7 Strategi Marketing Mix yang Wajib Dipahami

Banyak cara yang dilakukan pemilik usaha untuk mempromosikan produk mereka. Mulai dari memasang iklan di televisi, media cetak, media sosial, hingga promosi endorsement ke selebgram atau figur publik. Selain untuk meningkatkan penjualan, kegiatan ini biasanya dilakukan agar level awareness konsumen terhadap brand semakin meningkat. Agar promosi yang dilakukan memberikan hasil maksimal dan tepat sasaran, perusahaan biasanya menggunakan strategi marketing khusus termasuk salah satunya teknik strategi marketing mix.

Mengenal Strategi Marketing Mix

Secara bahasa, marketing mix merupakan bauran beberapa elemen pemasaran untuk mempromosikan produk atau jasa. Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong, marketing mix merupakan kumpulan variabel pemasaran yang dipakai perusahaan untuk meningkatkan angka penjualan.

Baca Juga : Memahami Apa Itu Marketing Mix

Pada awalnya, elemen yang digabungkan dalam strategi pemasaran semacam ini ada 4P, yaitu product (produk), price (harga), promotion (promosi), dan place (tempat). Tapi seiring perkembangan zaman, strategi marketing mix berkembang menjadi tujuh elemen yang dikenal pula dengan istilah 7P.

7 Strategi Marketing Mix

1. Product (Produk)

Dalam dunia bisnis, produk yang dijual tidak hanya berbentuk barang tetapi juga jasa. Produk sendiri merupakan “jantung” nya sebuah perusahaan. Tanpa adanya produk, sebuah bisnis tidak akan bisa berdiri. Jadi tidak heran jika dalam strategi marketing mix, produk disebut sebagai elemen pertama yang harus diperhatikan. Jadi jika ingin angka penjualan maksimal, ciptakan produk unik atau berkarakter yang dibutuhkan pasar.

2. Price (Harga)

Sebelum menjual, pastikan harga yang diterapkan sesuai. Sesuai yang dimaksud harus berpedoman pada target pasar, kualitas, dan harga jual produk serupa di pasaran. Pastikan pula harga tersebut sepadan dengan biaya produksi, modal, dan keuntungan perusahaan. Jangan sampai gara-gara salah menentukan harga, bisnis tidak mendapat keuntungan dan terancam bangkrut.

3. Place (Tempat)

Dalam bisnis, lokasi sama pentingnya dengan produk. Idealnya, semakin strategis lokasi semakin besar pula peluang mendapat untung lebih. Strategis tidak hanya soal letak, tetapi juga akses mudah, menempati lahan atau gedung yang legal, dan telah menyediakan jalur buang limbah sesuai ketentuan pemerintah jika tempat produksi berupa pabrik di tengah pemukiman warga.

4. Promotion (Promosi)

Promosi termasuk bagian penting dari marketing mix. Dalam strategi ini Anda harus bisa memahami kondisi pasar, tren yang sedang berlangsung, kebutuhan konsumen, meningkatkan awareness terhadap produk, hingga membuat iklan semenarik mungkin yang membuat orang mau membeli lagi produk atau jasa. Jika hal ini dilakukan sembarangan, jangan berharap angka penjualan akan naik.

Baca Juga : Mencari Tahu Cara Promosi Yang Menarik

5. People (SDM)

Sumber daya manusia atau people belakangan juga jadi elemen penting dalam strategi pemasaran ini. Selain kualitas, loyalitas, dan kinerja juga harus dipertimbangkan saat merekrut SDM. Ketika semua hal tersebut dapat dipenuhi, bukan tidak mungkin target penjualan yang diincar dapat diraih dengan mudah. 

Konsumen pun akan puasa dengan pelayanan yang diberikan. Tapi jangan lupa, untuk membuat SDM loyal kita juga harus mampu menyediakan lingkungan kerja sehat dan gaji sepadan.

6. Process (Proses)

Poin keenam ini adalah tentang bagaimana sebuah bisnis melayani konsumennya. Mulai dari melayani tahap pemesanan hingga treatment setelah pembelian yang belum tentu dimiliki perusahaan lainnya. Dari pelayanan yang baik akan muncul kepuasan konsumen, dan dari kepuasan konsumen akan timbul pembelian atau bahkan promosi getok tular.

7. Physical Evidence (Bentuk Fisik)

Di era digital seperti sekarang, modal utama adalah kepercayaan. Agar pelanggan percaya, perbaikilah tampilan fisik toko atau perusahaan agar lebih menarik. Karena diakui atau tidak, beberapa orang masih menganggap tampilan fisik lebih penting dari kualitas. Hal ini tidak hanya berlaku untuk tempat usaha loh, tetapi juga packaging produk yang dijual.

Baca Juga : Bagaimana Cara Meningkatkan Kepercayaan Bisnis Seketika?

Demikian ulasan tentang strategi mix marketing. Jika masih ragu bagaimana cara mengaplikasikan strategi ini dalam bisnis, Anda bisa berkonsultasi dengan digital marketing agency profesional. Selamat mencoba.

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat