Apa Itu Revenue Stream? Ini Fungsi, Jenis, serta Contohnya

apa itu revenue stream

Bisnis yang sukses tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar pendapatan yang dihasilkan, tetapi juga bagaimana pendapatan tersebut diperoleh. Salah satu komponen penting dari keberhasilan sebuah bisnis adalah sumber pendapatan atau yang biasa disebut dengan revenue stream. Melalui revenue stream, sebuah bisnis dapat menentukan sumber pendapatan yang akan dijadikan modal dasar untuk mengembangkan usaha. Lalu, apa itu revenue stream?

Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara lebih detail mengenai pengertian revenue stream dan fungsi serta contohnya yang penting untuk Anda ketahui agar dapat menjalankan bisnis dengan lebih baik lagi.

Apa Itu Revenue Stream?

Revenue stream adalah sumber pendapatan yang dihasilkan oleh suatu bisnis. Melalui revenue stream, sebuah bisnis dapat menentukan cara-cara untuk menghasilkan uang dan mengembangkan usahanya. Revenue stream bisa berupa penjualan produk, penjualan jasa, penjualan langganan, penjualan lisensi, ataupun penjualan aset.

Untuk mengelola revenue stream dengan baik, bisnis harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumen serta mengembangkan strategi yang tepat untuk menarik konsumen dan mempertahankan pelanggan. Suatu bisnis juga perlu memantau dan mengevaluasi hasil dari setiap revenue stream yang dijalankan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga: Pentingnya Menganalisis Peluang Usaha Agar Bisnis Sukses

4 Fungsi Revenue Stream

Revenue stream memiliki beberapa fungsi penting bagi bisnis. Berikut adalah beberapa fungsi revenue stream:

1. Menunjukkan Cara Bisnis Menghasilkan Profit

Menunjukkan cara bisnis menghasilkan uang dan profit adalah salah satu fungsi utama revenue stream. Melalui revenue stream, bisnis dapat menunjukkan bagaimana cara yang digunakan untuk menghasilkan uang dan profit.

Informasi yang diperoleh dari revenue stream juga dapat membantu stakeholder (termasuk investor) dalam memahami cara bisnis tersebut menghasilkan uang dan memperkirakan potensi keuntungan yang akan diperoleh. Dengan demikian, stakeholder dapat memahami apakah bisnis tersebut layak untuk diinvestasikan atau tidak.

2. Menentukan Strategi Pemasaran dan Penjualan

Melalui revenue stream, bisnis dapat menentukan target pasar yang tepat, mengembangkan kampanye pemasaran yang efektif, dan menentukan harga yang tepat untuk produk atau jasa yang ditawarkan.

Untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat, tentunya bisnis harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. Sebuah bisnis juga perlu mengetahui siapa saja pesaingnya dan bagaimana cara menonjol di pasar. 

Baca Juga: Inilah Cara Membuat Business Model Canvas dengan Mudah

3. Membantu dalam Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan yang baik dapat membantu bisnis dalam mencapai tujuan keuangannya, seperti memperoleh keuntungan yang optimal, mencapai tingkat likuiditas yang tepat, dan meminimalkan risiko keuangan.

Selain itu, revenue stream juga dapat membantu bisnis dalam mengelola arus kas dengan baik. Dengan memperkirakan arus kas yang akan diperoleh dari setiap revenue stream, bisnis dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi fluktuasi arus kas yang mungkin terjadi.

4. Menentukan Prioritas Kegiatan Bisnis

Fungsi lainnya dari revenue stream yakni dapat menentukan prioritas kegiatan bagi bisnis. Melalui revenue stream, sebuah bisnis dapat mengetahui kegiatan apa yang menghasilkan pendapatan terbesar dan kegiatan apa yang kurang menguntungkan.

Revenue stream juga dapat membantu bisnis dalam mengelola sumber daya dengan lebih efektif. Bisnis dapat mengalokasikan sumber daya (seperti waktu, tenaga, dan uang) ke kegiatan yang lebih menguntungkan dan mengurangi sumber daya yang dikeluarkan untuk kegiatan yang kurang menguntungkan.

banner

2 Jenis Revenue Stream

Ada dua jenis revenue stream yang paling umum, yaitu transaction revenue dan recurring revenue. Berikut merupakan penjelasan selengkapnya.

1. Transaction Revenue

Transaction revenue adalah jumlah uang yang dihasilkan oleh sebuah bisnis dari transaksi penjualan. Biasanya dihitung dengan menjumlahkan nilai total semua produk atau jasa yang dijual selama periode waktu tertentu, seperti sebulan atau sekian tahun. 

2. Recurring Revenue

Recurring revenue adalah pemasukan yang dihasilkan dari transaksi yang terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya dihasilkan dari layanan atau produk yang diberikan secara berkala, seperti langganan, sewa, atau biaya berlangganan. 

Selain itu, recurring revenue tidak perlu memproduksi produk atau aset secara berulang untuk menghasilkan profit.

Baca Juga: Biaya Pembuatan Website Terbaru, Mahal atau Murah?

3 Contoh Revenue Stream

Berikut ini beberapa contoh revenue stream supaya Anda lebih memahaminya dan dapat dipakai dalam berbisnis.

1. Penjualan Produk

Penjualan produk merupakan cara yang paling umum bagi bisnis untuk menghasilkan uang dan profit. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menjual produk fisik di toko atau melalui e-commerce, menjual produk digital seperti aplikasi atau e-book, atau menjual produk custom atau produk dengan spesifikasi yang ditentukan oleh konsumen.

Untuk menjual produk dengan baik, bisnis perlu memahami kebutuhan dan keinginan konsumen, serta memastikan bahwa produk yang ditawarkan memenuhi standar kualitas yang tinggi.

2. Dana Hibah

Dana hibah dapat dikategorikan sebagai salah satu contoh revenue stream, terutama jika dana hibah tersebut diterima oleh perusahaan atau organisasi yang bertujuan untuk menghasilkan profit.

Contohnya, jika sebuah perusahaan menerima dana hibah untuk melakukan penelitian atau pembangunan infrastruktur, maka perusahaan tersebut dapat mengkategorikan dana hibah tersebut sebagai salah satu sumber pendapatan. Perusahaan dapat memperkirakan nominal dana hibah yang akan diperoleh dan mencatatnya sebagai revenue stream.

Baca Juga: 8 Cara Menawarkan Produk ke Konsumen agar Laris Manis

3. Lisensi

Lisensi adalah hak yang diberikan kepada seseorang atau organisasi untuk menggunakan atau memanfaatkan produk atau jasa tertentu dengan syarat-syarat yang ditentukan. Lisensi dapat berbentuk hak cipta, paten, atau franchise, dan biasanya merupakan salah satu jenis dari recurring revenue karena tidak perlu berulang kali memproduksi produk atau aset untuk menghasilkan profit.

Selain itu, lisensi juga dapat dianggap sebagai revenue stream jika perusahaan menjual hak untuk menggunakan produk atau jasa yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Misalnya, jika sebuah perusahaan menjual hak untuk menggunakan logo atau merek dagangnya kepada perusahaan lain dengan tarif yang telah ditentukan, maka perusahaan tersebut dapat mengategorikan penjualan hak tersebut sebagai salah satu revenue stream.

Itulah tadi informasi mengenai apa itu revenue stream secara lengkap yang perlu Anda ketahui. Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnisnya, layanan digital marketing dapat membantu meningkatkan brand awareness perusahaan saat ini.

Untuk menjawab kebutuhan bisnis Anda, Toffeedev menghadirkan berbagai layanan seperti pembuatan website, periklanan, hingga SEO yang dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan Anda. Hubungi Toffeedev sekarang juga dan dapatkan informasi menarik lainnya seputar optimalisasi dunia bisnis.

Share this post :

Tingkatkan Traffic, Tingkatkan Penjualan!

Dapatkan Konsultasi Gratis bersama ToffeeDev!
Scroll to Top