3 Social Listening Tools yang Harus Anda Ketahui

Di dunia internet, ada sebuah teknik yang dikenal dengan social listening tools. Social listening adalah praktik untuk mengetahui apa yang sedang bergulir di media sosial. Melalui praktik ini, Anda bisa melihat tren, produk, perilaku media sosial, hingga selera pengguna media sosial. Hasilnya nanti bisa digunakan untuk perencanaan strategi bisnis dan branding. 

Pilihan Social Listening Tools

Untuk melakukannya, para praktisi digital marketing menggunakan social listening tools. Bukan hanya memberikan data tren yang ada, tools untuk social listening juga akan menyajikan data dan analisisnya sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Apa saja social listening tools tersebut? Berikut ulasan beberapa di antaranya.

1. Hootsuite Insights

Sejak tahun 2008, Hootsuite sudah dikenal sebagai perangkat manajemen konten yang digunakan oleh para digital marketer. Hootsuite memungkinkan kita untuk memantau dan merencanakan konten yang akan diunggah ke beberapa media sosial sekaligus. 

Di samping itu, Hootsuite memiliki fitur yang dikenal dengan Hootsuite Insight. Fitur ini melengkapi kegiatan manajemen konten dengan menyajikan data mengenai persepsi publik terhadap produk atau brand yang kita promosikan. 

Hootsuite Insight menggunakan keyword atau kata kunci untuk bekerja. Jadi, Anda bisa mulai melakukan pengaturan dengan memasukkan keyword yang identik dengan produk Anda. Dari data, akan terlihat gender, usia, waktu, dan lokasi pengguna yang paling banyak menyebut produk Anda. 

Baca Juga : Cara Memilih Keyword Yang Tepat Untuk Kampanye Anda

Sebagai catatan, Hootsuite Insight hanya bisa merangkum data media sosial dari akun-akun yang mengunggah secara publik, bukan secara pribadi. 

2. Digimind Social

Berbasis artificial intelligence atau AI, Digimind Social bisa membantu Anda “mendengarkan” tren, menganalisis, dan membuat laporannya. Aplikasi ini bisa menelusuri percakapan yang terjadi di media sosial yang menyebut atau mendiskusikan brand Anda. 

Setelah terkumpul, percakapan akan dikelompokkan menjadi positif, negatif, atau netral. Pastinya, ini bisa memberikan bahan untuk Anda bisa mengevaluasi produk. Selain itu, Digimind Social juga bisa memberikan laporan mengenai respons pengguna media sosial terhadap setiap unggahan atau konten yang Anda buat. 

Menariknya, aplikasi ini juga bisa mengecek apa yang biasa dicari orang di Google mengenai produk atau brand Anda. Penggunaannya bisa dibarengi dengan Hootsuite sehingga manajemen konten dan analisisnya bisa berjalan bersamaan.

Baca Juga : 3 Langkah Untuk Meningkatkan Kekuatan Brand Kamu

3. Keyhole

Keyhole menyebut perangkatnya sebagai brand monitoring app yang bisa memantau reputasi produk atau brand Anda di media sosial. Berbasis machine-learning, Keyhole mengumpulkan apa yang orang katakan tentang brand Anda. Setelah disortir menjadi negatif dan positif, Anda lalu bisa melihat apa yang sedang hangat dibicarakan, dan bagian mana yang menjadi kekurangan.

Anda pun bisa melihat di mana posisi bisnis Anda jika disandingkan dengan bisnis lain di bidang yang sama. Dari percakapan yang ada, Anda dapat menemukan siapa yang memulai percakapan dan bahkan mengajak mereka bekerja sama mengenai branding. 

Bagi para pemilik bisnis, mengenali social listening tools sangat penting terutama bagi Anda yang berfokus pada online dan digital marketing. Kalau Anda baru saja memulai sebuah bisnis, social listening tools bisa menjadi alat untuk menentukan target pasar selanjutnya. Sementara itu, kalau bisnis sudah berjalan, data bisa menjadi bahan evaluasi dan inovasi. 

Memang, untuk bisa menerapkannya, dibutuhkan pengalaman dan riset yang cukup mendalam, terutama untuk menentukan perangkat yang terbaik bagi bisnis Anda. Kalau sudah mengerti mengenai social listening tools, strategi pemasaran bisa direncanakan dengan lebih matang.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Tools Social Media Monitoring

Masih bingung mau gunakan yang mana? Coba konsultasikan kebutuhan Anda dengan digital marketing agency untuk menentukan yang terbaik bagi bisnis Anda. 

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat