus Anda perbaiki dari pemasangan mobile usability dan AMP Anda.

  6. Lalu yang keenam itu ada ‘schema‘. Nah, bagi yang masang schema semacam Sitelink Search Box, lalu ada yang masang breadcrumb, atau yang masang schema product, Nah, kalian bisa tau nih dari hal-hal yang schema yang Anda pasang itu ada yang bermasalah nggak atau ada yang error. Di sini, di bagian Google Search Console pada bagian hal-hal tersebut, Anda bisa tau apa aja yang error, apa aja yang harus di perbaiki walaupun di situ tulisnya ‘valid‘ with warning ataupun sudah bagus ya itu jadi valid.

  7. Lalu yang ketujuh itu ada ‘security issues‘. Nah jadi, buat yang ngerasa websitenya ada yang duplicate atau gimana biasanya nanti dari search console bisa ketawan tuh kayak hacked injection, atau misalnya ada hal-hal yang mungkin Anda pengen cek ada yang bermasalah nggak dari security yang ada di website Anda.

  8. Lalu yang kedelapan ini buat ngecek ‘backlink‘. Jadi di bagian Google Search Console Anda bisa tau nih, top link insight yang ada di website Anda itu apa aja, lalu Anda bisa ngecek internal linking dan juga external linking, jadi backlink-backlink dari luar yang mungkin Anda ngga ketahuin atau bahkan jadi toxic backlink Anda bisa tau dari Google Search Console. Nanti Anda bisa bantu juga buat disavow dari search consolenya langsung.

  9. Lalu yang kesembilan itu ada ‘international targeting’. Di sini, buat Anda yang misalnya websitenya ada niatan buat keluar, jadi nggak cuma di buat di Indonesia tapi Anda juga pengen optimasi di luar, nah itu ada international targeting yang bisa Anda setting. Kalau website Anda ingin terbaca atau ter-index di luar dengan baik. Nah itu bisa dibantu dengan international targeting.

Nah, itu sih ada 9 hal yang mungkin Anda bisa tahu mengenai fungsi-fungsi dari Google Search Console untuk para SEO terutama buat yang masih pemula yang pengen tahu apa sih Google Search Console gunanya. Sebenarnya Google Search Console itu masih banyak hal lain yang bisa dieksplor dari fungsi-fungsinya yang bisa ngebantu para SEO specialist mengoptimasi websitenya dengan baik.

Sekian informasi dari saya untuk Toffee ini semoga dapat bermanfaat dan juga bisa membantu Anda mengetahui lebih lanjut mengenai Google Search Console itu seperti apa untuk para SEO. Lalu bila ada yang ingin request sesuatu untuk topik nanti di #SharingMonday. Jangan lupa untuk komen di bawah sini dan jangan lupa juga untuk share video ini sampai jumpa ketemu kembali dengan saya di Toffee #SharingMonday selanjutnya.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat