Pentingnya Menggunakan Heading Tags dalam Strategi SEO Anda

Halo! Welcome back to Toffee #SharingMonday. Kali ini bersama saya Cornelia, selaku SEO Content Writer di Toffeedev. Setiap Senin, kami akan share insight seputar digital marketing, design, dan website. Hari ini saya akan membahas mengenai betapa pentingnya menggunakan heading tags dalam strategi SEO Anda. Pernahkah Anda menulis sebuah konten dan melihat pengaturan heading, misalnya H1, H2, dan seterusnya? Meskipun terlihat sepele pengaturan ini ternyata dapat berpengaruh pada strategi SEO Anda.

Heading tags atau header tags adalah elemen HTML yang digunakan untuk memperjelas struktur konten dari sebuah web page. Heading tags sangat penting digunakan karena dapat membantu Google untuk membaca, mengerti, dan menilai konten web page Anda. Penggunaan heading tags akan memberi tahu kepada Google bagian web page mana saja yang penting. Sehingga, Google pun dapat menilai kapan konten Anda dapat disajikan untuk search query tertentu. Selain itu, heading tags juga dapat membantu pengunjung web page dalam membaca konten yang Anda sajikan. Pengunjung pasti akan lebih mudah menemukan bagian penting atau jawaban yang sesuai dengan search intent mereka. Tidak hanya itu, pembaca pasti akan malas melihat wall of text, alias sederet paragraf yang tidak ada habisnya. Melihat hal tersebut, mereka malah mungkin akan langsung meninggalkan website Anda. Nah, heading tags dapat membantu memecah-mecah wall of text tadi, sehingga menjadi bagian-bagian lebih kecil yang lebih mudah dicerna dan juga dipahami.

Jadi, Anda mengerti kan mengapa penggunaan heading tags ini harus sangat diperhatikan? Nah untuk membantu Anda, sekarang saya akan memberikan 5 tips penggunaan heading tags yang sesuai dengan kaidah SEO.

1. Kenali Dulu Fungsi-Fungsinya

Supaya penggunaannya tepat, Anda harus mengenal dulu fungsi masing-masing heading tag. Tag H1 digunakan sebagai judul web page atau konten yang disajikan. Tag H2 digunakan sebagai sub-heading untuk ide-ide utama dalam konten. Anggap saja seperti judul bab dalam sebuah buku. Tag H3 digunakan untuk memperjelas ide atau topik dari H2. Anda bisa menggunakan nomor atau bullet point di sini. Tag H4 dan seterusnya akan jarang digunakan, tapi bisa bermanfaat untuk menjelaskan poin-poin di atasnya.

2. Menggunakan Pengaturan yang Tepat

Saat menambahkan heading tags pada konten atau web page, pastikan Anda menggunakan settings yang memang disediakan oleh word processor atau CMS. Ingat, jangan hanya mengubah ukuran font atau membuat tulisan menjadi bold. Hal ini tidak sama dengan menggunakan heading tags. Secara visual, mungkin sekilas terlihat sama dan pengunjung masih bisa mengerti maksud Anda. Tetapi, hal tersebut tidak akan berarti di coding web page. Jadi, hierarki dan struktur konten yang dimaksud tidak akan dapat dicerna oleh Google.

3. Utamakan H1

Tag H1 adalah judul dari web page atau konten Anda, sehingga harus dibuat semenarik dan se-informatif mungkin. Sangat disarankan untuk memakai kaidah copywriting untuk H1 dan jangan lupa untuk menggunakan keyword utama web page di sini. Selain itu, hindari menggunakan H1 lebih dari sekali agar tidak membingungkan pembaca maupun Google.

4. Optimasikan Heading Tags

Heading tags dapat membantu sebuah web page muncul dalam featured snippet di SERP Google. Jadi, optimasikanlah heading tags konten Anda sebaik mungkin. Gunakanlah long-tail keyword di bagian H2, alias salah satu ide utama dalam konten Anda. Lalu, berikanlah jawaban atau solusi terkait dengan keyword tersebut dengan menggunakan H3 dan seterusnya.

5. Menggunakan Angka dan Bullet Point Bila Diperlukan

Anda juga disarankan untuk menggunakan angka dan bullet point dalam mengatur dan mengoptimasi heading tags. Selain dapat membantu memperjelas struktur konten, penggunaan angka dan bullet point juga bisa membantu konten Anda muncul dalam featured snippet di SERP. Jadi, sangat disarankan untuk menggunakan angka dan bullet points untuk H3 dan seterusnya.

Sekian insights hari ini. Semoga dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk share. Serta jika Anda punya usulan topik untuk kami bahas di video berikutnya, Anda silakan comment dibawah ini. Sampai jumpa di Toffee #SharingMonday berikutnya!

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Step bye step SEO

Related Post

WhatsApp chat