4 Fungsi Hashtag di Berbagai Social Media

Hashtag merupakan salah satu simbol yang banyak digunakan di beberapa media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook dan YouTube. Penggunaan hashtag juga bukan sesuatu yang baru, penggunaannya sudah seperti prangko yang selalu ada di setiap amplop surat. Penggunaan hashtag tidak bisa dilepaskan dari konten yang diunggah oleh setiap orang. Namun dalam penggunaannya ternyata tidak hanya dalam media sosial, loh.

Hashtag justru banyak digunakan di dalam kehidupan kita yang lain, apakah Anda menyadarinya? Jika Anda sadar, apakah Anda mengetahui fungsi hashtag tersebut? Jika belum maka artikel ini adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi. Dalam artikel kali ini ToffeeDev akan mengajak Anda untuk mengenali apa itu hashtag, sampai fungsi dari hashtag. Apakah Anda sudah siap? Kalau sudah, langsung saja simak penjelasan di bawah ini. 

Apa Itu Hashtag?

Hashtag “#” atau yang juga sering disebut Tagar (Tanda Pagar), telah digunakan di banyak aspek kehidupan manusia. Penggunaannya yang beragam membuat pengertian dari hashtag juga beragam tergantung pada konteks di mana hashtag digunakan. Meskipun sekarang penggunaan hashtag lebih sering kita lihat pada social media, namun penggunaannya juga menyangkut dunia musik dan dunia komunikasi. Sebenarnya penggunaan hashtag muncul sejak abad ke-12. Pada abad itu, hashtag digunakan sebagai simbol tangga nada ke-12.

Penggunaan “#” dalam dunia musik diartikan sebagai not yang dinaikkan setengah nada. Dalam musik, tanda “#” ini masuk ke dalam tanda kromatis yang juga disebut dengan sharp atau kress. Berlanjut sampai abad ke-20, tanda pagar mulai digunakan dalam bidang telekomunikasi, yakni pada papan tombol telepon. Penggunaannya dalam tombol telepon berfungsi sebagai penanda instruksi pada sistem operasi telepon itu sendiri.

Sistem ini biasanya disebut dengan Oktophone. Hingga saat ini pun penggunaan tanda pagar masih kita gunakan. Misalnya saat kita ingin melihat sisa pulsa kita atau memasang paket, biasanya kita akan mengetik tanda pagar pada bagian akhir dari suatu urutan telepon. Untuk operator seluler XL misalnya yang menggunakan kode dial “*123#”. Selanjutnya pada tahun 2007, penggunaan hashtag merambah pertama kali ke dunia social media, yakni ke aplikasi Twitter.

Penggunaan hashtag pada social media Twitter dicetuskan pertama kali oleh seorang product designer asal Amerika yang sudah berkecimpung dalam social technology lebih dari 15 tahun. Orang tersebut adalah Chris Messina. Idenya berawal dari pemikiran bahwa Twitter memerlukan sebuah kerangka untuk pengorganisasian kelompok.

Sebelum akhirnya dimasukkan secara resmi oleh Twitter pada tahun 2009, Chris meminta temannya untuk menggunakan hashtag bertuliskan “#sandiegofire” dalam tweetsnya. Dengan konteks kebakaran hutan yang saat itu terjadi, penggunaan hashtag oleh teman Chris memicu masyarakat saat itu untuk menggunakan hashtag yang sama dengan tujuan menyuarakan opini mereka terhadap kejadian tersebut. Lalu penggunaan hashtag berkembang hingga akhirnya dimasukkan dalam social media Instagram, Facebook dan YouTube.

Penggunaan Hashtag Pada Social Media

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penggunaan tanda pagar pada social media bermula dari sebuah kebutuhan untuk mengorganisasikan sesuatu hingga akhirnya menjadi tools permanen di beberapa social media. Berikut adalah sekilas penjelasan penggunaan tanda pagar pada beberapa social media.

Twitter

Pada tahun 2009, ide tersebut akhirnya membuat Twitter memasukkan hashtag untuk mencari topik-topik tertentu yang orang perlukan. Sampai saat ini dengan adanya hashtag memudahkan para penggunanya untuk mencari isu yang sedang hangat dibicarakan. Hashtag juga memudahkan penggunanya untuk berpartisipasi menyampaikan opini mereka.

Misalnya isu yang sedang hangat adalah pemilihan umum Presiden Indonesia 2019. Masyarakat Indonesia jadi dapat menyuarakan opini mereka dengan memasukkan hashtag “#pemilu2019” pada tweet yang mereka post. Twitter juga memudahkan pengguna mencari topik tersebut dengan tampilan pencarian hashtag dan list trending topic

Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Brand Awareness Produk Anda

Cara Beriklan di Instagram Ads yang Efektif

Instagram

Tidak ingin ketinggalan, saat Instagram diperkenalkan pada tahun 2010, banyak pengguna Instagram yang menggunakan hashtag-hashtag tertentu ke dalam caption mereka untuk mendeskripsikan konteks foto yang mereka posting. Bahkan saat ini penggunaannya, hashtag sangat membantu para pebisnis untuk memasarkan produk mereka. Hal ini dikarenakan penggunaan hashtag yang juga membantu pengguna mencari semua yang mereka perlukan.

Misalnya seorang pengguna Instagram yang ingin mencari hampers untuk natal. Orang tersebut tinggal mengetik “#hampersnatal” pada bar pencarian, maka ia akan menemukan banyak postingan terkait hampers natal. Dengan begitu orang yang mencari hampers natal tersebut bisa memilih hampers natal yang ia cari sekaligus dapat langsung membandingkan hampers yang satu dengan yang lainnya. 

Facebook dan YouTube

Kedua social media ini juga ikut memasukkan penggunaan hashtag pada tahun-tahun berikutnya setelah Instagram. Facebook mulai menggunakannya pada tahun 2013, sedangkan YouTube pada tahun 2015. Penggunaan tanda pagar pada kedua social media tersebut sama yakni untuk mengkategorikan topik atau konten berdasarkan tanda pagar yang mereka gunakan, sehingga pengguna kedua social media tersebut dimudahkan untuk mencari informasi konten yang telah diposting

Jasa SEO

Fungsi hashtag pada Social Media

1. Mengelompokkan Konten dan Memudahkan Pencarian

Seperti yang sudah disebut di penjelasan di atas, penggunaan hashtag memiliki fungsi mengelompokkan atau mengkategorikan konten berdasarkan isi topiknya. Dengan begitu para pengguna social media jadi mudah mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan. Mereka tinggal mengetik kata kunci dari topik atau informasi yang ingin mereka cari, maka pasti mereka akan menemukannya. Mereka juga dapat ikut berpartisipasi dalam perbincangan yang ada dengan menggunakan hashtag ke dalam postingan akun social media mereka. 

2. Alat Promosi

Penggunaan hashtag juga dimanfaatkan untuk mempromosikan produk barang dan jasa yang dijual. Hal ini banyak digunakan oleh pebisnis khususnya pada social media Instagram. Misalnya produk yang dijual adalah sepatu Wanita dengan tipe flat shoes, maka saat ada pengguna yang mencari flat shoes, produk Anda bisa saja ditemukan dalam kelompok hashtagflatshoes” oleh pengguna tersebut. Akibatnya, produk Anda jadi diketahui oleh pengguna dan bahkan akhirnya penjualan produk flat shoes Anda meningkat. 

3. Menjangkau Konsumen

Dengan masuknya postingan konten yang Anda buat ke dalam hashtag yang sesuai dengan produk Anda, maka postingan konten Anda juga akan dapat dilihat oleh siapa pun tidak terbatas pada daerah atau negara tempat tinggal mereka. Asalkan mereka memiliki akun Instagram, maka mereka adalah konsumen yang bisa Anda jangkau.

Baca Juga: Strategi Promosi Melalui Sosial Media untuk Meningkatkan Penjualan

4. Menambah Jumlah Followers

Dengan semakin banyak orang yang dapat dijangkau oleh konten yang Anda posting karena penggunaan hashtag, maka kemungkinan followers Anda akan meningkat juga semakin besar karena konten Anda telah disadari oleh banyak pengguna lainnya.

Fungsi hashtag dalam setiap konten pada akun social media Anda pasti membawa manfaat, khususnya bagi Anda yang menggunakan social media sebagai media pemasarannya. Jadi jika Anda belum menggunakan hashtag pada konten Anda secara maksimal, ini adalah saat yang tepat untuk memaksimalkannya pada setiap akun social media Anda. Jika konten dalam Instagram Anda sudah berhasil dioptimisasi maka ini juga saatnya memaksimalkan website yang Anda gunakan. Jika website Anda maksimal tentu akan membantu memudahkan konsumen yang berkunjung ke website Anda. Oleh karena itu, ToffeeDev bisa menjadi salah satu jasa yang Anda gunakan. ToffeeDev menyediakan jasa yang dapat membantu memaksimalkan penggunaan website bisnis Anda. Kunjungi website kami sekarang, klik di sini.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat