Strategi Pemasaran Pada Masa Pandemi

Halo semuanya, welcome back to Toffee #SharingMonday, kembali bersama saya Marcel yang akan membawakan topik “Marketing Strategies During Pandemic“. Ada beberapa hal yang harus kita lakukan atau kita terapkan selama masa pandemi ini untuk suatu strategi marketing.

  1. Yang pertama adalah “Understanding the audience challenge“. Kita tau banyak perubahan yang terjadi selama masa pandemi ini untuk industri bisnis. Dan perubahan-perubahan tersebut membuat suatu tantangan baru yang dihadapi oleh calon-calon client kita. Dan seperti regulasi regulasi memasarkan produk, regulasi untuk menjalankan suatu usaha, itu adalah challenge-challenge yang terjadi saat masa pandemi ini. Dan untuk mengetahui itu, kita harus selalu ter-update harus aktif mencari tahu beberapa hal yang terjadi di masyarakat untuk masa sekarang, supaya kita tidak menentukan strategi yang salah atau melakukan hal yang salah dalam prospecting client.

  2. Hal lain yang harus dilakukan adalah “Communicate with new customers“. Kita tahu, banyak sekali bisnis dan industri yang collapse atau tidak survive di market di masa pandemi ini. Namun di balik dari situasi yang sulit, ada juga peluang-peluang
    yang bisa kita ambil dengan menggunakan resource yang sama. Seperti contoh, jika kita punya bisnis fabric menghasilkan kain, dan kita bisa produksi baju yang biasanya berjalan seperti biasa, maka kita bisa membuat produk baru yaitu memproduksi masker yang sedang tren digunakan sekarang dari resource yang sama. Sehingga, bisa menggunakan resource yang sama untuk tetap survive dalam kondisi pandemi ini. Dan kita harus bisa melihat dari kondisi keterpurukan ini ada, tetap ada peluang-peluang untuk bisa bertahan dalam menjalankan suatu usaha.

  3. Hal terakhir yang harus kita lakukan adalah “Clear communication of any changes”. Kita tahu saat pandemi ini kita tidak bisa bertemu dengan orang untuk melakukan prospek. Atau kita tidak bisa bertemu dengan client untuk melakukan prospek. Dan tidak semua orang nyaman dengan yang namanya meeting online atau menggunakan platform Zoom atau Google Meet untuk meeting online. Karena memang habbit pada awalnya adalah bertemu secara langsung dan melakukan prospek dengan client. Namun karena kondisi mengharuskan untuk melakukan upaya tersebut, maka kita harus melakukan komunikasi yang singkat, jelas, dan memastikan poin utama untuk prospek kepada client sudah tersampaikan sehingga bisa maksimal dan bisa juga mempersingkat waktu.

Dan itu adalah hal-hal dasar, yang paling basic yang dapat kita terapkan dalam marketing strategies untuk masa pandemi ini. Sekian untuk insight hari ini dan jangan lupa share dan semoga bermanfaat. Terima kasih

Share This Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments

Related Post

WhatsApp chat