Mengenal Marketing Action Plan Lebih Dalam

Marketing action plan berbeda dengan marketing plan. Jika marketing plan berisi metode apa saja yang digunakan untuk pemasaran produk Anda, maka marketing action plan adalah cara-cara menjalankan perencanaan marketing yang sudah dibuat sebelumnya. Seperti yang kita tahu, kita tidak akan bisa menjalankan rencana jika rencananya saja belum selesai dibuat. Oleh karena itu, perencanaan marketing dalam sebuah bisnis merupakan sebuah persiapan awal yang krusial untuk Anda lakukan sebagi pebisnis. Tanpa perencanaan, bisnis Anda bisa saja berhasil namun dengan kepastian yang sangat kecil. Pentingnya membuat perencanaan dalam sebuah bisnis sama seperti pentingnya cetak biru saat kontraktor ingin membuat rumah. 

Perencanaan diperlukan agar eksekusi yang nantinya akan dijalankan dapat berjalan dengan lancar karena setiap resiko-resiko yang ada sudah diatasi dengan setiap persiapan yang dilakukan. Jika Anda masih belum mengetahui apa itu perencanaan marketing dan bagaimana cara membuatnya, Anda bisa baca artikelnya di sini. Jika Anda sudah membuat perencanaan marketing atau marketing plan, maka langkah selanjutnya adalah melaksanakannya. Dalam melakukannya Anda tidak boleh bertindak gegabah. Mengeksekusi sebuah perencanaan marketing juga butuh strategi dan tools lain yang dibutuhkan supaya semuanya berjalan sesuai rencana. 

Singkatnya dalam artikel ini Anda akan belajar bagaimana cara mengeksekusi rencana marketing Anda, apa saja yang perlu diperhatikan dan apa saja yang dibutuhkan. Hal ini biasa disebut juga marketing action plan. Selain membantu Anda untuk menjalankan marketing plan yang sudah dibuat sesuai rencana, dengan marketing action plan Anda akan dibantu untuk melakukan pengawasan terhadap apa yang dilakukan oleh semua divisi, mana saja yang sudah berjalan dan mana saja yang masih perlu diperbaiki. Proses membuat marketing action plan akan semakin menjelaskan dengan detail apa saja yang sudah Anda buat dalam marketing plan sebelumnya. Namun sebelum kita melanjutkan bagaimana cara membuat marketing action plan, ada baiknya kita mengenal lebih jauh apa itu marketing action plan. 

Mengenal Marketing Action Plan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya pada penjelasan di atas, marketing action plan merupakan sebuah rencana lebih detail dari marketing plan yang telah dibuat. Dengan membuat marketing action plan dalam bisnis Anda, diharapkan setiap strategi marketing yang telah dipilih dapat dijalankan dengan baik dan akan menghasilkan hasil yang terbaik. Memecahkan strategi yang besar ke dalam langkah-langkah kecil yang dilakukan akan memudahkan Anda dan tim marketing Anda untuk mencapai setiap goal yang telah ditentukan di awal. Agar Anda memiliki pengertian secara menyeluruh, berikut adalah tahapan dalam membuat marketing action plan:

Baca Juga: Cara Penerapan Customer Journey Dalam Bisnis 

Tahapan Membuat Marketing Action Plan

Ada berbagai tahapan di dalam membuat marketing action plan. Apa saja tahapannya?

1. Melakukan Riset Target Audience

Mungkin Anda berkata bahwa Anda sudah melakukan penelitian terhadap target dari audience Anda, lalu bertanya mengapa Anda perlu melakukannya lagi. Jawabannya ialah melakukan riset terhadap target audience Anda secara berkelanjutan akan membuat Anda mengetahui apa yang sedang terjadi pada audience. Melakukan riset terhadap audience Anda tidak cukup hanya dilakukan pada awal saat Anda mempersiapkan bisnis anda. Riset dilakukan untuk mengetahui apakah ada perubahan dari audience Anda yang dapat mempengaruhi strategi marketing dari produk Anda. Dengan melakukan riset, Anda juga akan lebih mengerti kebutuhan apa saja yang masih dibutuhkan, keinginan mereka yang berubah dan mengerti gaya hidup mereka. 

Riset dapat Anda lakukan dari data-data yang sudah Anda kumpulkan sebelumnya seperti, data tim sales, laporan analitik website dan social media yang Anda gunakan. Jika sulit bagi Anda untuk melakukannya, Anda juga bisa menggunakan jasa dari agensi-agensi terkait untuk memudahkan Anda. Dengan tim yang memang profesional dibidangnya, maka Anda juga akan mendapatkan laporan yang lebih menyeluruh dan laporan yang selama ini terlewatkan oleh Anda.

2. Meninjau Marketing Plan Sebelumnya

Melakukan peninjauan terhadap marketing plan yang sudah dibuat berguna untuk melihat apakah goal yang ingin dicapai dan strategi-strategi yang ada sudah tepat digunakan sesuai dengan dana dan audience yang ada. Dalam tahap ini Anda juga perlu menganalisis kembali posisi dari bisnis Anda. Tidak hanya soal posisi bisnis Anda, cobalah untuk melihat kondisi Anda dengan tim marketing Anda, apakah semuanya dalam keadaan dan kinerja yang baik untuk menjalankan marketing plan yang sudah dibuat. Jika semuanya sudah sesuai maka perencanaan marketing sudah siap untuk dilaksanakan. 

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Brand Awareness dengan Cepat

3. Menentukan Prioritas

Dalam perencanaan marketing yang telah dibuat, pasti ada berbagai macam strategi yang akan digunakan. Urutkan setiap strategi yang ada sesuai dengan urgensinya. Buatlah susunan strategi mana saja yang harus dilakukan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan supaya setiap strategi yang telah dibuat dapat dilakukan semuanya satu-satu dan tidak ada yang dilewatkan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Anda tidak mungkin melaksanakan semua strategi yang ada secara langsung, bukan? Oleh karena itu dengan membaginya dalam langkah-langkah kecil akan membuat semua pekerjaan lebih efisien. 

Untuk menentukan mana yang lebih penting dari yang lain, Anda bisa mulai melakukan evaluasi pada setiap strategi yang ada dalam perencanaan Anda. Misalnya, berapa banyak usaha, waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan setiap strategi Anda. Lalu Anda juga bisa mengelompokkan beberapa strategi sekaligus jika Anda melihat adanya keterkaitan antara strategi yang satu dengan yang lain. Jika sudah, Anda dapat mulai melaksanakannya dari strategi yang paling memerlukan banyak usaha serta menghabiskan banyak waktu. 

Jasa SEO

4. Membuat Marketing Timeline

Marketing Timeline perlu dibuat untuk menjaga Anda dalam pelaksanaan strategi pemasaran Anda. Marketing timeline berisi rincian-rincian seperti strategi pemasaran apa yang dilakukan setiap hari, setiap minggu dan setiap bulannya. Dengan adanya timeline, Anda dan tim marketing Anda jadi lebih produktif dan jadi mengetahui goal harian yang perlu dicapai. Penggunaan timeline akan membuat Anda tetap dalam jalan yang seharusnya. Dalam timeline juga ada beberapa rincian yang bisa Anda tambahkan di dalamnya supaya setiap pembagian tugas dan siapa yang menjalankannya menjadi jelas. Dalam membuat timeline, Anda dapat membuatnya ke dalam bentuk kalender sehingga dapat memudahkan Anda melihat setiap tugas, bagian dan orang yang bertanggung jawab. 

Person in Charge

Timeline Anda akan semakin lengkap saat Anda menentukan orang yang bertanggung jawab pada setiap tugas dan bagian dari strategi pemasaran Anda. Menentukan person in charge atau PIC dalam setiap tugas yang ada akan membantu Anda mengawasi strategi yang telah dilaksanakan. Misalnya saat Anda ingin mengetahui hasil dari strategi A yang sudah dijalankan pada minggu sebelumnya, Anda jadi bisa langsung berkomunikasi dengan PIC dari strategi A tersebut. Jika ada perubahan yang perlu dilakukan terhadap strategi A, Anda juga dapat langsung meminta PIC strategi A untuk melakukan perubahan. 

Stakeholders 

Dalam menjalankan marketing action plan diperlukan stakeholders atau pemangku kepentingan tertentu yang perlu dilibatkan supaya dalam melaksanakan setiap strategi pemasaran yang ada, semuanya dapat dilakukan dengan efektif. Stakeholder yang telah ditentukan nantinya akan langsung berhubungan dengan PIC dari strategi yang membutuhkan stakeholder tersebut. Fungsi dari stakeholder yang ada ialah untuk memberikan masukan agar strategi tersebut dapat dijalankan dengan baik. 

Baca Juga: Penjelasan dan Faktor Penting Dalam Consumer Behavior

Time Frame

Pembuatan timeline dalam bentuk kalender ini ada baiknya dibuat berdasarkan beberapa jangka waktu yang ada. Jangka waktu yang dimaksud bisa dibuat dengan jangka waktu 10 hari, 1 bulan dan 3 bulan. Jadi dalam pelaksanaannya, tim marketing Anda tidak bingung karena setiap perencanaan sudah di breakdown dan sudah dibagi ke dalam bagian-bagian yang sudah ditentukan setiap hari dan setiap bulannya. Dengan begitu pelaksanaannya akan tetap dalam rencana yang sudah dibuat.

5. Pengukuran Kesuksesan

Memeriksa setiap pelaksanaan dari strategi pemasaran yang telah dilakukan akan membantu Anda memastikan bahwa strategi tersebut memberikan hasil yang Anda inginkan. Dalam kegiatan evaluasi ini, Anda dapat meminta data-data yang ada pada setiap PIC dari setiap strategi yang ada. Meminta hasil laporan analitik dari setiap PIC strategi pemasaran akan menjadikan evaluasi Anda semakin objektif sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan. Misalnya jika Anda menggunakan strategi pemasaran social media, maka Anda dapat melihat laporan analitik yang disediakan oleh platform tersebut. Anda jadi dapat melacak mana saja strategi yang berhasil menarik perhatian atau yang pada akhirnya melakukan pembelian produk Anda. Evaluasi rutin terhadap setiap strategi yang ada, akan membantu Anda memutuskan strategi mana saja yang bisa terus digunakan untuk mengembangkan pemasaran produk Anda. 

Setiap tahapan yang ada sangat penting untuk Anda lakukan supaya dalam pelaksanaannya, setiap strategi dapat dijalankan dengan tepat dan sesuai rencana yang telah dibuat. Dalam melakukan setiap tahapan yang ada, dibutuhkan komitmen dan konsistensi dari setiap orang yang terlibat di dalamnya. Meskipun setiap orang sudah memiliki tanggung jawab pada setiap strategi pemasaran, setiap orang dalam tim juga tetap harus bersedia memberikan bantuan dan backup jika ada yang mengalami kesulitan atau memerlukan bantuan. Semoga apa yang dijelaskan mengenai marketing action plan diatas dapat membantu memberikan pemahaman dan pengertian yang lebih dalam lagi bagi Anda yang memiliki bisnis. 

Baca Juga: Mengapa Persuasi Dalam Komunikasi Pemasaran itu Penting?

Gunakan Jasa ToffeeDev

Jika dalam perjalanannya Anda dan tim Anda merasa kekurangan dalam kemampuan dan skill tertentu atau bahkan bingung dalam mengimplementasikannya, Anda dapat menggunakan jasa-saja dari agensi terkait untuk melakukannya pada bisnis Anda. Anda bisa menggunakan jasa ToffeeDev untuk melakukannya bagi bisnis Anda. ToffeeDev akan memastikan setiap strategi yang digunakan adalah strategi yang terbaik dan tepat bagi kemajuan bisnis Anda. Anda dapat langsung mengunjungi website kami untuk informasi dan penjelasan lebih lanjut. Silahkan klik di sini. Jika Anda membutuhkan konsultasi atau memiliki pertanyaan yang ingin Anda tanyakan seputar jasa yang kami sediakan untuk bisnis Anda, Anda dapat langsung berkomunikasi dengan tim kami. Silahkan klik di sini

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat